UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Mantan tokoh Cipayung dominasi peta politik jelang Pemilu 2014

03/04/2013

Mantan tokoh Cipayung dominasi peta politik jelang Pemilu 2014 thumbnail

 

Hegemoni kelompok Cipayung yang terdiri dari HMI, PMII, GMNI, PMKRI, GMKI diperkirakan masih dominan saat pemilu mendatang.

Saat ini hegemoni (dominasi) kelompok Cipayung dalam peta politik nasional cukup kuat. Buktinya, pimpinan lembaga tinggi negara hampir semua diduduki alumni Cipayung. Diantaranya, Ketua KPU Husni Kamil Manik, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Ketua KPK Abraham Samad, Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman (alumni HMI), dan Ketua MPR Taufik Kiemas (alumni GMNI).

Sedangkan di partai politik, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (alumni PMII), Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tandjung (alumni HMI), Ketua Umum PBB MS Ka’ban (alumni HMI), Megawati (alumni GMNI).

Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi), Jeirry Sumampow menilai, kelompok Cipayung yang terdiri dari alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa  Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) akan tetap dominan mewarnai konstestasi Pemilu 2014. Sebab, alumni kelompok ini umumnya orang-orang kuat yang berhu¬bungan langsung dengan kekuasaan.

“Meskipun tidak tepublikasi, saya tahu kelompok Cipayung punya ikatan kuat diantara mereka. Kelompok ini memang bukan lembaga politik, tetapi kalau mereka berhasil menemukan tokoh yang bisa mempersatukan, bisa jadi gerakan kelompok Cipayung akan sangat dahsyat,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Jeirry melihat, tahun 2014 ada¬lah masa transisi politik, dimana tidak ada lagi incumbent berpartisipasi. Di masa transisi, kata dia, peluang bermainnya kelompok penggerak yang berasal dari luar partai politik sangat besar.

“Peluang kelompok Cipayung solid memang cukup berat, karena selama ini tidak ada kepentingan bersama diantara mereka. Selain itu mereka juga belum punya tokoh Istimewa,” jelas dia.

Jeirry mengatakan, kelompok Cipayung merupakan kelompok yang memiliki kekuatan besar di dunia perpolitikan Indonesia. Di daerah, kata dia, kelompok ini bisa mengerakkan mesin politik melalui kampus-kampus dan organisasi cabang-cabang yang ada di setiap kabupaten.

Alumni organisasi Cipayung, kata Jeirry, tidak bisa diremehkan. Alumni punya ikatan politik yang kuat, disamping itu dikenal tahan banting dan militan ketika berjuang.

“Kelompok Cipayung itu terkenal memiliki alumni yang berperan penting di dunia politik, dari Orde Baru hingga sekarang mereka terus mewarnai,” nilainya.

Jeirry melihat, kelompok Cipayung memiliki posisi tawar tinggi di dalam kontestasi Pemilu 2014. Dia optimistis, kelompok ini bakal sukses seandainya solid mendukung capres tertentu di Pemilu 2014.

Ada dua faktor yang bisa menyebabkan kelompok Cipayung sukses. Pertama, kelompok Cipayung memiliki organisasi yang kuat karena bergabungnya aktivis kemahasiswaan teruji ketokohannya dan tingkat intelektual tinggi.

“Memang kalau mereka muncul di 2014, respon masyarakat bisa positif, bisa negatif. Tapi dalam politik segala sesuatu serba mung¬kin,” tegas dia.

Kedua, lanjut Jeirry, kelompok Cipayung memiliki banyak figur berkualitas dan berpengalaman untuk memimpin bangsa. Kata dia, selepas era Akbar Tandjung dan Taufik Kiemas, kelompok Cipayung memiliki cukup stok para tokoh potensial.

