UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Negara dinilai gagal melindungi perempuan

19/04/2013

Negara dinilai gagal melindungi perempuan thumbnail

Ilustrasi

 

Kasus kekerasan seksual dan pemerkosaan terhadap perempuan  mengalami peningkatan tiap tahunnya.

Berdasarkan catatan Komnas Perempuan, tahun 2012 angka kekerasan seksual terhadap perempuan mencapai 216.156 kasus. Dan sejak Januari 2013 hingga saat ini, jumlah kasus perkosaan mencapai 42 kasus.

Tingginya angka pemerkosaan tersebut, menurut Koordinator Perempuan Mahardika, Mutiara Ika Pertiwi, sebagai kondisi darurat bagi perempuan. Akibat kondisi seperti itu membuat banyak perempuan merasa tidak aman baik di rumah sendiri, di angkutan kota, pasar, jalanan, dan dimanapun.

Terlebih, lanjut Ika, jelang momen Hari Kartini yang jatuh pada 21 April mendatang dan kerap mengusung emansipasi perempuan, nyatanya masih banyak kasus kekerasan terhadap perempuan itu sendiri. Dia menilai pemerintah telah gagal melindungi perempuan.

“Angka pemerkosaan tinggi, negara gagal melindungi perempuan,” tegas Ika dalam jumpa pers di Kantor KontraS, Jakarta, Jumat (19/4/2013), seperti dilansir okezone.com.

Lebih lanjut, Ika mengatakan respons pemerintah atas kondisi darurat ini tidak serius. Dia mencontohkan bagaimana lemahnya penegakan hukum oleh aparat kepolisian dalam mengusut kasus pemerkosaan terhadap perempuan. Penyidik kepolisian cenderung menyalahkan perempuan atas terjadinya pemerkosaan tersebut.

Selain itu, lanjutnya, banyak kasus pemerkosaan yang tidak berjalan ditingkat penyidikan kepolisian. “Banyak kasus perkosaan tak terselesaikan di kepolisian. Bahkan perempuan dianggap yang salah, akhirnya pengurangan hukuman terhadap pelaku,” katanya.

Kendati pemerintah telah memiliki lembaga khusus yang menangani kekerasan terhadap perempuan seperti Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak di Kepolisian, namun menurutnya kedua lembaga tersebut tak berjalan efektif.

“Yang kami amati belum berjalan maksimal karena persoalan utama masih kuatnya perempuan sebagai objek seksual,” tuturnya.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Menteri Anies kunjungi gereja di Ambon, pertama kali berdiri di mimbar gereja
  2. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  3. Mantan staf Karitas dan PBB di Jepang memilih jadi biarawati
  4. Tunawisma ditarik dari jalan-jalan, disembunyikan di penginapan mewah selama kunjungan Paus
  5. Uskup Agung Kuala Lumpur mengatakan kata 'Allah' masih digunakan dalam Misa
  6. Kemensos siapkan 700 pekerja sosial rehabilitasi korban narkoba
  7. Tiongkok akan melanjutkan pentahbisan uskup ilegal
  8. Romo Benny: Presiden bertindak tak sesuai Konstitusi
  9. Utusan Vatikan bertemu para pejabat Vietnam di Hanoi
  10. Jaringan Islam Liberal: Charlie Hebdo tidak anti-Islam
  1. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  2. Ratusan organisasi desak Myanmar mendrop RUU tentang agama, pernikahan yang kontroversial
  3. Kelompok HAM internasional soroti pelanggaran HAM di Indonesia
  4. Kelompok HAM: Tiongkok lakukan pelanggaran HAM luar biasa
  5. Kemiskinan kronis memicu pekerja anak
  6. Gereja kecam persembunyian orang miskin selama kunjungan Paus
  7. Semarang terbitkan Perda Perlindungan Perempuan dan PSK
  8. Kardinal Baldisseri turut berdebat tentang keluarga menjelang sinode
  9. Pengadilan Tiongkok menolak klaim pendeta terkait pelanggaran hak asasi
  10. Presiden Obama ingatkan India terkait kekerasan agama
  1. Boleh saja melarang jika di tempat publik, tetapi jaminlah kalau perayaan diadak...
    Said on 2015-01-14 07:48:00
  2. Saya selalu beranggapan bahwa kecelakaan tidak perlu terjadi... Bahwasanya terja...
    Said on 2015-01-14 07:44:00
  3. Alangkah indahnya nanti kalau ada pemimpin baik.. semoga terus demikian....
    Said on 2015-01-14 07:30:00
  4. Aceh lain sifatnya dari Indonesia pada umumnya.. Kita prihatin nasib perempuan t...
    Said on 2015-01-14 07:17:00
  5. Mudah2an semacam ensiklik juga ditujukan untuk Indonesia, walaupun kaum Kristen-...
    Said on 2015-01-14 07:06:00
  6. Perjalanannya masih panjang di Aceh.....
    Said on 2015-01-09 05:46:00
  7. Baik sekali kalau dalam TNI tidak membedakan perayaan Nasrani - yang hadir semua...
    Said on 2015-01-09 05:44:00
  8. Like...
    Said Yohanes Seandy Sunjoko on 2014-12-21 10:11:00
  9. Mestinya yang mengajar, ya mengajar yang baik. Janganlah di khotbah pada waktu ...
    Said on 2014-12-18 07:06:00
  10. iya, iya, baiklah... tenaga dalam saja, jangan senjata. ..Banser kan artinya ba...
    Said on 2014-12-18 07:03:00
UCAN India Books Online