UCAN Indonesia Catholic Church News

Umat Kristen berjuang pertahanan kebebasan beragama

22/04/2013

Umat Kristen berjuang pertahanan kebebasan beragama thumbnail

 

Umat Kristen Inggris akan mengajukan kasus hukum yang menonjol dengan berargumen bahwa agama mereka sedang terancam akibat “kejahatan pikiran”  pemerintah dan pengadilan.

Para aktivis akan mengirimkan surat ke Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) Eropa dalam upaya terakhir mereka untuk membatalkan keputusan yang menurut mereka telah membatasi kebebasan beragama bagi orang Kristen dan melarang mereka yang ingin mempraktekkan agama mereka secara publik.

Langkah ini dilakukan terkait kasus tiga orang Kristen yang kasusnya telah menjadi alasan pembatasan kepercayaan mereka di tempat publik.

Banding mereka kepada pengadilan HAM Eropa, Grand Chamber, akan membuka jalan bagi sebuah keputusan akhir terkait kasus kebebasan beragama, termasuk mengenakan salib dan berbicara tentang iman mereka di tempat kerja.

Shirley Chaplin, Gary McFarlane dan Lillian Ladele, semua kasus mereka ditolak di Pengadilan HAM Eropa di Strasbourg awal tahun ini.

Dalam kasus Nyonya Chaplin, seorang perawat Exeter yang dilarang memakai salib di tempat kerja, hakim Strasbourg memutuskan bahwa haknya untuk mengekspresikan imannya bisa dikesampingkan dengan alasan “kesehatan dan keselamatan”.

Surat terkait tiga kasus itu diserahkan pekan ini yang mengklaim pengadilan Inggris menerapkan standar ganda terhadap orang Kristen karena alasan “politis”, dan peraturan HAM telah digunakan untuk melarang kepercayaan yang telah berjalan selama ribuan tahun.

Sementara itu alasan kesehatan dan keselamatan yang “jelas tidak masuk akal” yang digunakan sebagai “tipu muslihat” untuk mencegah umat Kristen mengenakan salib, kata mereka.

Sebuah interpretasi peraturan berlebihan dan sepihak telah menghina hukum HAM itu sendiri dan membiarkan peradilan Inggris sendiri untuk “dicemooh”, kata mereka.

Pada Januari, majelis rendah dari pengadilan Strasbourg memutuskan mendukung Nadia Eweida, seorang petugas check-in British Airways  yang diberitahukan bahwa salib kecil yang dipakainya melanggar kebijakan seragam maskapai itu.

Sementara McFarlane juga dipecat. “Dia diberhentikan karena ‘pikiran’ dan ‘keyakinan agamanya’,” demikian argumen yang disiapkan atas nama Paulus Diamond, pengacara hak beragama, yang mewakili Tuan dan Nyonya McFarlane Chaplin.

“Kasus ini secara langsung menimbulkan pertanyaan hati nurani dan kejahatan pikiran,” kata surat itu, seraya menambahkan, Nyonya Chaplin adalah korban dari alasan kesehatan dan keselamatan yang “tidak berdasar”.

Mereka menambahkan: “Inggris memiliki rekor bagus tentang HAM, namun dalam beberapa tahun terakhir rekor ini telah menimbulkan kontras yang tajam karena sejumlah keputusan yang dibuat terhadap umat Kristen.”

Andrea Williams, direktur Pusat Hukum Kristen, yang mendukung Tuan dan Nyonya McFarlane Chaplin, mengatakan: “Kami melempar tantangan ini kepada David Cameron untuk memutuskan dan apakah ia mendukung kebebasan beragama atau tidak.”

“Ini adalah kasus di mana satu-satunya korban adalah orang-orang Kristen yang berusaha untuk menghidupi iman mereka di tempat kerja, tetapi dipecat akibat melakukannya.”

Sumber: Christians launch landmark defense of religious freedom

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kaus perkosaan di India jauh lebih tinggi dari data yang dilaporkan
  2. TV María akan menampilkan acara untuk anak-anak, orang muda
  3. Proses pembangunan Gereja Santa Clara dihentikan sementara
  4. Gua Maria Kerep Ambarawa jadi mercusuar iman bagi umat Katolik, Muslim
  5. Paus desak pengunjung di Vatikan mengenal Yesus dengan membaca Injil
  6. Komnas HAM: Polisi India gagal menangani penyelidikan pemerkosaan biarawati
  7. Uskup Timika kecam penembakan aparat TNI terhadap umatnya
  8. Tokoh agama: Pancasila Rumah Kita, perbedaan adalah rahmat
  9. Polisi didesak bertindak adil dalam penyelidikan terbakarnya gereja
  10. Presiden Filipina minta dukungan Gerakan Karismatik Katolik
  1. Warga masih trauma dan derita fisik akibat perang saudara selama 26 tahun
  2. Kaus perkosaan di India jauh lebih tinggi dari data yang dilaporkan
  3. Para uskup AS belajar isu migran di Malaysia
  4. TV María akan menampilkan acara untuk anak-anak, orang muda
  5. Uskup Timika kecam penembakan aparat TNI terhadap umatnya
  6. Kehadiran minoritas harus memberi arti bagi mayoritas
  7. Komnas HAM investigasi kasus penembakan warga Timika
  8. Renungan Minggu Biasa XXII bersama Pastor Bill Grimm
  9. Jika Gairah Hidup Anda Redup, Nyalakan dengan Ini
  10. Prioritas, pewartaan, sentuhan kasih mencerminkan latar belakang Paus Fransiskus
  1. Tentu saja kesibukan sebatas Liturgi - Altar, perlu diimbangi dengan ketegasan p...
    Said sani@ on 2015-08-21 11:51:00
  2. Silahkan baca di teks ini selengkapnya...terima kasih.. http://www.mirifica.net...
    Said on 2015-08-19 14:30:00
  3. “Dalam perjalanan ke depan, Gereja Katolik memandang bahwa pemerintah dan para p...
    Said kristiadjirahardjo on 2015-08-17 10:55:00
  4. Undangan kepada Bapa Suci dr Menag unt berkunjung ke Indonesia,tentu sangat meng...
    Said tarcisius fenfat on 2015-08-15 10:51:00
  5. Menuju keteraturan......
    Said on 2015-08-14 16:46:00
  6. Baik sekali kalau Bpk Menteri kunjung ke Vatikan.....
    Said on 2015-08-14 16:45:00
  7. Salut kepada menteri agama t ksi atas upayanya utk mengundang bp paus franciskus...
    Said Eduardus on 2015-08-13 13:29:00
  8. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  9. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  10. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
UCAN India Books Online