UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Paus Fransiskus mengunjungi makam Santo Petrus

02/04/2013

Paus Fransiskus mengunjungi makam Santo Petrus thumbnail

 

Paus Fransiskus menjadi paus pertama mengunjungi sebuah tempat pemakaman di mana St. Petrus dimakamkan, kata Pastor Federico Lombardi SJ, juru bicara Vatikan.

Pada 1 April dengan penjelasan dari dua direktur tempat pemakaman tersebut, Paus berjalan menyusuri lorong utama yang sebagian besar  pemakaman pada abad kedua. Ia naik  ke arah makam Petrus, yang berada tepat di bawah altar utama Basilika St. Petrus.

Di Kapel Klementinus, “tempat paling dekat dengan makam Petrus, Paus berhenti dan berdoa,” kata Pastor Lombardi, seperti dilansir Catholic News Service.

Paus Fransiskus menghabiskan 45 menit di necropolis (tempat pemakaman) dan grotto (Gua Maria), di mana ia memberi penghormatan kepada makam-makam paus, termasuk Paus Benediktus XV, Pius XI, Pius XII, Paulus VI dan Yohanes Paulus I, kata Pastor Lombardi.

Pintu masuk menuju grotto dan  necropolis berada di sebelah tempat parkir Domus Sanctae Marthae (Wisma Santa Martha), dimana Bapa Suci tinggal, kata Pastor Lombardi.

Necropolis adalah sebuah tempat pemakaman di mana makam Santo Petrus dihormati sejak zaman Kristen perdana dan dimana Gereja perdana menghormati santo itu. Makamnya berada dua tingkat di bawah altar utama Basilika.

Di antara makam dan Basilika adalah grotto Vatikan, tempat dimana banyak paus dan beberapa bangsawan Katolik dimakamkan sejak abad ke-10.

Makam ini digali tahun 1930-an dan 1940-an, yang menyebabkan penemuan dua baris makam dan lubang dihiasi dengan lukisan dan mosaik, bersama dengan makam-makam sederhana.

Para arkeolog juga menemukan sedikit coretan yang tertulis pada dinding berwarna merah berbunyi “Petros Eni” (Petrus di sini). Dekatnya ditemukan sisa-sisa altar Kaisar Konstantinus diyakini telah meminta mendirikan makam Santo Petrus tahun 324.

Kerangka tulang manusia ditemukan di dekat dinding merah itu dan altar kuno dipelajari selama bertahun-tahun dan menjadi obyek perdebatan hangat di kalangan arkeolog Katolik.

Sejak tahun 1998, Vatikan telah memperbaiki tempat pemakaman itu dengan menggunakan teknik seni Vatikan. Tempat pemakaman itu juga telah dibuat dengan sistem pencahayaan yang mengontrol iklim guna mencegah kerusakan lebih lanjut.

Foto: thespec.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Usai shalat Jumat, warga Muslim gelar aksi solidaritas untuk umat Katolik
  2. Renungan Hari Minggu Biasa XVIII bersama Pastor Bill Grimm
  3. ‘Makanan cinta’ untuk para pengungsi di Hong Kong
  4. Romo Carolus masuk ke Nusakambangan jelang eksekusi mati
  5. Kardinal Tagle berikan ‘hadiah’ untuk OMK yang menghadiri WYD
  6. Lilin seorang suster untuk Merry Utami yang akan dieksekusi mati
  7. Walikota Parepare resmikan gereja Katolik
  8. Kelompok Gereja berkampanye menentang eksekusi
  9. Karitas India bertemu membahas tantangan pendanaan
  10. Para delegasi OMK untuk WYD didesak berbagi iman dan cinta
  1. Benar kata imam Abdelatif Hmitou, karena jelas didengar dan mudah dimenterti sia...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-30 13:31:58
  2. Lebih sedikit hukuman mati lebih baik,...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-29 10:33:31
  3. Susah untuk diungkapkan. Ini nampaknya noda satu satunya(?)di pemerintahan Jokow...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-28 21:28:59
  4. Semoga berhasil ditiadakan.....
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 19:50:21
  5. Pengawasan dana desa?? Bukannya itu urusan pemerintah?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 17:08:38
  6. Jangan kareta kesalahan satu orang, ratusan orang dikorbankan. Kalau memang yang...
    Said brian on 2016-07-25 11:16:27
  7. Hanya Mao Ze Dong yang mereka idolakan... tidak ada yang lebih baik... Buat kita...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-15 10:18:37
  8. Motornya jenis matic, pengendaranya jenis apa ya?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-08 09:37:42
  9. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  10. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
UCAN India Books Online