UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Inilah sejumlah hal favorit Paus Fransiskus

08/04/2013

Inilah sejumlah hal favorit Paus Fransiskus thumbnail

 

Berikut ini sejumlah favorit Paus Fransiskus, yang diungkapkan dalam serangkaian wawancara saat ia masih sebagai uskup agung Buenos Aires, Argentina.

Wawancara itu ditulis dalam buku, “Paus Fransiskus: Percakapan dengan Jorge Bergoglio” oleh Sergio Rubin dan Francesca Ambrogetti, yang pertama diterbitkan tahun 2010 dengan judul “El Jesuita” (“Yesuit”). Buku ini belum tersedia dalam bahasa Inggris.

Olahraga favorit: Ketika ia masih muda, ia bermain basket dan suka pergi ke stadion untuk menonton pertandingan sepak bola bersama keluarga untuk menyaksikan tim favorit mereka, San Lorenzo.

Kota favorit: “Saya suka tempat dimana saya  tinggal. Saya suka Buenos Aires.” Ia telah melakukan perjalanan di Amerika Latin dan bagian lain Benua Eropa, termasuk Irlandia “untuk belajar bahasa Inggris. Namun, katanya, “Saya selalu mencoba untuk menghindari untuk berjalan-jalan”.

Media favorit  untuk informasi: Surat Kabar. Ia mengatakan ia menghidupkan radio hanya untuk mendengarkan musik klasik. Dia mungkin berpikir ia akan mulai menggunakan internet seperti pendahulunya, mendiang Juan Carlos Kardinal Aramburu dari Buenos Aires.

Transportasi favorit: Sebagai uskup agung Buenos Aires ia sering menggunakan kereta bawah tanah karena mudah dan cepat, tetapi ia lebih memilih bus karena ia bisa melihat pemandangan di luar.”

Penulis dan buku favorit: “Saya suka puisi (Friedrich) Holderlin,” seorang penyair abad ke-19; Alessandro Manzoni  dengan puisinya “I Promessi Sposi”, Dante Alighieri tentang “The Divine Comedy”, dan penulis Argentina Jorge Luis Borges.

Musik favorit: “Leonore” Overture No. 3 oleh Ludwig van Beethoven. “Menurut saya, musik ini adalah terbaik dari beberapa karya (Beethoven) dan juga karya-karya simfoni Wagner.”

Tarian favorit: Tango. Ia “sangat mencintai tarian itu karena sesuatu yang berasal dari dalam. Dia mengatakan dia sering menari tango ketika ia masih muda “meskipun saya lebih suka milonga,” yang merupakan bentuk yang lebih tua dari tango dengan ritme cepat.

Film favorit: “Feast Babette“, karena film ini menunjukkan transformasi dari sekelompok orang yang membuat penyangkalan dan tidak tahu apa itu kebahagiaan, katanya.  Dia juga suka film Italia neorealisme, yang sering dihadapkan konsekuensi sosial, ekonomi dan moral dari Perang Dunia II, tetapi ia menambahkan bahwa sebagai uskup agung ia tidak punya banyak waktu untuk pergi ke bioskop.

Lukisan Favorit: “Salib Putih”, yang dilukis oleh Marc Chagall. Lukisan itu “tidak kejam, melainkan hal ini menunjukkan penderitaan penuh ketenangan.

Orang favorit: Neneknya Rosa, yang membantu dia ketika dia masih kecil, mengajarinya kata-kata pertamanya dalam bahasa Italia dan memiliki kepekaan yang mendalam akan agama.

Orang Suci Favorit: St. Theresia dari Lisieux. Dia menyimpan foto di rak perpustakaan dengan sebuah vas bunga mawar putih di depannya. “Ketika saya memiliki masalah saya meminta orang suci itu, bukan untuk menyelesaikan masalah tersebut, tapi membantu saya menerimanya.”

Kebajikan Favorit: “Cinta. Hal ini memberikan ruang bagi orang lain dengan pendekatan yang lembut. Saya selalu meminta Tuhan memberikan saya hati yang lemah lembut,” katanya.

- Hal yang harus dihindari: “Dosa yang membuat saya mundur adalah kebanggaan” dan memikirkan diri sendiri sebagai orang besar. Dia mengatakan ketika hal itu terjadi padanya, “Saya merasa malu besar dan saya meminta ampun kepada Tuhan karena tidak seorang pun berhak untuk berperilaku seperti ini.”

- Reaksi terpilih sebagai Paus: Dia merasa kaku. Ketika Paus Fransiskus terpilih menjadi Paus dan muncul di balkon, banyak orang melihat ia tampak agak kaku. Ternyata itulah bagaimana dia bereaksi ketika ia diangkat menjadi uskup auksilier tahun 1992 dan bagaimana ia bereaksi “terhadap sesuatu yang tak terduga, baik atau buruk, itu seperti membuat saya agak kaku,” katanya.

- Hal-hal yang harus diselamatkan saat kebakaran: brevir dan buku agendanya. Buku agenda terdapat semua alamat dan nomor telepon. “Ini akan menjadi bencana nyata untuk kehilangan mereka.”

“Saya sangat melekat pada brevier saya. Buku ini adalah pertama yang saya buka di pagi hari dan terakhir saat saya pergi tidur.”

Dia juga menyimpan surat neneknya dan pesan terakhirnya kepada cucu-nya sebelum dia meninggal. Dia mengatakan bahwa pada saat kesedihan, kesulitan atau kemalangan, kunjungilah tabernakel, “dimana martir terbesar dan termulia disimpan,” dan Bunda Maria di kaki salib karena mereka bisa “menyembuhkan luka yang dalam dan paling menyakitkan.”

Sumber: Soccer fan and tango aficionado; pope’s pastimes revealed

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup ingatkan umat terkait penyaliban diri pada Jumat Agung
  2. Keluarga masih menanti terpidana mati Mery Jane kembali ke rumah
  3. Kenapa Pria Modern Perlu Belajar dari Santo Yosef?
  4. Jelang prosesi Jumat Agung di Larantuka, rumah warga jadi "home stay"
  5. Ajaran membunuh di Buku Agama tak ada dalam Alquran, kata Syaffi Maarif
  6. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  7. 10 Pelajaran Dari Kesuksesan Singapura Bersama Lee Kuan Yew
  8. OASE: Agama sering jadi monster perampas HAM
  9. Menteri Anies: Tarik buku agama ajarkan membunuh kafir
  10. Ketakutan dan kemarahan orang Kristen menyusul pemboman gereja di Pakistan
  1. Renungan Hari Minggu Palma bersama Pastor Bill Grimm
  2. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  3. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  4. OASE: Agama sering jadi monster perampas HAM
  5. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  6. Uskup ingatkan umat terkait penyaliban diri pada Jumat Agung
  7. Ratusan tunawisma diundang Vatikan untuk makan malam dan tour ke museum
  8. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  9. Pemerintah didesak revisi UU Kebebasan Berbicara dan Berkumpul untuk melawan ISIS
  10. Pastor dihukum penjara oleh pengadilan Tiongkok terkait protes pembongkaran gereja
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online