UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Seruan Paus Fransiskus diharapkan berdampak pada perlindungan lingkungan

22/04/2013

Seruan Paus Fransiskus diharapkan berdampak pada perlindungan lingkungan thumbnail

 

Pada 22 April 2013, lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia akan ambil bagian dalam peringatan Hari Bumi ke-43. Hari Bumi merupakan acara tahunan yang diadakan di seluruh dunia untuk menunjukkan dukungan bagi perlindungan lingkungan.

Paus Fransiskus menyuarakan keprihatinannya terhadap lingkungan dalam homilinya yang pertama pada 19 Maret ketika ia dilantik.

“Saya ingin meminta semua orang yang memiliki tanggung jawab dalam kehidupan ekonomi, politik dan sosial, dan seluruh pria dan wanita yang memiliki kehendak baik, marilah kita menjadi pelindung ciptaan, pelindung rencana Allah yang nampak di alam, pelindung satu sama lain dan lingkungan”.

Tema global untuk Hari Bumi 2013 adalah “The Face of Climate Change”. Tema itu dipilih karena kebutuhan untuk menyoroti dampak perubahan iklim terhadap individu di seluruh dunia.

Organisasi yang mengkoordinasikan Hari Bumi adalah Earth Day Network (Jaringan Hari Bumi). Kelompok ini mengelola sebuah jaringan global yang luas tentang penyelenggaraan acara Hari Bumi.

Dalam sebuah proyek kreatif yang bertujuan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa perubahan iklim bukan masalah jarak jauh tapi masalah di sekitar Anda. Jaringan Hari Bumi mengumpulkan dan menampilkan gambar orang, hewan dan tempat-tempat yang terkena dampak langsung atau terancam oleh Perubahan Iklim.

Jaringan ini juga meminta orang-orang untuk menjadi “reporter iklim” dan mengirim gambar dan cerita-cerita mereka yang menunjukkan Wajah Perubahan Iklim.

“Jaringan Hari Bumi adalah sebuah organisasi yang lahir pada peringatan Hari Bumi pertama tahun 1970 ketika akibat dari polusi industri AS berada dalam situasi yang sangat gawat yang berdampak pada lingkungan.”

“Hari Bumi pertama menarik  minat banyak orang dalam melindungi bumi. Jaringan Hari Bumi diciptakan oleh pendiri Hari Bumi dan kami telah tumbuh sekarang menjadi koordinator global Hari Bumi. Kami berada di 192 negara, sekitar satu miliar orang berpartisipasi dalam Hari Bumi, termasuk pemerintah, kelompok-kelompok keagamaan, anak-anak sekolah, kelompok masyarakat dan organisasi lain yang berkomitmen dalam melindungi lingkungan”.

Rogers menjelaskan bahwa organisasi itu membuat tema setiap tahun, “tapi secara umum Jaringan Hari Bumi menyediakan materi pelatihan bagi para staf dukungan di 27.000 kelompok yang merupakan bagian dari jaringan kami”.

Organisasi ini telah berkembang, “sehingga setiap tahun kami menemukan semakin banyak orang berpartisipasi dalam Hari Bumi dengan berbagai cara termasuk  mengadakan kebersihan, terlibat dalam petisi, pertemuan, dan kami memiliki ribuan imam Katolik yang terlibat dalam homili tentang pentingnya melindungi bumi … ”

Rogers menjelaskan bahwa Jaringan Hari Bumi mengadakan kampanye global yang disebut “Satu miliar aksi hijau” yang merupakan upaya untuk mencapai satu miliar aksi individu untuk menunjukkan kepada para pemimpin global bahwa dunia benar-benar peduli melindungi bumi,  terutama perubahan iklim.

“Kami mencapai satu miliar aksi – beberapa dari mereka bersama dengan organisasi perusahaan, individu, organisasi keagamaan dan bersama-sama kami mengadakan satu miliar aksi dengan menanam pohon.”

Rogers mengatakan iman berbasis komunitas telah sangat membantu dalam melindungi lingkungan.

Wanita itu berbicara dengan harapan besar bahwa seruan Paus Fransiskus bisa berdampak untuk melindungi dunia dan ciptaan.

Sumber: Vatican Radio

 

  • topitukaki

    ckckckc….org bodoh yg koment ini

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  2. Jelang prosesi Jumat Agung di Larantuka, rumah warga jadi "home stay"
  3. 10 Pelajaran Dari Kesuksesan Singapura Bersama Lee Kuan Yew
  4. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  5. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  6. Ajaran membunuh di Buku Agama tak ada dalam Alquran, kata Syaffi Maarif
  7. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  8. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  9. Ratusan tunawisma diundang Vatikan untuk makan malam dan tour ke museum
  10. Menag: Nikah siri online merugikan perempuan
  1. Minggu Palma, Paus mengajak umat bersikap ‘rendah hati’
  2. Umat Katolik merayakan Minggu Palma dengan hikmat dan meriah
  3. Paus Fransiskus menyalami tunawisma saat kunjungan ke Kapel Sistina
  4. Rakyat Salvador pawai mengenang Uskup Agung Romero, ‘Santo Rakyat’
  5. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  6. Buku agama yang bolehkan pembunuhan masih beredar
  7. Setengah juta orang dukung petisi online membebaskan Asia Bibi
  8. Renungan Hari Minggu Palma bersama Pastor Bill Grimm
  9. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  10. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online