UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

75 persen buruh perempuan alami kekerasan seksual

22/04/2013

75 persen buruh perempuan alami kekerasan seksual thumbnail

Ilustrasi

 

Hingga kini, masih banyak tindak kejahatan seksual yang kerap diterima oleh para buruh wanita. Di Jakarta, terdapat sekitar 80.000 orang buruh. Sebanyak 90 persen dari angka tersebut merupakan buruh wanita dan 75 persen buruh wanita yang ada di Jakarta telah mengalami kekerasan seksual.

Dari catatan tahunan yang dikeluarkan oleh Komnas Perempuan tahun 2012, terdapat 216.156 kasus kekerasan seksual. Di antaranya diterima oleh buruh wanita sebanyak 2.521. Angka itu berdasar kepada buruh wanita yang melaporkan kejadian yang dialaminya.

Menurut Jumingsih, ketua komunitas buruh tingkat pabrik, kasus Pelecehan Seksual yang diterima oleh para buruh wanita sering kali diterima di dalam pabrik. Pelakunya pun bisa dari siapa saja, mulai dari atasan mereka, hingga teman buruh yang berjenis kelamin pria.

“Biasanya buruh diperkosa dengan ancaman tidak akan diperpanjang kontraknya. Ini sudah biasa dilakukan di pabrik di Jakarta Utara,” ujarnya di kantor Kontras, Jakarta Pusat, Jumat belum lama ini seperti dilansir tribunnews.com.

Tidak hanya itu, menurut Jumingsih, para buruh juga kerap menjadi obyek Pelecehan Seksual di luar pabrik. Hal tersebut biasanya terjadi ketika para buruh itu pulang pada malam hari karena lembur.

“Pada saat pulang lebih jam 22.00, kami tidak disediakan transportasi yang aman sehingga pas pulang kena pemerkosaan,” katanya.

Jumingsih mengatakan, sebenarnya setiap ada kejadian pelecehan, mereka sudah melaporkan kepada polisi. Akan tetapi, masih banyak dari kasus-kasus ini yang tidak diselesaikan oleh pihak kepolisian. Hal ini menurut Jumingsih karena masih lemahnya hukum di Indonesia dalam tindak kasus pelecehan ini, apalagi jika korban pelecehan ini ialah seorang buruh.

“Di sini, kami bisa melihat adanya diskriminasi yang diterima kaum buruh wanita,” kata Jumingsih.

Sementara itu aktivis sosial dari Komite Aksi Perempuan, Dian Novita, mengatakan kejahatan seksual bisa menimpa siapa saja, begitu juga dengan pelakunya. “Korban ada pekerja kantoran, buruh, dan masih banyak lagi,” kata Dian dalam aksi di Bundaran Hotel Indonesia, Ahad, 21 April 2013, seperti dilansir Tempo.co.

Sementara dari pelaku, katanya, bisa berasal dari kalangan dunia pendidikan, politikus, dukun, bahkan pengusaha. Bentuk kekerasan atau pelecehannya beragam. “Mulai dari kata-kata hingga sentuhan pada bagian tubuh tertentu,” katanya.

Foto: Tempo

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Wapres: Masih banyak pemimpin yang "jual murah" surga
  2. KWI dukung gugatan nikah beda agama
  3. Kardinal Zen: Tiongkok tidak memahami 'niat baik' Paus Fransiskus
  4. Pesan Natal Bersama KWI-PGI Tahun 2014
  5. Paus Fransiskus: Tuhan Maha Pemaaf, alam tidak
  6. Paus Fransiskus adakan undian barang hadiah untuk menggalang dana bagi tunawisma
  7. Di Sri Lanka, seorang pastor pernah melindungi ribuan orang
  8. Menanti Komitmen JKW-JK Menuntaskan Kasus Tragedi Semanggi
  9. Gereja Katolik menandai 500 tahun di Myanmar
  10. Model pendidikan seminari dan pesantren cocok diterapkan di perbatasan
  1. Pemuda pro-demokrasi yang ditangkap polisi tulis surat terbuka kepada Paus Fransiskus
  2. Paus Fransiskus kecam ‘terorisme negara’ dan ‘sikap apatis’ Eropa
  3. 11 kampus bersatu lawan kekerasan seksual
  4. Toleransi Bukan Harmoni
  5. Pesan uskup agung Myanmar untuk ‘Tahun Yubileum’
  6. Indonesia-Australia sepakat akhiri kekerasan terhadap perempuan
  7. Paus bahas reformasi dengan para kepala departemen Vatikan
  8. Gereja Katolik Sri Lanka kecam penggunaan gambar Paus Fransiskus untuk kampanye pemilu
  9. Koalisi Masyarakat Sipil: Hentikan konflik TNI dan Polri
  10. KWI: Melarang nikah beda agama bentuk pelanggaran hak asasi
  1. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  2. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  3. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  4. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  5. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  6. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  7. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  8. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  9. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  10. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
UCAN India Books Online