UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Sejumlah warga Muslim demo ke gereja Katolik Tambora

22/04/2013

Sejumlah warga Muslim demo ke gereja Katolik Tambora thumbnail

Warga memasang dua spanduk di depan Sekolah Bunda Hati Kudus, Tambora

 

Sejumlah warga Muslim Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat kemarin (21/4) melakukan aksi protes untuk menolak rencana pembangunan sebuah aula, yang mereka klaim untuk membangun sebuah gereja.

Rencananya, aula tersebut akan dibangun di atas lahan sekolah milik Yayasan Bunda Hati Kudus. Di dalam pelataran sekolah itu terdapat sebuah gereja yang selama ini digunakan oleh Paroki Damai Kristus untuk pelayanan Misa dan berbagai kegiatan lainnya.

Paroki yang didirikan tahun 1977 itu akan menggunakan aula tersebut untuk berbagai kegiatan pastoral.

Sejak rencana pembangunan aula itu dua tahun lalu warga Muslim setempat dan didukung oleh kelompok Islam radikal beberapa kali melakukan aksi protes karena menurut mereka untuk membangun gereja.

Pastor Kepala Paroki Damai Kristus Romo Mateus Widyolestari MSC menegaskan bahwa pihaknya akan membangun aula, bukan gereja.

Kemarin,  sekitar pukul 10.00 WIB, sejumlah warga Duri Selatan sudah memenuhi depan sekolah Bunda Hati Kudus yang terletak di jalan Duri Selatan V ini.

Mereka memasang dua buah spanduk di pagar sekolah tersebut, yang berisi tanda tangan warga yang menolak pembangunan tersebut.

Sementara itu sejumlah polisi dari Polres Metro Jakarta Barat berjaga-jaga di sekitar lokasi.

Sebelumnya dua pekan lalu, tepatnya 12 April, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) datang mendamaikan warga yang menolak rencana pembangunan aula  tersebut.

Jokowo meminta kedua pihak untuk menyelesaikan masalah yang terjadi dengan saling menghargai norma kepatutan.

“Saya ingin memberi masukan-masukan, terkait permasalahan yang ada di sini kalau semua persoalan bisa diselesaikan dengan baik-baik, dengan norma kepatutan, dan kesantunan,” ujar Jokowi.

Sementara itu, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Gubernur Jokowi akan mengumpulkan bahan-bahan dari lapangan. Mendengar keluhan warga sehingga permasalahan tersebut bisa diselesaikan.

“Saya kan harus pelajari bahan-bahannya. Saya turun ke lapangan kan mencari bahan sekaligus mencarikan solusi dari persoalan yang ada. Tapi, kalau nggak cepat diselesaikan, dicarikan sebuah solusi, nanti akan menjadi sebuah masalah,” tambah Jokowi.

Foto: kompas

  • hadrianus wardjito

    Rasa saya forum comments ini tidak cukup diminati. Mau beri comment, woih, mikir juga. Jangan-jangan cuma saya. Padahal masalahnya pelik dan sudah lama berjalan demikian ini.

  • bambang tjahjo

    Makanya. Gereja harus selalu mengajar dan memberi contoh kejujuran. Klo mau buat aula ya buat aula, jangan sampai main petak umpet. Klo mau buat gereja ya buat gereja, Tuhan pasti memberi jalan. Kekhawatiran ini mmg disebabkan banyaknya kejadian di masyarakat, dimana gereja-gereja kristen “memakai akal” petak umper, buat aula aja dulu, terus dijadikan gedung gereja.

