UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Artis graffiti, bintang pop dan kardinal akan berbicara pada acara Vatikan

18/04/2013

Artis graffiti, bintang pop dan kardinal akan berbicara pada acara  Vatikan thumbnail

 

Seorang artis graffiti Muslim ingin menyerahkan kepada Paus Fransiskus salah satu karya seninya, seorang pemain basket NBA bercita-cita untuk bermain dengan tim Garda Swiss. Ini hanya dua contoh sekelompok pembicara yang diundang untuk mengambil bagian dalam acara TEDxViadellaConciliazione pada 19 April besok di Vatikan.

Dewan Kepausan untuk Kebudayaan Vatikan telah mendukung inisiatif dari sekelompok akademisi awam  di Roma untuk mengadakan forum  TEDx ini terkait masalah Kebebasan Beragama.

Acara ini sudah merupakan fenomena global karena komitmennya dengan “ide-ide yang pantas untuk disebarkan,” secara online melalui TED.com yang mendapat perhatian di Italia dan negara-negara Eropa lainnya agar bisa menyelenggarakan acara TEDx serupa secara lokal.

Para pembicara berasal dari semua lapisan masyarakat dan berbagai profesi. Mereka diundang di acara TED sebagai pembicara dengan durasi 18 menit atau kurang.

Salah satu penyelenggara TEDxViadellaConciliazione, Giovanna Abbiati, mengatakan Gianfranco Kardinal Ravasi, Ketua Dewan Kepausan untuk Kebudayaan, akan membuka konferensi yang berlangsung sehari penuh.

Dia menjelaskan alasan para pembicara tersebut dipilih:

“Pada awalnya, kami benar-benar menjelajahi bumi,” katanya, mencari orang yang tepat untuk menjadi pembicara pada konferensi ini: “Dari Meksiko hingga Cina, dari Nigeria hingga Serbia … (mencari)  orang yang memiliki pengalaman nyata tentang kebebasan beragama.”

Penyelenggara berharap untuk menghadirkan individu-individu, beberapa dari mereka pemimpin agama, tetapi kebanyakan orang-orang yang membawakan kisah pribadi dapat menjadi sumber inspirasi bagi orang lain.

“Mereka adalah orang-orang yang memiliki pengalaman hidup – dari Kardinal hingga seorang penyanyi pop, misalnya, Gloria Estefan … dari Kuba. Meskipun dia tinggal di Amerika Serikat, banyak orang mengeahui Gloria, tapi dia memiliki cerita dan kenangan tentang kehidupan di Kuba tanpa kebebasan beragama.”

Pembicara lain, pemain basket NBA, Vlade Divac. Dia “adalah seorang hebat bersama Magic Johnson”. Abbiati mengatakan ia “memiliki cerita yang luar biasa” tentang negaranya Serbia di mana ia dan temannya dari Kroasia pernah dilatih bersama sebagai pemain basket.

Persahabatan berantakan dengan pecahnya perang Balkan tahun 1990, membuat Serbia (Ortodoks) melawan Kroasia (Katolik) dan juga tetangga Bosnia (Muslim). Upaya Divac untuk membangun persahabatan hancur ketika temannya meninggal dalam kecelakaan mobil.

Divac kemudian berhasil membuat sebuah video dokumenter yang disebut “Once Brothers“, yang kemudian diunggah di YouTube, untuk mengisahkan kebencian dan konflik serta dampak terhadap hubungan manusia.

Abbiati memilih arsitek Daniel Libeskind  karena ia akan berbicara tentang kebebasan beragama di acara tersebut. Libeskind, katanya, adalah salah satu dari beberapa anggota keluarga Yahudi yang merasa cukup beruntung melarikan diri dalam peristiwa Holocaust.

Dia akan menjelaskan kepada “kita bahwa kebebasan beragama sangat penting.”

Sumber: Graffiti artist, pop star and cardinal to speak at Vatican event

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Seorang calon imam dianiaya, seminari tinggi diserang
  2. PID: Wadah pemuda lintas agama menyatukan perbedaan
  3. Gereja minta Jokowi ungkap kelompok garis keras yang kacaukan Papua
  4. Empat orang Asia masuk Komisi Teologi Internasional
  5. Penyerang sebuah kelompok doa Rosario di Sleman dituntut empat bulan penjara
  6. Universitas Yesuit di Asia-Pasifik bahas peran mereka dalam bidang keadilan sosial
  7. Menag: Pemaksaan kehendak salahi etika Islam
  8. Ancaman ISIS membuat para uskup Filipina gugup
  9. Kebebasan beragama dinilai jadi persoalan serius buat Jokowi
  10. Pilkada lewat DPRD, Indonesia dinilai bisa lebih rusak dari ORBA
  1. Penyerang sebuah kelompok doa Rosario di Sleman dituntut empat bulan penjara
  2. Universitas Yesuit di Asia-Pasifik bahas peran mereka dalam bidang keadilan sosial
  3. PID: Wadah pemuda lintas agama menyatukan perbedaan
  4. Kebebasan beragama dinilai jadi persoalan serius buat Jokowi
  5. Vatikan: Hari Komunikasi Sedunia 2015 fokus pada keluarga
  6. Qanun Jinayat disahkan, warga non Muslim cemas
  7. Paus Emeritus Benediktus XVI disebut kakek dari semua kakek
  8. Sambil berdemontrasi demi pro demokrasi, para mahasiswa Kristiani menyalurkan makanan
  9. Minoritas agama menuntut pemerintah bertindak tegas terkait kampanye kebencian
  10. Menerapkan Revolusi Mental
  1. Hendaknya banyak paroki di wilayah keuskupan-keuskupan meniru hal yang baik yang...
    Said pandenaker simanjuntak on 2014-09-23 09:39:00
  2. Tujuan Paus mungkin yang terpenting adalah bahwa orang tidak dijauhkan dari Sakr...
    Said on 2014-09-21 06:16:00
  3. Puji Tuhan, kalau ada titik terang dari Pak Mengeri Agama yang baru.. Terkabull...
    Said on 2014-09-19 11:42:00
  4. Mantap... hidup santo paulus... Dari muka semua guru, yg kukenal banget itu pak...
    Said Ria on 2014-09-17 22:11:00
  5. KWI sudah mengeluarkan pernyataan resmi menolak PP tersebut. Berarti Ibu Menteri...
    Said chris on 2014-09-13 19:50:00
  6. Bravo... sudah didaftar untuk hak paten? Mau dengar lebih lanjut kalau sudah ad...
    Said on 2014-09-12 07:20:00
  7. Hukuman pilihan...atau nilai emasnya itu... baru tahu ini.. Kalau diberi kesemp...
    Said on 2014-09-12 07:03:00
  8. K-13: guru yang sudah mendapat pelatihan pun msh tetap bingung. Sekarang buku pe...
    Said Lakestra on 2014-09-08 13:49:00
  9. apapun argumennya, masalah patung itu suda beda sejak dulu, tidak heran.......
    Said tri siwi ibar santoso on 2014-09-08 13:13:00
  10. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
UCAN India Books Online