UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Pesan damai seorang anak Katolik yang tewas dalam ledakan bom

18/04/2013

Pesan damai seorang anak Katolik yang tewas dalam ledakan bom thumbnail

 

Nabi Yesaya memiliki visi perdamaian: “Serigala akan tinggal bersama domba  dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya.” (Yesaya 11 : 6)

Awal pekan ini, seorang anak berusia 8 tahun bernama Martin Richard, tewas dalam serangan bom di Boston. Seorang teman gurunya mengunggah sebuah foto Martin untuk mendorong negara itu, mengajar perdamaian.

Kehidupan Martin sungguh kejam karena ia harus tewas di usianya yang masih belia, dan ibu serta adiknya selamat, namun terluka parah. Hati kami sedih untuk keluarga ini yang telah mengalami kehilangan.

Kata-kata Martin – “Tidak ada lagi orang-orang yang terluka. Perdamaian” – telah mengubah pikiran sebuah bangsa untuk perdamaian, memahami perdamaian, membangun perdamaian, hidup menuju perdamaian dalam menghadapi kekejaman yang tak terkatakan.

“Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk  di seluruh gunung-Ku  yang kudus, sebab seluruh bumi  penuh dengan pengenalan  akan Tuhan, seperti air laut yang menutupi dasarnya,” demikian Yesaya (11:09).

Ini menakjubkan dan memilukan hati bahwa kebijaksanaan datang melalui kata-kata dari anak ini, mengajar sebuah bangsa tentang perdamaian.

Martin mengajarkan perdamaian. Perdamaian berarti tidak melukai orang. Perdamaian berarti tidak ingin melakukan kambing hitam,  dan cara untuk melampiaskan amarah kita agar dipertimbangkan.

Jika Anda menghormati anak kecil ini, hidup ini sangat singkat dan luar biasa penting, luangkan waktu dan membiarkan kata-katanya mengajarkan Anda.

Tentu saja, kita perlu mencari siapa yang melakukan aksi ini, dan kita harus menuntut mereka sesuai hukum.

Tapi kali ini, marilah kita mendengarkan Martin dan tidak menyerah pada dorongan untuk membalas dendam.

“Perdamaian tidak melukai orang”.

Sumber: Message of peace from Catholic boy who died in bomb blast

  • Yulius Siantar Man

    Manusia tak sanggup melawan lusifer di dunia ini. Hanya Tuhan yang sanggup. Silahkan borgol para lusifer yang ada di dunia ini, campakkan ke neraka abadi. Yang menolak Tuhan itulah para lusifer dan mereka yang menghina Tuhan merekalah yang pantas dibuang ke api neraka. Tuhan tidak akan diam, keadilanNya akan datang, dan dunia akan bertekuk lutut melihat kekuasaanNya. Keep your faith. Jesus is my savior.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  2. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  3. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  4. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  5. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  6. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  7. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  8. Para uskup Filipina minta KWI membantu Mary Jane
  9. Ribuan umat Katolik Medan doakan kelancaran KAA
  10. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  1. Keluarga dan diplomat ajukan PK terakhir untuk menyelamatkan terpidana mati kasus narkoba
  2. NIIS dan Janji Surga
  3. Gereja Armenia memberikan gelar orang kudus korban genosida
  4. Renungan Hari Minggu Paskah IV bersama Pastor Bill Grimm
  5. RUU kontroversial Myanmar akan berdampak buruk bagi perempuan dan minoritas
  6. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  7. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  8. Asia-Afrika nyatakan perang terhadap narkoba
  9. Jaksa agung diminta sidik pelanggaran HAM berat
  10. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online