UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Uskup: Paskah berbuah bila kita berubah

April 1, 2013

Uskup: Paskah berbuah bila kita berubah

 

Dalam Misa Malam Paskah di Gereja Paroki San Juan Lebao, Larantuka, Flores Timur, NTT, Sabtu (30/3), Uskup Larantuka  mengingatkan umat bahwa Paskah adalah kesempatan untuk membangun hidup menjadi lebih baik.

“Karena Kristus sudah bangkit, maka kita pun harus bangkit, berjuang mewujudkan hidup yang lebih berkualitas”, kata Mgr Fransiskus Kopong Kung  dalam homilinya di hadapan sekitar 3.000 umat yang menghadiri Misa di gereja paroki yang terletak di dekat pantai itu.

Ia menjelaskan, spirit kebangkitan Kristus harus dikonkretkan lewat usaha membangun kehidupan ekonomi rumah tangga, juga relasi sosial dan relasi dengan lingkungan hidup.

“Kita tentu terus membina relasi yang baik dengan Tuhan, dengan hadir dalam perayaan syukur ini, tapi kita juga harus sadar, bahwa kita memiliki tanggung jawab untuk mewujudnyatakan sprit perayaan ini dalam kehidupan kita”, katanya.

Uskup ini juga berpesan kepada umat Larantuka, yang sebagian bekerja sebagai nelayan, agar mengolah laut dengan tanggung jawab.

“Laut yang ada di depan kita adalah pemberian Allah yang mesti kita jaga. Kita tidak bisa seenaknya mengeksploitasi hingga membuatnya rusak”.

Lebih lanjut, menurutnya, bila dalam kisah mengenai kebangkitan, para murid menjumpai Yesus di Danau Galilea, maka kata Mgr Frans, untuk konteks umat kini, Galilea itu ada dimana-mana.

“Galilea ada di rumah kita, di tempat kita bekerja, di Paroki San Juan, di Larantuka, di NTT, di Indonesia. Dimana-mana ada Galilea. Tinggal sekarang, bagaimana kita menjumpai Tuhan yang hadir di sana”, jelasnya.

Ia menegaskan,”Meratapi sengsara Tuhan sudah kita hayati, sekarang saatnya kita bangkit. Pengorbanan Tuhan di kayu salib tidak ada artinya, jika kita tidak segera berubah, tidak berusaha meraih hidup yang lebih baik”.

Hal senada disampaikan Pastor Paroki San Juan Romo Hendrik Leni.

“Setiap tahun, Paskah di Keuskupan Larantuka selalu dipadati umat, tidak saja umat Keuskupan Larantuka, tetapi juga ribuan peziarah. Tentu saja, saya berharap Paskah di sini, lebih dari sekedar kesempatan wisata rohani, tapi bagaimana umat kita menghayati semangat Paskah itu dalam hidup mereka”, kata imam diosesan Larantuka ini kepada ucanews.com.

Paroki San Juan adalah salah paroki yang dipadati para peziarah Semana Santa  selama Misa Tri Hari Suci. Tahun ini, data dari Pemerintah Kabupaten Larantuka, jumlah peziarah mencapai 15.300 orang.

Selain di Paroki San Juan, para peziarah juga mengikuti Misa dan kegiatan rohani lainnya di Gereja Katedral Larantuka.

Ryan Dagur, Larantuka

One response to “Uskup: Paskah berbuah bila kita berubah”

  1. bernardus wato ole says:

    Betul yah…..! Kita baru menghasilkan buah kalau kita berubah…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi