Tak ada petugas kesehatan, 61 warga Papua meninggal akibat sakit

11/04/2013

Tak ada petugas kesehatan, 61 warga Papua meninggal akibat sakit thumbnail

 

Seorang imam Katolik di Papua melaporkan sebanyak 61 warga Papua meninggal akibat sakit dan tidak ada petugas kesehatan untuk mengobati pasien.

“Ada sekitar 61 orang meninggal diserang penyakit dalam dua bulan terakhir di Distrik Samenage, Kabupaten Yahukimo. Jauhnya akses kesehatan menyebabkan warga tak tertolong. Walapun ada Puskesmas pembantu, tapi  petugasnya tidak ada. Ini mengakibatkan  masyarakat kesulitan mencari pengobatan,” kata Pastor John Djonga,yang kini bertugas  di  Gereja Katolik di Wamena, kepada Suara Pembaruan, Rabu  (10/4) pagi.

Ia mengatakan, data tersebut sudah dilaporkan kepada Uskup Jayapura, Mgr Leo Laba Ladjar OFM.

“Enam puluh satu warga tersebut didata secara lengkap dan rata-rata korban meninggal karena sakit yang dideritanya dan tak terobati karena tak ada petugas kesehatan. Mulai dari serangan penyakit di bagian perut , sakit kronis yang tak dapat ditangani puskesmas. Di Tambrauw, penyakit  sudah banyak merenggut warga, kini terjadi lagi di Yahukimo. Dan seharusnya menjadi perhatian pemerintah memprioritaskan kesehatan masyarakat,” tegas Pastor John Djonga.

Pastor John Djonga mengatakan, selama melakukan kunjungan  pastoral ke daerah tersebut, kejadian itu terjadi dari bulan   Januari-Maret. Masalah ini, kata imam itu, sudah dilaporkan kepada Bupati Yahukimo Ones Pahabol.

“Minggu lalu, saya sudah dua kali  kirim SMS kepada bupati mengenai permasalahan ini,  namun bupati  tidak membalasnya,” ujarnya yang mengaku selama kurun waktu 10 tahun, bupati  belum pernah ke kampung tersebut.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  2. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  3. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  4. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  5. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  6. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  7. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  8. Komnas HAM: Ada yang ingin rekonsiliasi, ada yang tidak
  9. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  10. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  1. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  2. Kelompok ekumenis menyerukan dimulainya kembali pembicaraan dengan pemberontak
  3. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  4. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  5. Komnas HAM: Ada yang ingin rekonsiliasi, ada yang tidak
  6. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  7. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  8. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  9. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  10. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online