UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Kain kafan Turin muncul di TV

02/04/2013

Kain kafan Turin muncul di TV thumbnail

 

Paus Fransiskus telah menggambarkan hubungan yang eksplisit di antara Kristus dan gambar yang nampak pada Kain Kafan Turin.

Paus Fransikus membuat pernyataan pertamanya tentang kain misterius itu sejak terpilih sebagai Paus dalam sebuah pesan video khusus ketika kain kafan itu ditunjukkan di televisi hanya untuk kedua kalinya dalam sejarahnya.

Pernyataannya disampaikan pada Sabtu Suci, yang jatuh antara peringatan penyaliban Kristus pada Jumat Agung dan kebangkitan-Nya pada Minggu Paskah.

Paus Fransiskus mengacu pada  penyelidikan ilmiah dengan test-Carbon-14, yang mencetak wajah dan tubuh seorang pria berjenggot, sebagai “Kain Kafan Suci” dan bertanya: “Bagaimana umat beriman, seperti Anda, memahami ikon seorang pria dicambuk dan disalibkan? Hal ini karena Manusia Kain Kafan mengajak kita untuk merenungkan Yesus dari Nazaret.

“Wajah dengan mata tertutup ini, adalah wajah dari orang yang sudah meninggal, namun secara misterius dia mengawasi kita, dan dalam keheningan dia berbicara kepada kita.”

Ikon itu menunjukkan penderitaan di wajah manusia akibat rasa sakit dan penderitaan yang dialami korban perang modern dan konflik.

“Wajah yang rusak ini menyerupai semua wajah pria dan wanita dirusak oleh kehidupan yang tidak menghormati martabat mereka, oleh perang dan kekerasan yang menimpa orang lemah. Namun, pada saat yang sama wajah di kain kafan itu menyampaikan perdamaian.”

Sejak terpilih menjadi penerus Paus Benediktus XVI awal bulan ini, Paus Argentina itu telah berulang kali menyerukan perlunya melindungi orang lemah dan terpinggirkan dalam masyarakat.

Paus Fransiskus mengirim pesan sebagai pengantar pada siaran 90 menit di RAI, jaringan televisi pemerintah, dari Katedral Turin, dimana kain kafan itu disimpan.

Siaran pada Sabtu sore memperingati 40 tahun kain kafan itu ditampilkan untuk jangka waktu yang panjang, yang disiarkan secara langsung di televisi Italia, sejak Paus Paulus VI tahun 1973.

Paus Benediktus XVI, ketika ia masih sebagai Joseph Kardinal Ratzinger, mengatakan bahwa “ikon di kain kafan itu adalah sungguh misterius”.

Banyak orang Katolik percaya kain kafan itudigunakan untuk menutupi jenazah Yesus setelah ia diturunkan dari salib.

Kain ini disimpan di sebuah kapel di Turin sejak abad ke-16, setelah dibawa ke kota itu oleh keluarga kerajaan Savoia.

Berita terkait: Turin shroud makes rare appearance on live TV

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Demi Gereja di Tiongkok, Paus Fransiskus tolak bertemu Dalai Lama
  2. Mengapa Paus Fransiskus hindari pertemuan dengan Dalai Lama
  3. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  4. Gereja Katolik buka posko bantuan untuk para korban longsor Banjarnegara
  5. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  6. Jaga gereja, anggota Banser Bondowoso dibekali tenaga dalam
  7. Uskup Papua Nugini kecam perburuan terhadap para penyihir untuk dibunuh
  8. Halau radikalisme, Ulil harap umat Muslim tafsirkan Alquran lebih inklusif
  9. Vatikan: Paus Fransiskus akan angkat kardinal baru pada Februari
  10. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  1. Umat Katolik di Tiongkok adakan Malam Kasih Natal
  2. Renungan Hari Minggu Adven Keempat bersama Pastor Bill Grimm
  3. Paus Fransiskus berperan penting dalam pemulihan hubungan AS-Kuba
  4. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  5. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  6. Analis: Indonesia perlu strategi baru untuk membendung ekstremisme Islam
  7. Kelompok HAM minta keringanan jelang eksekusi lima terpidana mati
  8. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  9. Gereja Katolik Korea Selatan berupaya menjadi jembatan demi pemulihan hubungan dengan Utara
  10. Pemberontak komunis Filipina umumkan gencatan senjata selama kunjungan Paus
  1. Ada mafianya tuh makanya BA gak berani cabut segelnya......
    Said kepuh on 2014-12-15 07:49:00
  2. sayangnya... Pak Hasyim tidak bisa menaham segelintir Umatnya yang nakal dan mas...
    Said Maman Sutarman on 2014-12-02 08:23:00
  3. Lagi lagi membenarkan diri? Tidak mewakili Malaysia secara keseluruhan? Pemerint...
    Said on 2014-12-02 08:10:00
  4. "Tidak dibenarkan" bukan DILARANG. Karena tidak dilarang, terjadi penutupan ger...
    Said on 2014-12-02 08:05:00
  5. Kalau boleh saran, berilah pakaian kepada yang telanjang, pakaian pantas untuk m...
    Said on 2014-12-01 07:02:00
  6. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  7. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  8. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  9. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  10. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
UCAN India Books Online