UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Presiden ajak umat Hindu jaga kerukunan antarumat beragama

08/04/2013

Presiden ajak umat Hindu jaga kerukunan antarumat beragama thumbnail

 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memandang persaudaraan dan kebersamaan perlu dijadikan nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

SBY mengatakan, bagi umat Hindu, Nyepi memiliki arti penting sebagai sarana pencerahan. Sangat penting bagi umat Hindu dalam menjunjung tinggi kedamaian, ketenteraman, toleransi, dan harmoni dalam kehidupan.

“Itu semua juga perlu kita terus pelihara, hidupkan, dan segarkan di tengah kehidupan bangsa yang sangat majemuk,” ujar Presiden SBY pada Dharma Shanti Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1935 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/4), seperti dilansir metrotvnews.com.

Sebagai bangsa yang besar, Indonesia merupakan rangkaian dari gugusan pulau, budaya, dan penduduk yang saling bersatu dan bersaudara satu dan lainnya.

Kepada seluruh pemuka agama di seluruh Tanah Air, SBY mengajak untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama seraya senantiasa berbakti kepada bangsa dan negara.

“Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Barus Saka 1935. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteraan kepada kita semua,” kata Presiden.

Perayaan acara yang dihadiri sekitar 7.000 umat Hindu itu mengambil tema Dengan persaudaraan, kita bangun kebersamaan.

Menurut Ketua Umum Panitia Dharma Santi Nasional 2013 Gde Pradnyana, pemilihan tema didorong kesadaran bahwa kekuatan bangsa Indonesia justru pada adanya keberagaman dan kebhinekaan.

“Kami ingin terus menyerukan bahwa kebersamaan bangsa Indonesia dalam menuju kejayaan dibangun dari rasa kepedulian, toleransi, dan persaudaraan yang kuat,” kata Gde Pradnyana.

Setelah memberikan sambutan, Presiden dan Ibu Negara menyaksikan Oratorium Siklus 700 tahun Kejayaan Nusantara oleh LKB Saraswati Jakarta.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Usai shalat Jumat, warga Muslim gelar aksi solidaritas untuk umat Katolik
  2. Renungan Hari Minggu Biasa XVIII bersama Pastor Bill Grimm
  3. ‘Makanan cinta’ untuk para pengungsi di Hong Kong
  4. Romo Carolus masuk ke Nusakambangan jelang eksekusi mati
  5. Kardinal Tagle berikan ‘hadiah’ untuk OMK yang menghadiri WYD
  6. Lilin seorang suster untuk Merry Utami yang akan dieksekusi mati
  7. Walikota Parepare resmikan gereja Katolik
  8. Kelompok Gereja berkampanye menentang eksekusi
  9. Karitas India bertemu membahas tantangan pendanaan
  10. Para delegasi OMK untuk WYD didesak berbagi iman dan cinta
  1. Benar kata imam Abdelatif Hmitou, karena jelas didengar dan mudah dimenterti sia...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-30 13:31:58
  2. Lebih sedikit hukuman mati lebih baik,...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-29 10:33:31
  3. Susah untuk diungkapkan. Ini nampaknya noda satu satunya(?)di pemerintahan Jokow...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-28 21:28:59
  4. Semoga berhasil ditiadakan.....
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 19:50:21
  5. Pengawasan dana desa?? Bukannya itu urusan pemerintah?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 17:08:38
  6. Jangan kareta kesalahan satu orang, ratusan orang dikorbankan. Kalau memang yang...
    Said brian on 2016-07-25 11:16:27
  7. Hanya Mao Ze Dong yang mereka idolakan... tidak ada yang lebih baik... Buat kita...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-15 10:18:37
  8. Motornya jenis matic, pengendaranya jenis apa ya?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-08 09:37:42
  9. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  10. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
UCAN India Books Online