Pemimpin Gereja Katolik ikut menangani konflik Sabah

03/04/2013

Pemimpin Gereja Katolik ikut menangani konflik Sabah thumbnail

 

Ketua Presidium Konferensi Waligereja Filipina  Mgr Jose Palma pada Senin mengatakan ia akan membawa konflik antara Malaysia dan Kesultanan Sulu menjadi perhatian Vatikan.

Uskup Agung Palma dari Cebu membuat jaminan setelah bertemu dengan Sultan Sulu, Jamalul Kiram III, Senin.

“Saya percaya ada lembaga di Roma yang dapat melayani kasus ini,” kata Uskup Agung Palma setelah pertemuan itu.

Hampir 5.000 orang Filipina telah meninggalkan Sabah sejak kekerasan berdarah meletus bulan lalu antara para pengikut sultan dan pasukan keamanan Malaysia. Sekitar 4.721 orang diperkirakan telah mengungsi ke Mindanao, demikian laporan Badan Pengurangan Risiko Bencana Nasional dan Manajemen.

Uskup Agung Palma mengatakan situasi di Sabah tidak terkait agama, tapi orang yang “mencari perdamaian dan keharmonisan.”

“Ada cara umat Kristen dan Muslim mencari perdamaian, terutama situasi di Sabah,” kata prelatus itu setelah berbicara 30 menit dengan Kiram. Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Relawan Melawan Kejahatan dan Korupsi dan Koalisi Gausbaug untuk Perdamaian dan Resolusi Kemanusiaan Sabah.

Uskup Agung Palma meninggalkan Filipina Senin untuk menghadiri Kongres Ekaristi Internasional di Vatikan.

Putri Sultan Jaycel Kiram menyampaikan terima kasih kepada Uskup Agung Palma, mengatakan pertemuan itu menunjukkan “solidaritas Muslim-Kristen di Filipina.”

“Kesultanan Sulu menginginkan perdamaian. Apa yang benar-benar ingin dilakukan adalah duduk bersama dan berbicara,” katanya. “Baik Malaysia maupun Filipina, jika mereka benar-benar ingin masalah ini diselesaikan, mereka harus membuktikannya [melalui dialog].”

Sekitar 200 pengikut Kiram, yang dipimpin oleh Putra Mahkota Sulu Pangeran Agbimuddin Kiram, berangkat ke Sabah pada 12 Februari dalam upaya “merebut kembali” tanah air mereka, yang mengakibatkan konflik dengan pasukan keamanan Malaysia.

Pemerintah Malaysia kemudian merespon dengan melakukan serangkaian serangan, yang mengakibatkan 60 orang tewas.

Sabah adalah rumah bagi ribuan Muslim Filipina yang telah meninggalkan daerah itu akibat beberapa dekade perang di Mindanao.

Sumber: Archbishop to step in on Sabah conflict

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus meminta para kardinal agar menjadi ‘kakek yang baik’
  2. Keuskupan Dili ingatkan partai politik agar mengutamakan kesejahteraan rakyat
  3. Umat ​​Katolik khawatir dengan meningkatnya tindakan ekstremis di Goa
  4. Vatikan buka suara tentang uskup China yang dibawa paksa
  5. Vatikan tetapkan Pastor Adrianus Sunarko OFM sebagai uskup Pangkalpinang
  6. Umat Kristen mengutuk serangan teror saat Idul Fitri di Sumatra Utara
  7. Vietnam mengusir seorang aktivis Katolik ke Prancis
  8. Akhiri mogok makan biarawati China tetap menuntut kompensasi
  9. Imam Filipina yang ditawan teroris terlihat masih hidup
  10. Paus ingatkan orang Kristen agar tidak bergantung pada ramalan
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online