UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

WALHI gelar kampanye anti politikus perusak lingkungan hidup

22/04/2013

WALHI gelar kampanye anti politikus perusak lingkungan hidup thumbnail

 

Dalam rangka menyambut Hari Bumi, Senin, (22/4), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menyampaikan kampanye penolakan terhadap para politikus yang dianggap sebagai perusak lingkungan hidup agar mereka tidak menang lagi dalam Pemilihan Umum 2014.

Menurut Abetnego Tarigan, Direktur Eksekutif Nasional WALHI, kampanye ini yang digelar di Surabaya ingin mengingatkan dan menyadarkan publik bahwa banyak politikus di parlemen saat ini yang tidak menunjukan keberpihakan dalam menjaga lingkungan hidup.

”Kami mengajak masyarakat untuk mempelajari track record mereka yang akan maju dalam Pemilu nanti. Mereka tidak boleh lagi menjadi wakil rakyat”, katanya kepada ucanews.com via telepon dari Surabaya.

Saat ini, WALHI sedang menyiapkan data tentang nama-nama politikus  yang terbukti terlibat dalam konflik lingkungan di Indonesia, dan diharapkan bisa dipublikasi dalam waktu dekat.

“Jika momentum menjelang Pemilu ini tidak diawasi, maka akan tetap banyak politikus perusak lingkungan yang duduk di kursi parlemen, apalagi mengingat sistem Pemilu yang masih  melanggengkan oligarki partai, transaksional, minimnya pengawasan publik dan sarat dengan politik uang”.

Tarigan mengatakan, saat ini sekitar 60 persen luas hutan sudah  dialokasikan untuk investasi ekplotatif, seperti pertambangan, juga untuk pembukaan areal perekebunan.

”Kami melihat, peran politikus sangat kuat dalam berbagai kasus. Ada yang terlibat sebagai pelaku perusak alam , misalnya sebagai pemilik perusahan pertambangan. Ada juga yang bermain lewat pengawasan yang lemah terhadap  kebijakan yang jelas-jelas merugikan alam”, katanya.

Selain itu, lanjutnya, kelemahan dukungan politikus terhadap lingkungan, tampak pada ketiadaan upaya membela aktivis lingkungan atau warga sipil yang menghadapi masalah dalam pengelolaan sumber daya alam.

Menurut data Walhi, saat ini terdapat  200 orang yang mengalami kriminalisasi dalam konflik sumber daya alam, termasuk Anwar Sadar, Direktusr Eksekutif  Walhi Sumatera Selatan yang kini ditahan dan sedang menejalani proses hukum karena dituduh merusak pagar kantor polisi dalam aksi unjuk rasa menentang perusahakn perkebunan akhir Januari lalu.

Menanggapi kampanye ini, Eva Sundari, Anggota Komisi III DPR yang membidangi urusan hukum, HAM dan keamanan mengatakan, dirinya mendukung upaya WALHI. Namun, kata dia, hal itu harus bisa dipertanggungjawabkan.

“Mereka harus punya data yang accountable, apalagi bila nantinya menyebut nama politikus tertentu. Adalah hak mereka untuk menyampaikan kampanye seperti itu, tapi itu mesti didukung data-data, kata Sundari.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjungan (PDI-P) ini mengingatkan, tidak semua anggota memang terlibat atau menjadi pelaku perusakan lingkungan.

“Saya melihat, masih banyak pihak yang terlibat eksploitasi lingkungan, namun memikirkan upaya untuk menjaga  pelestariannya. Tidak semua yang terlibat itu buruk”, katanya.

Ryan Dagur, Jakarta

Sumber: Activists use ritual to rail against ‘destructive’ politicians

 

One Comment on "WALHI gelar kampanye anti politikus perusak lingkungan hidup"

  1. franstantri dharma on Thu, 25th Apr 2013 10:53 am 

    Selalu dilematis antara kebutuhan akan uang, perumahan, keperluan industri dan penebangan pohon-pohon di segala lapisan masyarakat. Mulai dari ukuran tanah terkecil sampai yang raksasa. Siapa dapat menahannya? Sebuah kegagalan yang sudah terbayangkan….ada sebuah pesimisme.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Minggu Biasa XIII/C bersama Pastor Bill Grimm
  2. 60 pengungsi Korea Utara dibaptis di Gereja Katolik Seoul
  3. Keuskupan Agung Semarang prioritaskan penyandang cacat
  4. Siapkan menu sahur, puasa pasangan beda agama
  5. LSM internasional desak PBB selesaikan pelanggaran HAM Papua
  6. Lokakarya Beijing ‘mendidik’ para rohaniwan Katolik
  7. Tahun Kerahiman, kesempatan pengampunan dan pembaharuan rohani bagi umat Katolik Pakistan
  8. Polisi secara brutal menyerang dan menyeret umat Katolik yang sedang berdoa
  9. Umat Kristiani Banglades berdoa bagi perdamaian
  10. Korupsi ancam eksistensi Pancasila
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online