UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Gereja Katolik menyuarakan keprihatinan terkait meningkatnya ketegangan di Korea

11/04/2013

Gereja Katolik menyuarakan keprihatinan terkait meningkatnya ketegangan di Korea thumbnail

 

Para pejabat Gereja menyuarakan kekhawatiran mereka terkait meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea dan mendesak umat berdoa bagi perdamaian dalam menghadapi ancaman perang meningkat dari Korea Utara (Korut).

“Situasi sekarang mendesak. Ketegangan Korea Utara dan Korea Selatan (Korsel) telah meningkat. Kita perlu menenangkan situasi,” kata Pastor Timothy Lee Eun-hyung, sekretaris Komite Rekonsiliasi Rakyat Korea dari Konferensi Waligereja Korea.

Ia berbicara hal itu di tengah laporan Korut sedang mempersiapkan uji coba rudal jarak menengah.

“Tahun ini adalah peringatan 60 tahun gencatan senjata Perang Korea [1950-1953] yang seharusnya diganti dengan perjanjian damai. Namun, kami sekarang merasa khawatir tentang sebuah perang lain,” katanya kepada ucanews.com pada Selasa.

“Sekarang adalah waktu untuk berdoa bagi perdamaian. Perang akan menghancurkan dua Korea,” tambahnya.

Gencatan senjata tahun 1953 mengakhiri pertempuran Perang Korea, tetapi meninggalkan kedua Korea secara teknis masih berperang. Saat ini, lebih dari satu juta tentara saling berhadapan di zona perbatasan yang memisahkan kedua negara.

Namun, ketegangan dan retorika telah meningkat sejak PBB memberikan sanksi kepada Korut menyusul uji nuklir ketiga pada Februari. Korut bereaksi dengan mengabaikan gencatan senjata tahun 1953 dan telah mengancam serangan nuklir terhadap AS dan Korsel.

Pekan ini, Korut menghentikan operasi dari zona ekonomi Kaesong yang dikelola bersama-sama, secara efektif memotong hubungan ekonomi antara kedua tetangga. Pyongyang juga memperingatkan pekerja asing dan wisatawan untuk meninggalkan Korsel.

Namun, para analis percaya, ancaman terbaru merupakan upaya lain Korut untuk memenangkan konsesi-konsesi dari masyarakat internasional.

Profesor Paul Yoo Ho-yeol, pakar Korea Utara dari Universitas Korea, mengatakan ancaman tersebut merupakan usaha Korut untuk memelihara senjata nuklirnya dan mendorong turunnnya sanksi internasional.

“Korea Utara menggunakan taktik lama yang sama mengeluarkan ancaman untuk mendapatkan apa yang diinginkannya,” katanya kemarin.

Sumber: Church voices concern at growing Korean tensions

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus Fransiskus doakan korban gempa di Aceh
  2. Renungan Hari Minggu Adven III/A bersama Pastor Bill Grimm
  3. Presiden Jokowi: Indonesia adalah rumah bagi kemajemukan
  4. Kongres Katolik yang dikelola negara Tiongkok dijadwalkan setelah Natal
  5. Rumah sakit Gereja berjuang mengatasi ketakutan warga tentang HIV
  6. Uskup tolak distribusi kondom di sekolah
  7. Organisasi mahasiswa lintas agama serukan kemajemukan NKRI
  8. Potret kehidupan dua pelajar SD di Indonesia
  9. Pemerintah Timor Leste dikritik ‘mengabaikan kaum difabel’
  10. KWI dan PGI desak pemerintah moratorium hukuman mati
  1. Merepotkan banyak pejabat... lain kali ditangani dan dilawan sendiri saja sebelu...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 10:20:27
  2. Setiap kali membaca ttg hukuman mati, ingat Mary Jane.. Untuk orang yang tidak b...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 09:33:17
  3. Aku ingin kuliah di Vietnam .aku tertarik dng negara itu .aktivitas ya tidak bed...
    Said Roby.chandra on 2016-12-06 23:11:33
  4. Alkitab bahasa kanayant...
    Said Dolina on 2016-12-04 20:38:14
  5. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  6. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  7. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  8. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  9. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  10. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
UCAN India Books Online