UCAN Indonesia Catholic Church News
LA CIVILTÀ CATTOLICA

95 orang meninggal akibat gizi buruk di Papua

02/04/2013

95 orang meninggal akibat gizi buruk di Papua thumbnail

 

Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi mengatakan dirinya sudah mendengar tentang peristiwa meninggalnya 95 orang akibat gizi buruk dan buruknya layanan kesehatan di tiga desa di Kabupaten Tambraw Papua Barat sejak November tahun lalu.

Namun, ia mengaku masih harus mendengar laporan dari Dinas Kesehatan setempat.

“Wewenangnya ada pada Dinas Kesehatan dan Pemerintah Daerah setempat. Tindak lanjutnya akan kami lakukan berikutnya,” urai Nafsiah usai membuka Rakerkesnas regional tengah 2013, Senin (1/4), di Surabaya, seperti dilansir metrotvnews.com.

Ia mengatakan pihaknya masih harus mendengarkan penjelasan dan mencari tahu kenapa sampai bisa terjadi bencana kelaparan dan susahnya masyarakat menjangkau pelayanan kesehatan.

Terkait adanya anak gizi buruk di salah satu Kampung di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat belum diketahui Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tambrauw Siprianus Weer.

Dia mengatakan pihaknya belum mendengar berita tentang adanya sejumlah anak yang teridentifikasi bergizi buruk di salah Kampung di Kabupaten Tambrauw.

Sipri mengatakan pihaknya baru saja turun dari Kabupaten Tambrauw kemarin. Namun, dirinya belum mendapat informasi tentang kasus gizi buruk tersebut.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat Djimmy Idjie membenarkan adanya kejadian luar biasa yakni gizi buruk yang menimpa tiga kampung di ditrik Kwor kabupaten Tambrauw.

“Saya baru saja menelepon Bupati Tambrauw dan benar ada tiga kampung di distrik Kwor yang terkena wabah gizi buruk dan sudah menewaskan 15 orang warga. Distrik Kwor itu lokasinya di antara distrik Sausapor yang adalah ibu kota sementara Tambrauw dengan perbatasan kabupaten Manokwari,” kata Idjie melalui ponselnya Senin (1/4).

Menurut dia, berdasarkan laporan yang didapatkannya dari pemerintah kabupaten Tambrauw, sudah dikirimkan tenaga medis ke lokasi yang terkena wabah gizi buruk. Bahkan, sebagian sudah bisa diselesaikan dan para tenaga medis sudah balik dan melapor.

 

One Comment on "95 orang meninggal akibat gizi buruk di Papua"




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kebencian berakar pada dosa kemalasan
  2. Pengadilan Filipina lamban memutuskan nasib Mary Jane
  3. Aborsi bayi perempuan terus menghantui Nepal
  4. Wartawan Vatikan protes mahalnya tiket untuk terbang bersama Paus
  5. Seorang imam di Cina diadili tanpa ada putusan
  6. Umat Katolik ikut protes menentang rudal Korea Selatan
  7. Imam ini menuduh pemerintah mengincar aktivis Filipina
  8. Kecurigaan atas terpilihnya Carrie Lam jadi pemimpin Hong Kong
  9. Suster yang dibunuh di India ini akan segera dibeatifikasi
  10. Paus minta calon penerima Krisma agar tidak lakukan ‘bully’
  1. Hem, SALAM... Saya sependapat jika setiap pribadi sadar bahwa dirinya adalah ge...
    Said Egas on 2017-03-29 13:25:19
  2. Saya setuju dengan pendapat Pak Boni di atas. Keselamatan itu bukan nanti akhir ...
    Said Edelbertus Jara on 2017-03-29 11:58:49
  3. Halo.... para pakar. Jangan lupa siapa itu Gereja? kita di jaman Pasca Konsili V...
    Said Jose Baptiste on 2017-03-29 07:03:27
  4. bagaimana cara pengajuan bantuan pembangunan gereja?...
    Said TABEBALAZI on 2017-03-28 19:16:51
  5. tidak nyaman untuk Hongkong......
    Said Jenny Marisa on 2017-03-28 16:18:04
  6. Salut utk postingan ini, rupanya kerajaan Allah sangat dekat dihati jika org org...
    Said Oklan liunokas on 2017-03-28 12:52:25
  7. Bagaimana mau memperhatikan kesejahteraan umatnya, di bebera desa, umatnya dimin...
    Said Boni on 2017-03-28 06:58:45
  8. Sangat bagus untuk kami renung...
    Said Paulus Parmos on 2017-03-27 20:24:30
  9. Ini menjadi tganggung jawab semua pihak. Para tokoh di mana saja ikut bertanggun...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-03-27 15:26:32
  10. kesejahteraan fisik, material, harus diperhatikan oleh permerintah. Upaya gereja...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-27 10:50:35
UCAN India Books Online