UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

APEC bahas pendanaan terorisme antarnegara

08/04/2013

APEC bahas pendanaan terorisme antarnegara thumbnail

 

Pertemuan pertama delegasi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Hotel JW Marriot Surabaya, Minggu (7/4) mengangkat topik bahasan tentang pendanaan terorisme. APEC memandang penting pembahasan ini karena terorisme adalah ancaman langsung terhadap visi ekonomi APEC tentang perdagangan bebas dan kesejahteraan.

Dalam pertemuan dengan topik “Counter Terrorism Task Force“, dibahas soal pendanaan dalam pemberantasan terorisme. Pembahasan ini menjadi bagian dari komitmen para pemimpin APEC untuk menjaga masyarakat dan potensi ekonominya, baik berupa perdagangan, investasi dan sistem keuangannya dari ancaman terorisme.

Direktur Kerjasama Intra Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Arto Suryodipuro mengatakan, pembahasan soal terorisme akan difokuskan pada persoalan pendanaan terorisme di Asia Pasifik.

“Dalam hal pendanaan terorisme setiap negara akan saling berbagi pengalaman. Kerja sama bilateral maupun lebih luas di PBB juga akan dibahas,” kata Arto di Hotel JW Marriot, Minggu (7/3), seperti dilansir beritasatu.com.

Pertemuan APEC ini juga membahas pola penanggulangan bahaya terorisme di pelabuhan udara. Karena, penanggulangan terorisme tidak boleh menghalangi justru menghambat arus barang.

“Jangan sampai upaya keamanan mengganggu arus barang. Jadi dicari keseimbangan,” ungkap Arto.

Forum APEC di Surabaya ini yang dimulai Minggu (7/4) ini dibagi menjadi dua rangkaian kegiatan, yakni pada 7-19 April yang akan diisi Senior Officers Meeting (SOM) ke-2 yang dihadiri pejabat peserta APEC setingkat direktorat jenderal (dirjen) dan pada 19-21 April yang diadakan Ministers Responsible for Trade (MRT) yang dihadiri pejabat setingkat menteri. Delegasi yang hadir mencapai 2.000 orang dari 21 negara plus 3 pengamat.

Selain terorisme, APEC ini juga akan membahas tentang relasi antarnegara dalam kaitannya dengan investasi infrastruktur. “Pertemuan ini diharapkan bisa mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia,” katanya.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus: Umat Katolik tidak perlu berkembang biak 'seperti kelinci'
  2. Menjadi minoritas yang bermakna
  3. Menag: Indonesia mayoritas Islam, tapi bukan negara Islam
  4. Tiongkok kirim pesan menyusul Paus menetapkan pertemuan dengan Dalai Lama
  5. Paus mengakui korupsi dalam Gereja
  6. Walikota Bogor segera membalas surat Dewan Gereja Dunia terkait GKI Yasmin
  7. Paus mengatakan ia ingin mengunjungi Tiongkok
  8. Paus ralat kembali komentar 'kelinci', memuji keluarga besar
  9. Terkait GKI Yasmin, Dewan Gereja Dunia surati walikota Bogor
  10. Euforia terhadap Paus Fransiskus cepat memudar di zona topan
  1. Menteri Anies kunjungi gereja di Ambon, pertama kali berdiri di mimbar gereja
  2. Tiongkok akan melanjutkan pentahbisan uskup ilegal
  3. Tunawisma ditarik dari jalan-jalan, disembunyikan di penginapan mewah selama kunjungan Paus
  4. Sebuah provinsi di Tiongkok luncurkan kampanye melawan praktek takhayul
  5. Jaringan Islam Liberal: Charlie Hebdo tidak anti-Islam
  6. Mantan staf Karitas dan PBB di Jepang memilih jadi biarawati
  7. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  8. Pekan Persatuan Umat Kristiani diadakan di Hong Kong
  9. Pembelaan Barat terhadap ‘Charlie Hebdo’ jadi kekhawatiran Muslim moderat Asia
  10. Tiongkok kirim pesan menyusul Paus menetapkan pertemuan dengan Dalai Lama
  1. Boleh saja melarang jika di tempat publik, tetapi jaminlah kalau perayaan diadak...
    Said on 2015-01-14 07:48:00
  2. Saya selalu beranggapan bahwa kecelakaan tidak perlu terjadi... Bahwasanya terja...
    Said on 2015-01-14 07:44:00
  3. Alangkah indahnya nanti kalau ada pemimpin baik.. semoga terus demikian....
    Said on 2015-01-14 07:30:00
  4. Aceh lain sifatnya dari Indonesia pada umumnya.. Kita prihatin nasib perempuan t...
    Said on 2015-01-14 07:17:00
  5. Mudah2an semacam ensiklik juga ditujukan untuk Indonesia, walaupun kaum Kristen-...
    Said on 2015-01-14 07:06:00
  6. Perjalanannya masih panjang di Aceh.....
    Said on 2015-01-09 05:46:00
  7. Baik sekali kalau dalam TNI tidak membedakan perayaan Nasrani - yang hadir semua...
    Said on 2015-01-09 05:44:00
  8. Like...
    Said Yohanes Seandy Sunjoko on 2014-12-21 10:11:00
  9. Mestinya yang mengajar, ya mengajar yang baik. Janganlah di khotbah pada waktu ...
    Said on 2014-12-18 07:06:00
  10. iya, iya, baiklah... tenaga dalam saja, jangan senjata. ..Banser kan artinya ba...
    Said on 2014-12-18 07:03:00
UCAN India Books Online