  • NIKOLAUS

    yang bertindak itu pemerintah bukan masyarakat. Di republik ini kita jadi bingung, orang bangun rumah ibadah dan mau beribadah dilarang, didemo, dirusakin sementara lokalisasi menjamur dimana-mana didiamkan malah dipelihara. aneh dan lucu

  • NIKOLAUS

    yang bertindak itu pemerintah bukan masyarakat. Di republik ini kita jadi bingung, orang bangun rumah ibadah dan mau beribadah dilarang, didemo, dirusakin sementara lokalisasi menjamur dimana-mana didiamkan malah dipelihara. aneh dan lucu

  • ve

    Yang sabar yaa saudara2 ku. mari kita lihat israel,, ketika semua dunia membenci mereka. tetep gak bisa goyahh. separah apapun keras kepalanya, mereka tetap diberkati. seperti apapun perlakuan mereka, iman kita gak akan pernah goyah

  • ve

    Yang sabar yaa saudara2 ku. mari kita lihat israel,, ketika semua dunia membenci mereka. tetep gak bisa goyahh. separah apapun keras kepalanya, mereka tetap diberkati. seperti apapun perlakuan mereka, iman kita gak akan pernah goyah

  • Jenny Marisa

    Bagaimana kalau mereka tidak tahu, bahwa aula itu bisa serbaguna, termasuk pertemuan dan aneka acara antar-agama, mungkin juga bisa disewakan atau dipinjamkan… kalau ada banjir, juga sering bersedia menampung korban banjir atau korban apapun.. Misalnya: dinamakan ruang aneka guna, lebih jelas daripada “aula” yang bunyinya asing sekali (mungkin mereka pikir tempat judi atau hula hula dancing?) Biarlah kita yang lebih mengerti.. Disamping itu terima kasih kepada bapak Gubernur kita yang baik..

  • Yulius Siantar Man

    bagi saya, hanya orang bodoh yang suka protes, emang dasar bodoh. ngapai kita memelihara orang bodoh yang mulutnya bisa disumbat oleh pihak intolerant yang mengaku dirinya intelektual. Cape kita berdialog dengan orang bodoh, lebih baik menunggu banjir supaya mata orang-orang bodoh itu terbuka. orang bodoh berani protes??namnya orang bodoh… cape bangsa kita bangsa orang bodoh!!

  • http://www.facebook.com/recon.arman Recon Arman

    HAHAH ISRAEL JG NYERANG KRISTEN BODOOOO…

  • http://www.facebook.com/recon.arman Recon Arman

    kalau ada IMBnya hrsunya tdk boleh dilarang….

  • http://www.facebook.com/recon.arman Recon Arman

    wah anda sudah masuk ranah sara neh,,, apa beribadah pake band dan bertepuk tangan tdk membuat ribut…kalau masayarakat resah ya tanya pada pendetamu,,mungkin gerejax kurang “menyentuh” masayarat sekitar,,,atau lapor amerik di negaranya ….

  • http://www.facebook.com/recon.arman Recon Arman

    agamanya mungkin bagus,,orangx yg tdk baus,,, catat itu

  • http://www.facebook.com/recon.arman Recon Arman

    nah tugas pengurus gereja yg sosialisai sma masyarat setempat…. sharing gitu

  • anto

    saya berpikir…. knpa semua ini bisa terjadi?

  • aneh

    coba anda telaah pertanyaan Chill baik2, kenapa dilarang? knp membuat resah? terkadang orang hanya membela tapi tidak berfikir logis. misalkan dibangun gereja memang knp harus menyentuh masyarakat sekitar? memangnya ini Negara milik suatu agama tertentu? menyentuh malah semakin menambah masalah sepertinya, ya mungkin kurang menyentuh dengan duit? kalau anda resah dan bs jwb ya jgn salahkan pendetanya dong. karena anda sendiri tidak tahu apa yg membuat resah. silahkan anda cari tahu. tapi yg membuat resah bangsa ini sudah jelas yaitu ketidak toleransi-an antar umat beragama di Indonesia.

  • yanto saputrayo

    gampang jangan banyak pikir nanti stress he.he.he…., Yang pasti ini memang Tuhan mengijinkan hail ini terjadi dengan maksud Tuhan sendiri. Renungkanlah dan damailah hatimu.

