UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Pemimpin Gereja meninggal dalam tahanan polisi

April 4, 2013

Pemimpin Gereja meninggal dalam tahanan polisi

 

Seorang pemimpin Gereja telah meninggal dalam tahanan polisi di Vietnam, kata organisasi HAM Christian Solidarity Worldwide (CSW).

Foto-foto yang diambil segera setelah kematian Vam Ngaij Vaj menunjukkan tanda-tanda “memar dan berdarah” pada punggung dan leher, demikian CSW dalam sebuah pernyataan pada Selasa.

“CSW menyerukan kepada pemerintah Vietnam untuk menyelidiki tanda-tanda bahwa ia disiksa,” kata direktur eksekutif kelompok itu, Mervyn Thomas.

Vaj, penatua dari Gereja yang berafiliasi dengan Gereja Injili Vietnam (Selatan) yang diakui secara resmi dan anggota dari minoritas Hmong, ditangkap dengan tuduhan “merusak hutan” ketika ia membersihkan ladangnya bersama istrinya, kata CSW.

Dia ditangkap pada 16 Maret dan meninggal sehari kemudian. Polisi mengklaim ia sengaja meletakkan tangannya ke stop kontak listrik, kata CSW.

Namun, situs US Morningstar News mengutip seorang pemimpin Hmong lokal yang mengatakan ia mungkin telah disetrum dengan listrik serta dipukuli.

Insiden itu terjadi di provinsi Dak Nong di Dataran Tinggi Tengah dan CSW mengatakan sumber-sumber melaporkan bahwa tuduhan merusak hutan digunakan untuk mengintimidasi orang Kristen lokal, banyak dari mereka melarikan diri ke daerah lain dari utara  untuk menghindari penganiayaan agama.

CSW  mengatakan pihaknya menerima laporan bulan lalu tentang pelecehan dan intimidasi oleh otoritas lokal dan “preman bekerja bersama dengan mereka.”

Sumber: Church leader dies in police custody

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi