UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Paus Fransiskus ingatkan tentang bahaya gosip

11/04/2013

Paus Fransiskus ingatkan tentang bahaya gosip thumbnail

 

Umat Kristen perlu mengedepankan nilai kelemahlembutan, terutama ketika mereka tergoda untuk berbicara hal-hal buruk termasuk gosip tentang orang lain, kata Paus Fransiskus selama Misa pagi pada Selasa.

Gosip merupakan godaan yang datang “dari Si Jahat yang tidak ingin Roh untuk tinggal di antara kita, yang memberikan ketenangan, kelemahlembutan kepada kita,” kata Paus.

Bergabung bersama Paus Fransiskus dalam Misa itu, yang diadakan di Domus Sanctae Marthae adalah anggota staf pelayanan kesehatan dan staf departemen negara Vatikan.

Homili singkat Paus Fransiskus fokus pada bacaan pertama, yang diambil dari Kisah Para Rasul, yang menggambarkan para anggota komunitas Kristen perdana sebagai “satu hati dan satu pikiran.”

Umat Katolik dewasa ini hendaknya berusaha menjadikan model hubungan mereka sesuai dengan umat Kristen perdana tersebut, yang benar-benar pengalaman hidup mereka telah menerima hidup baru melalui baptisan, kata Paus Fransiskus.

Kehidupan baru yang ditawarkan melalui baptisan adalah sesuatu yang umat Kristen harus mengembangkannya, meskipun hal itu “tergantung pada Roh”.

Kehidupan baru umat Kristen perdana diungkapkan dalam “kesatuan, kerukunan dan kasih sayang,” katanya, seperti dilansir Radio Vatikan.

Dia mengatakan sikap kelemahlembutan merupakan kunci bagi kehidupan yang harmonis, dan “agaknya orang telah melupakannya.”

Sikap kelemahlembutan, katanya, memiliki “banyak musuh” dan yang pertama adalah gosip. “Ketika seseorang lebih suka bergosip, bergosip tentang orang lain, itu seperti mengantam orang lain. Ini adalah normal, itu terjadi pada semua orang, termasuk saya, itu adalah godaan dari Iblis.”

Perjuangan melawan obrolan berbahaya termasuk gosip, katanya, adalah sesuatu yang terus menaburkan ketegangan di paroki-paroki, keluarga-keluarga, lingkungan dan di kalangan teman-teman.

“Tapi, ini bukan kehidupan baru” yang dijanjikan oleh baptisan, karena ketika Roh Kudus turun, “maka lahirlah kehidupan baru dalam diri kita. Roh itulah yang membuat kita bersikap lemah lembut,” jelas Paus Fransiskus.

Sumber: Pope speaks out on the dangers of gossip

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. UU baru untuk LSM di Tiongkok timbul masalah bagi kelompok Kristen
  2. Seorang uskup diculik dan dipukul
  3. Pemimpin lintas agama berjanji memerangi ekstremisme demi kerukunan
  4. Paus menerima sejumlah pastor paroki dari Tiongkok
  5. RIP: Uskup Pangkalpinang wafat
  6. Renungan Hari Minggu Paskah VI/C bersama Pastor Bill Grimm
  7. Berbagai kelompok Gereja Filipina takut kebangkitan Marcos
  8. Umat Katolik menanggapi ensiklik Paus Fransiskus tentang lingkungan
  9. Tiongkok memiliki 112 uskup, 99 masih aktif
  10. Menag: pendiri Indonesia bijak rajut keragaman
  1. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  2. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  3. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  4. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
  5. Semua orang harus waspada... Siapa yang dapat dipercaya...tetapi ini mungkin p...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-21 12:03:46
  6. Allah seperti apa yg mereka sembah sehingga seseorg yg lemah didemo besar besara...
    Said Eduardus on 2016-04-19 15:54:23
  7. Boleh saja menyumbang, dimana banyak orang tidak suka melihat adanya gereja... T...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 13:19:59
  8. Ratusan orang bersatu untuk membunuh SATU orang lemah... Dan belum terbukti bers...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 11:11:04
  9. Kata Jimmy Akin apologist Katolik (Catholic Answers), berdoa rosario adalah berd...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 10:53:25
  10. Membuat manusia semakin kejam. Penonton sepertinya menikmati menyaksikan hukuman...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-14 12:21:12
UCAN India Books Online