Jika kelompok Cipayung ingin eksis di 2014, Jeirry menyarankan, kelompok ini mencari sosok pemersatu yang bisa diterima masyarakat untuk diusung sebagai ca-pres atau cawapres.  “Alumni Cipayung yang segar dan punya peluang jadi pemersatu untuk 2014 mungkin pak Mahfud MD,” cetusnya.

Pengamat politik Manifest Institute Adi Wibowo menambahkan, dominasi kelompok Ci-payung hanya bisa dikalahkan oleh kelompok militer. Seperti halnya militer, kelompok Cipayung juga terpecah ke dalam berbagai faksi-faksi.

“Alumni kelompok Cipayung tersebar di seluruh daerah. Bahkan kalau di total seluruh Indonesia anggota legislatif, birokrat dan penegak hukum alumni organisasi Cipayung sangat banyak,” pungkasnya.

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus: Umat Katolik tidak perlu berkembang biak 'seperti kelinci'
  2. Menjadi minoritas yang bermakna
  3. Menag: Indonesia mayoritas Islam, tapi bukan negara Islam
  4. Paus mengakui korupsi dalam Gereja
  5. Tiongkok kirim pesan menyusul Paus menetapkan pertemuan dengan Dalai Lama
  6. Paus mengatakan ia ingin mengunjungi Tiongkok
  7. Walikota Bogor segera membalas surat Dewan Gereja Dunia terkait GKI Yasmin
  8. Paus ralat kembali komentar 'kelinci', memuji keluarga besar
  9. Terkait GKI Yasmin, Dewan Gereja Dunia surati walikota Bogor
  10. Euforia terhadap Paus Fransiskus cepat memudar di zona topan
  1. Menteri Anies kunjungi gereja di Ambon, pertama kali berdiri di mimbar gereja
  2. Tiongkok akan melanjutkan pentahbisan uskup ilegal
  3. Tunawisma ditarik dari jalan-jalan, disembunyikan di penginapan mewah selama kunjungan Paus
  4. Sebuah provinsi di Tiongkok luncurkan kampanye melawan praktek takhayul
  5. Jaringan Islam Liberal: Charlie Hebdo tidak anti-Islam
  6. Mantan staf Karitas dan PBB di Jepang memilih jadi biarawati
  7. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  8. Pekan Persatuan Umat Kristiani diadakan di Hong Kong
  9. Pembelaan Barat terhadap ‘Charlie Hebdo’ jadi kekhawatiran Muslim moderat Asia
  10. Tiongkok kirim pesan menyusul Paus menetapkan pertemuan dengan Dalai Lama
  1. Boleh saja melarang jika di tempat publik, tetapi jaminlah kalau perayaan diadak...
    Said on 2015-01-14 07:48:00
  2. Saya selalu beranggapan bahwa kecelakaan tidak perlu terjadi... Bahwasanya terja...
    Said on 2015-01-14 07:44:00
  3. Alangkah indahnya nanti kalau ada pemimpin baik.. semoga terus demikian....
    Said on 2015-01-14 07:30:00
  4. Aceh lain sifatnya dari Indonesia pada umumnya.. Kita prihatin nasib perempuan t...
    Said on 2015-01-14 07:17:00
  5. Mudah2an semacam ensiklik juga ditujukan untuk Indonesia, walaupun kaum Kristen-...
    Said on 2015-01-14 07:06:00
  6. Perjalanannya masih panjang di Aceh.....
    Said on 2015-01-09 05:46:00
  7. Baik sekali kalau dalam TNI tidak membedakan perayaan Nasrani - yang hadir semua...
    Said on 2015-01-09 05:44:00
  8. Like...
    Said Yohanes Seandy Sunjoko on 2014-12-21 10:11:00
  9. Mestinya yang mengajar, ya mengajar yang baik. Janganlah di khotbah pada waktu ...
    Said on 2014-12-18 07:06:00
  10. iya, iya, baiklah... tenaga dalam saja, jangan senjata. ..Banser kan artinya ba...
    Said on 2014-12-18 07:03:00
UCAN India Books Online