  • Maria Jannet

    maaf mas sy agak kurang setuju dengan pendapat anda, bukannya sudah dikatakan sebelumnya bahwa yg dibangun itu merupakan sebuah aula, dalam sekolah-sekolah katolik biasanya memiliki multifungsi, bisa juga dijadikan sarana untuk beribadah, lagipula jika memiliki IMB mengapa harus dilarang?? toh tidak mengganggu ketenangan warga setempat karena itu bukan tempat maksiat kan, salam, GBU

  • Maria Jannet

    saya cuman ingin mengkoreksi kata-kata anda mas, semua agama itu bagus tidak ada agama yang mungkin bagus, karena semua agama mengajarkan tentang kebaikan, salam

  • Maria Jannet

    mereka memprotes?? yang membuat sy bingung apa alasannya toh tempat itu memiliki IMB kan?? lalu apa yang menjadi masalah dalam kasus ini?? saya berharap pemerintah khususnya pemerintah DKI Jakarta lebih tegas dan sigap dalam menyikapi masalah ini,

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Seorang calon imam dianiaya, seminari tinggi diserang
  2. Gereja minta Jokowi ungkap kelompok garis keras yang kacaukan Papua
  3. Empat orang Asia masuk Komisi Teologi Internasional
  4. Vatikan bentuk sebuah komisi untuk merampingkan prosedur pernikahan
  5. 'Pacem in Terris' menarik non-Katolik di Jepang
  6. Menag: Pemaksaan kehendak salahi etika Islam
  7. Jokowi: Konflik berlatar belakang agama bisa diselesaikan dengan pendekatan ke masyarakat
  8. Pilkada lewat DPRD, Indonesia dinilai bisa lebih rusak dari ORBA
  9. Paus Fransiskus tunjuk lebih banyak perempuan untuk Komisi Teologi Internasional
  10. Ancaman ISIS membuat para uskup Filipina gugup
  1. Vatikan: Hari Komunikasi Sedunia 2015 fokus pada keluarga
  2. Qanun Jinayat disahkan, warga non Muslim cemas
  3. Paus Emeritus Benediktus XVI disebut kakek dari semua kakek
  4. Sambil berdemontrasi demi pro demokrasi, para mahasiswa Kristiani menyalurkan makanan
  5. Minoritas agama menuntut pemerintah bertindak tegas terkait kampanye kebencian
  6. Menerapkan Revolusi Mental
  7. Pilkada lewat DPRD, Indonesia dinilai bisa lebih rusak dari ORBA
  8. Para uskup Korea luncurkan program 9 pekan menentang nuklir
  9. RUU Pilkada baru disahkan, Koalisi Masyarakat Sipil langsung ajukan Uji Materi ke MK
  10. Seorang calon imam dianiaya, seminari tinggi diserang
  1. Hendaknya banyak paroki di wilayah keuskupan-keuskupan meniru hal yang baik yang...
    Said pandenaker simanjuntak on 2014-09-23 09:39:00
  2. Tujuan Paus mungkin yang terpenting adalah bahwa orang tidak dijauhkan dari Sakr...
    Said on 2014-09-21 06:16:00
  3. Puji Tuhan, kalau ada titik terang dari Pak Mengeri Agama yang baru.. Terkabull...
    Said on 2014-09-19 11:42:00
  4. Mantap... hidup santo paulus... Dari muka semua guru, yg kukenal banget itu pak...
    Said Ria on 2014-09-17 22:11:00
  5. KWI sudah mengeluarkan pernyataan resmi menolak PP tersebut. Berarti Ibu Menteri...
    Said chris on 2014-09-13 19:50:00
  6. Bravo... sudah didaftar untuk hak paten? Mau dengar lebih lanjut kalau sudah ad...
    Said on 2014-09-12 07:20:00
  7. Hukuman pilihan...atau nilai emasnya itu... baru tahu ini.. Kalau diberi kesemp...
    Said on 2014-09-12 07:03:00
  8. K-13: guru yang sudah mendapat pelatihan pun msh tetap bingung. Sekarang buku pe...
    Said Lakestra on 2014-09-08 13:49:00
  9. apapun argumennya, masalah patung itu suda beda sejak dulu, tidak heran.......
    Said tri siwi ibar santoso on 2014-09-08 13:13:00
  10. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
UCAN India Books Online