UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Jumlah anak yatim di Indonesia mencapai 3,2 juta jiwa

02/04/2013

Jumlah anak yatim di Indonesia mencapai 3,2 juta jiwa thumbnail

Ilustrasi

 

Jumlah anak yatim di Indonesia saat ini mencapai 3,2 juta jiwa. Kebanyakan dari mereka berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua.

“Secara rinci, anak yatim di Indonesia saat ini berjumlah 3.176.642 anak dengan 157.621 anak di antaranya dari Jatim,” kata Pembina `Yatim Mandiri` H Nur Hidayat di Surabaya, Senin, seperti dilansir Antara.

Data yang dihimpun Yatim Mandiri hingga tahun 2012 itu mencatat anak yatim terbanyak di Indonesia berada di NTT dengan jumlah mencapai 492.519 anak, kemudian disusul Papua yang jumlahnya mencapai 399.462 anak.

“Tentu, jumlah itu akan terus bertambah, tapi jumlah sebanyak itu yang ada saat ini ditangani 20 lembaga amil zakat se-Indonesia, termasuk Yatim Mandiri. Mereka ditampung di 8.000-an panti asuhan,” katanya.

Khusus Yatim Mandiri, katanya, didampingi Direktur Utama Yayasan Yatim Mandiri, H Agus, sudah memiliki 23 cabang yang berdiri di 21 provinsi se-Indonesia sejak tahun 1994 hingga tahun 2012.

“Saat ini, kami menghimpun dana 55 miliar rupiah setahun dari 110.000 donatur se-Indonesia, namun kami mengelolanya dengan melibatkan akuntan, ahli sumber daya manusia, ahli marketing, dan sebagainya,” katanya.

Foto: republika.co.id

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pakistan usir para biarawati meski telah mengabdi lebih dari satu dekade
  2. Ensiklik Paus Fransiskus tentang lingkungan dibahas dalam acara buka puasa bersama lintas agama
  3. Mahasiswa Papua demo di Jakarta tuntut merdeka
  4. Pesan Toleransi Azizah Bagi Hubungan Antaragama
  5. Mantan Gubernur NTT Ben Mboi tutup usia
  6. Umat Katolik di Hong Kong adakan ibadat Jalan Salib demi demokrasi
  7. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  8. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  9. Dana Aspirasi wadah DPR melakukan 'perampokan ilegal'
  10. Doa dan puasa menandai ulang tahun Perang Korea
  1. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  2. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  3. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  4. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  5. Ketika rumah bukan lagi sebuah tempat aman
  6. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  7. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  8. Wanita Katolik rayakan HUT ke-91 WKRI
  9. Aparatur peradilan pidana di Asia tidak mampu mengakhiri penyiksaan
  10. Pakistan mempersiapkan rencana keamanan bagi minoritas
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online