UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Pemerintah didesak serius hentikan kekerasan komunal

04/04/2013

Pemerintah didesak serius hentikan kekerasan komunal thumbnail

 

Ketegangan tetap tinggi di sebuah komunitas Kristen di  Francisabad, Pakistan, hari ini setelah massa Muslim menyerang toko-toko, rumah-rumah dan kendaraan kemarin. Sekitar 20 took rusak dan tiga pemuda Kristen luka-luka ketika polisi menggunakan tongkat untuk membubarkan massa.

Serangan itu menyusul pertengkaran kemarin ketika seorang imam menuduh sejumlah pemuda Kristen  melecehkan Islam dengan bermain musik di luar masjid, demikian Saqib Khadim dari Asosiasi Transformasi Sosial untuk Pendidikan Masyarakat Pribumi, sebuah LSM lokal.

“Kami mengumpulkan senjata karena takut diserang. Malam itu menakutkan,” kata Khadim.

“Sementara para imam dan tokoh masyarakat mengadakan pertemuan dengan aparat kepolisian, para pemuda bersenjata tetap ditempatkan di gereja-gereja dan di jalan-jalan.” Polisi dengan delapan kendaraan masih berjaga-jaga hari ini untuk mencegah terulangnya kekerasan kemarin.

Laporan polisi setempat mengatakan sekitar 500 warga Muslim terlibat dalam serangan tersebut.

Sekitar 200 keluarga tinggal di Francisabad, salah satu pemukiman Kristen terbesar di distrik Gujranwala.

Bulan lalu massa mengamuk di Joseph Colony  di Lahore, menyusul tuduhan bahwa seorang Kristen telah menghina Nabi Muhammad. Dua gereja dan 178 rumah dibakar dalam insiden itu.

“Komunitas Kristen belum keluar dari trauma yang disebabkan oleh serangan di Joseph Colony tersebut dan kini serangan terbaru di Gujranwala menunjukkan realitas betapa mudahnya mereka dapat menyerang,” kata Samson Salamat, Direktur Pusat Pendidikan Hak Asasi Manusia dalam sebuah pernyataan.

“Situasi ini sangat memprihatinkan dari segi keselamatan dan keamanan dari agama minoritas. Kami menuntut agar Pemerintah Punjab serius menghentikan kekejaman ini.”

Sumber: Second Christian colony attacked




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Meskipun kendala, delegasi OMK Tiongkok berusaha hadiri WYD
  2. Renungan Hari Minggu Biasa XVII/C bersama Pastor Bill Grimm
  3. Gereja Katolik Korea menentang sistem pertahanan rudal
  4. Media dapat tekanan terkait laporan hubungan Tiongkok-Vatikan
  5. Doa lintas agama diselenggarakan pada ‘Hari Martir’ di Myanmar
  6. Gereja, kelompok HAM salahkan Duterte terkait peningkatan pembunuhan
  7. Komnas HAM minta pemerintah respons putusan IPT soal kasus 1965
  8. Menangani Pelanggaran HAM di Papua
  9. OMK Filipina berjuang demi menghadiri WYD 2016 di Polandia
  10. Pejabat Salesian meragukan foto imam yang diculik di Yaman
  1. Hanya Mao Ze Dong yang mereka idolakan... tidak ada yang lebih baik... Buat kita...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-15 10:18:37
  2. Motornya jenis matic, pengendaranya jenis apa ya?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-08 09:37:42
  3. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  4. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  5. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  6. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  7. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  8. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  9. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  10. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
UCAN India Books Online