Presiden minta MUI tingkatkan kerukunan umat beragama

04/04/2013

Presiden minta MUI tingkatkan kerukunan umat beragama thumbnail

 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) berperan lebih dominan untuk meningkatkan kerukunan antarumat beragama dan proses pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 di berbagai daerah di Tanah Air.

Harapan itu disampaikan Kepala Negara saat menerima Dewan Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang dipimpin Ketua Umum Ma’ruf Amin, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/4), seperti dilansir beritasatu.com.

“Presiden SBY berharap peran MUI di masa depan lebih dominan, khususnya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Beliau juga mengharapkan MUI membantu jalannya proses Pemilihan Umum 2014 agar berjalan aman dan tenang,” ujar Ketua Umum DPP MUI Ma’ruf Amin.

Dia mengatakan, Indonesia sebagai negara majemuk wajib menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama untuk menciptakan keharmonisan di antara sesama anak bangsa.

Pada kesempatan itu, Ma’ruf Amin juga secara khusus mengapresiasi kinerja pemerintah. Dia menilai banyak usulan undang-undang dari MUI direspon dengan baik, misalnya UU Perbankan Syariah, UU Pornografi, dan aturan lainnya.

“MUI mengharapkan agar undang-undang seperti itu terus dilanjutkan, terutama beberapa undang-undang tentang minuman keras dan kerukunan antarumat beragama,” jelas dia.

Jajaran DPP MUI yang hadir adalah Umar Shihab, KH Muhidin Junaedi, Amidhan, KH Slamet Effendy Yusuf, Anwar Abbas, Sinansari Ecip, Basri Bermanda, dan Natsir Zubaidi.

Sementara itu, Presiden SBY didampingi Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendagri Gamawan Fauzi, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin, dan Wakil Menteri Agama Nazaruddin Umar.

Foto: presidenri.or.id




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online