UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Kemnakertrans akan tarik 11.000 pekerja anak tahun 2013

19/04/2013

Kemnakertrans akan tarik 11.000 pekerja anak tahun 2013 thumbnail

Seorang anak pemulung mencari barang bekas di sekitar Bundaran HI, Jakarta

 

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) menargetkan menarik sebanyak 11.000 pekerja anak dari seluruh Indonesia untuk kembali belajar di sekolah tahun 2013.

Program itu akan menjangkau 21 provinsi dan 90 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dengan mengerahkan 503 orang pendamping di 366 rumah singgah.

“Program penarikan pekerja anak ini dilaksanakan dengan tujuan agar anak-anak Indonesia dapat mengembangkan kesempatan belajar di sekolah dan terbebaskan dari berbagai bentuk pekerjaan terburuk,” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, dalam siaran persnya, Rabu (17/4), seperti dilansir suarapembaruan.com.

Ia mengatakan, provinsi Jawa Barat menjadi target terbesar penarikan pekerja anak dengan jumlah total sebanyak 2.160 orang, disusul Provinsi Jawa Timur sebanyak 2.040 orang, dan urutan ketiga adalah Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah pekerja anak sebanyak 1.650 orang.

Kegiatan pengurangan pekerja anak yang dilakukan pemerintah ini untuk Mendukung Program Keluarga Harapan (PPA-PKH). Kegiatan ini diarahkan dengan sasaran utama anak bekerja dan putus sekolah yang berasal Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan berusia 7- 15 tahun.

Semenjak program pekerja anak ini digulirkan tahun 2008 sampai tahun 2012, sebanyak 21.963 anak yang berhasil diangkat ditarik, dengan rincian 4. 853 anak tahun 2008 dan tahun 2009 tidak ada kegiatan, 3.000 anak tahun 2010 , 3.360 anak tahun 2011, dan 10.750 anak tahun 2012.

“Prioritas program ini diarahkan untuk dapat mempercepat proses penarikan para pekerja anak terutama dari pekerjaan-pekerjaan terburuk dan berbahaya seperti perbudakan, pelacuran, pornografi, dan perjudian, pelibatan pada narkoba, dan pekerjaan berbahaya lainnya, kata Muhaimin.

Para pekerja anak tersebut bakal ditarik dari tempat mereka bekerja dan ditempatkan di sementara di rumah singgah untuk menjalani program pendampingan khusus selama 1 bulan. Setelah itu mereka akan disekolahkan untuk belajar di pendidikan formal SD/SMP/SMA, madrasah dan pesantren ataupun kelompok belajar paket A, Bdan C.

Foto: kompas




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Para mantan pastor di India meluncurkan ‘layanan sewa pastor’
  2. Catat! PKS janji akan membangun sebuah gereja di Flores
  3. Untuk mencegah terorisme, BNPT perkuat ‘Pesantren Bersinar’
  4. Kisah mantan teroris yang kini menjadi penabur damai
  5. Katolik Bangladesh refleksi tantangan kehidupan keluarga
  6. Presiden Filipina mempertanyakan keberadaan Tuhan
  7. Uskup Maumere mengundurkan diri
  8. Uskup ’bawah tanah’ dipindahkan lagi ke wilayah terpencil
  9. Gereja Pasifik tetap dukung Papua kembali ke keluarga Melanesia
  10. Aktivis Filipina mengutuk pembunuhan pemimpin kelompok petani
  1. Sayang, dari sisi iman dia bukan tipe yang patut disegani. Dia memilih menjadi m...
    Said St.S.Tartono on 2016-09-29 08:56:46
  2. Nampaknya penduduk di Kalimantan lebih toleran......
    Said Jenny Marisa on 2016-09-23 09:07:47
  3. Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekar...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-16 16:28:43
  4. Untuk mencegah umat di keuskupan mati karenanya, harus dipasang poster yang jela...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-13 13:45:12
  5. Semua aparat pemerintah daerah dan TNI POLRI di negri ini kehilangan tenaga..?...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:14:00
  6. Semua aparat pemerintah daerah,TNI POLRI yang bertugas di negri ini, kehilangan ...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:08:57
  7. Mengapa perempuan dibenci dan diperlakukan dengan kejam... Apakah laki laki itu ...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-12 12:16:03
  8. hebatttt sr Nia saudariku.....
    Said holiq on 2016-09-10 23:47:46
  9. Soal menghukum orang bukan urusan saya, tetapi toh tidak dapat diam saja. Menir...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-09 20:01:47
  10. Profisiat Mgr.... Semoga Tuhan sentiasa menaungi dan melindungi Bapa Uskup dalam...
    Said Permata on 2016-09-04 17:51:22
UCAN India Books Online