UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Gereja Katolik dukung aksi mogok buruh pelabuhan

08/04/2013

Gereja Katolik dukung aksi mogok buruh pelabuhan thumbnail

 

Dua komisi keuskupan Hong Kong belum lama ini menyatakan Gereja Katolik mendukung para buruh pelabuhan yang telah menggelar aksi mogok sejak 28 Maret.

Ratusan buruh pelabuhan tetap bertahan di luar pelabuhan bahkan di tengah hujan lebat pekan lalu untuk menuntut kenaikan gaji, yang merupakan  tuntutan kedua mereka dalam 10 tahun.

Dalam mingguan keuskupan itu yang diterbitkan pada Jumat, Komisi Keadilan dan Perdamaian serta Komisi Tenaga Kerja Keuskupan Hong Kong menyatakan dukungan mereka kepada para buruh.

Kedua komisi itu mengungkapkan rasa prihatin atas kondisi para buruh, termasuk 12 jam kerja sehari dan upah yang rendah.

Pada Kamis pekan lalu Departemen Tenaga Kerja Hong Kong memfasilitasi pertemuan di antara pemogok dan subkontraktor tenaga kerja untuk sebuah terminal yang dimiliki oleh konglomerat Hong Kong Li Ka-shing, tapi tidak ada penyelesaian tercapai.

“Sebanyak 10 perwakilan kami menunggu dua setengah jam, dan hanya satu dari empat kontraktor datang untuk bernegosiasi,” kata buruh pelabuhan Ah Fai, seraya menambahkan ia menyatakan aksi mogok tersebut akan berlangsung selama setidaknya satu minggu lagi.

Para pekerja dilaporkan menuntut  kenaikan gaji 20 persen, menyusul pemotongan selama beberapa tahun terakhir.

Pemogokan buruh jarang terjadi di Hong Kong. Aksi mogok terakhir diadakan oleh para pekerja baja struktural tahun 2007 yang berlangsung 36 hari.

Sejauh ini, lebih dari HK $ 2 juta telah disumbangkan oleh simpatik publik kepada para buruh pelabuhan, yang mengatakan gaji mereka saat ini lebih rendah daripada tahun 1997.

Hong Kong merupakan pelabuhan tersibuk ketiga di dunia, menjalankan 17 juta kontainer tahun 2012.

Sumber: Catholics and public back dockers’ strike

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pimpinan Gereja bertekad memerangi radikalisme dan terorisme
  2. Gereja Katolik ‘resmi’ di Tiongkok dalam krisis otentisitas
  3. Pencari suaka Kristen Pakistan di Sri Lanka takut dideportasi
  4. Pemimpin Ordo Religius: Sikap diam warga terkait pembunuhan sangat berbahaya
  5. Unika Atma Jaya – IIF gelar konferensi pemberdayaan manusia Indonesia
  6. Gizi untuk keluarga-keluarga termiskin
  7. Vatikan memberikan penghargaan kepada dua warga Banglades
  8. Nepal dan impian pelayanan kesehatan
  9. Kamp paroki membantu meningkatkan iman anak
  10. Kardinal Myanmar: Semua pihak memiliki kewajiban moral membangun perdamaian
  1. Jarang kita dengar berita kebaikan dari suatu pemerintah.. ini salah satunya. L...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-22 11:22:02
  2. Orang mau menyumbang organ badan atau mata dsb. pantasnya tidak diminta, tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-16 14:53:44
  3. Tidak perlu dibaca - kalau dari keuskupan pasti hal hal yang baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-08-15 13:23:14
  4. Memang ada orang yang terpanggil untuk "pembersihan" kebobrokan... Pikir2 lagi, ...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-14 19:25:14
  5. Jadi bukan terrorist.. itu lebih gawat....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-10 10:41:31
  6. Tidak dapat mengubah pembantaian, ya tinggal mendoakan saja untuk arwah korban.....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-09 10:06:22
  7. Belajar dari gereja di Barat adalah sangat baik bagi orang Katolik Cina yang kir...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-04 09:22:18
  8. Benar kata imam Abdelatif Hmitou, karena jelas didengar dan mudah dimenterti sia...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-30 13:31:58
  9. Lebih sedikit hukuman mati lebih baik,...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-29 10:33:31
  10. Susah untuk diungkapkan. Ini nampaknya noda satu satunya(?)di pemerintahan Jokow...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-28 21:28:59
UCAN India Books Online