UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus tekankan pentingnya perempuan dalam Gereja

05/04/2013

Paus tekankan pentingnya perempuan dalam Gereja thumbnail

 

Paus Fransiskus menekankan  pentingnya perempuan dalam Gereja Katolik, seraya mengatakan mereka adalah saksi pertama kebangkitan Kristus dan memiliki peran khusus dalam menyebarkan iman.

Keputusan Paus pekan lalu untuk memasukkan perempuan dalam ritual pembasuhan kaki pada Kamis Putih menimbulkan kemarahan dari kelompok tradisionalis, yang mengacu kembali kepada Yesus yang membasuh kaki para rasul-Nya dan mengatakan ritual itu harus terbatas pada laki-laki.

Paus Fransiskus, yang terpilih bulan lalu sebagai Paus non-Eropa pertama selama 1.300 tahun, mengatakan pada Rabu bahwa wanita selalu memiliki misi khusus dalam Gereja sebagai “saksi pertama” kebangkitan Kristus, dan mereka meneruskan iman kepada anak dan cucu mereka.

“Dalam Gereja dan dalam perjalanan iman, perempuan telah dan masih memiliki peran khusus dalam membuka pintu kepada Tuhan,” kata Paus Fransiskus kepada ribuan peziarah pada audiensi mingguan di Lapangan St. Petrus.

Dia mengatakan bahwa dalam Kitab Suci, perempuan tidak dicatat sebagai saksi kebangkitan Kristus karena Hukum Yahudi masa itu tidak menganggap perempuan atau anak-anak untuk menjadi saksi yang diandalkan.

“Namun, di dalam Injil, perempuan memiliki peran utama dan  mendasar … Para penginjil hanya menceritakan apa yang terjadi: para wanita adalah saksi pertama. Ini mengatakan kepada kita bahwa Tuhan tidak memilih sesuai dengan kriteria manusia.”

Untuk kedua kalinya Paus Fransiskus berbicara tentang peran perempuan sebagai saksi kebangkitan Kristus, yang merupakan inti iman Katolik.

Dalam homilinya pada Vigili Paskah, ia mengatakan umat beriman jangan takut berubah.

“Ini sangat menggembirakan,” kata Marinella Perroni, seorang teolog dan anggota Asosiasi Teolog Perempuan Italia.

“Paus Fransiskus memberi penekanan kuat pada ajaran para paus sebelumnya tentang peran perempuan dalam dasar iman dan kebangkitan Yesus,” kata Perroni kepada Reuters.

Sumber: Pope Francis stresses importance of women in the Church

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus bersama Pastor Bill Grimm
  2. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  3. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  4. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  5. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  6. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  7. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  8. Alkitab dengan kata 'Allah' akan dilarang di Semenanjung Malaysia
  9. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  10. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  1. Myanmar melemparkan tanggung jawab terkait krisis manusia perahu
  2. Polisi tahan peserta aksi damai di Papua
  3. Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus bersama Pastor Bill Grimm
  4. PBB ingatkan Myanmar terkait empat RUU tentang ‘ras dan agama’
  5. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  6. Karitas kecam pembubaran ‘tidak manusiawi’ terhadap protes damai petani
  7. Jesuit Asia Selatan menekankan pentingnya rasa kepedulian terhadap Rohingya
  8. Sektarianisme telah mengerus kebhinnekaan Indonesia
  9. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  10. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes ‘tekanan’ internasioal terkait Rohingya
  1. Kalaupun bantuan itu merupakan "first aid", sudah menolong juga. Ada yang menye...
    Said on 2015-05-28 07:14:00
  2. Beberapa daerah gelombang panas. Apakah daerah lain dapat membantu dengan member...
    Said on 2015-05-28 06:51:00
  3. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  4. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  5. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  6. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  7. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  8. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  9. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  10. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
UCAN India Books Online