UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Para pemimpin agama desak Kerry ke Korea Utara

11/04/2013

Para pemimpin agama  desak Kerry ke Korea Utara thumbnail

 

Para pemimpin sipil dan agama di Korea Selatan (Korsel) telah mendesak Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry mengunjungi Korea Utara (Korut) sebagai langkah untuk memecahkan  krisis di Semenanjung Korea, setelah ancaman aksi militer dari Korea Utara.

Selama konferensi pers hari ini di Fransiscan Center di Seoul, perwakilan dari 44 kelompok sipil dan agama  mendesak dialog antara pemerintah Korut dan Korsel.

Upaya pemerintah Korsel dan AS untuk dialog “bisa dijadikan sebagai momentum untuk memecahkan krisis,” kata mereka.

Kerry akan mengunjungi Korsel besok sebelum ke Cina pada hari Sabtu.

Para peserta konferensi pers itu juga mendesak Korut untuk mengadakan dialog, bukan dengan provokasi militer.

“Pemerintah Korea Selatan pertama-tama harus mengusulkan dialog dengan pemerintah Korea Utara,” kata Chung Hyun-back, wakil bersama dari Solidaritas Rakyat untuk Demokrasi Partisipatif.

“Pemerintah Korea Utara harus mengadakan dialog dengan pengusaha Korea Selatan di kompleks Kaesong,” katanya.

Pada Senin, Korut menghentikan pengiriman pekerja ke  Kaesong, secara efektif menghentikan operasinya. Hal ini juga memperingatkan asing untuk mengevakuasi warga negaranya dari Korsel demi keselamatan mereka.

Korut juga telah memperingatkan warga Korea Selatan di Kaesong dan diplomat asing di Pyongyang untuk meninggalkan Korut sebelum 10 April.

Pada awal April, Korut mengancam melakukan serangan terhadap AS dengan rudal jarak jauh, dalam menanggapi sanksi PBB dan latihan militer bersama antara Amerika Serikat dan Korsel.

Saling ancaman militer dan permusuhan telah meningkat sejak peluncuran roket Korea Utara pada Desember lalu, kata peserta dalam konferensi pers itu.

Sejak tahun 2006, PBB telah melarang Korut terhadap setiap peluncuran rudal balistik dan pengembangan bom nuklir.

Pastor Luke Ahn Chung-suk, penasihat Asosiasi Imam Katolik untuk Keadilan, mengatakan kepada ucanews.com di sela-sela konferensi pers itu bahwa “korban terbesar dari setiap konfrontasi militer atau permusuhan adalah 70 juta warga Korut  dan Korsel.”

Sumber: Leaders ask Kerry to go to N. Korea

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  2. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  3. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  4. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  5. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  6. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  7. Indahnya arsitektur berbagai rumah ibadah di Medan
  8. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  9. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  10. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  1. Indahnya arsitektur berbagai rumah ibadah di Medan
  2. Penutupan sekolah yang dikelola Gereja di Bangladesh menimbulkan pertanyaan
  3. Keluarga dan diplomat ajukan PK terakhir untuk menyelamatkan terpidana mati kasus narkoba
  4. NIIS dan Janji Surga
  5. Gereja Armenia memberikan gelar orang kudus korban genosida
  6. Renungan Hari Minggu Paskah IV bersama Pastor Bill Grimm
  7. RUU kontroversial Myanmar akan berdampak buruk bagi perempuan dan minoritas
  8. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  9. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  10. Asia-Afrika nyatakan perang terhadap narkoba
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online