UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Umat Kristen bantah terkait klaim konversi

23/04/2013

Umat Kristen bantah terkait klaim konversi thumbnail

 

Para pemimpin Gereja Bangladesh bersikap diam terkait kampanye belum lama ini oleh kelompok Islam radikal yang telah menuduh bahwa orang-orang Kristen telah mencoba untuk mengkonversi warga Muslim. Kelompok itu mengancam akan memblokade Dhaka jika banyak tuntutannya tidak dipenuhi.

Pada 6 April, kelompok Muslim Hifazat-e-Islam mendesak pemerintah mulai menerapkan hukuman mati bagi para blogger yang memfitnah Islam dan menjamin pendidikan Islam.

Perdana Menteri Sheikh Hasina dan para menteri dari partai berkuasa Liga Awami telah menolak keras tuntutan itu.

Hifazat adalah sebuah kelompok yang terkait dengan partai oposisi Jamaat-e-Islami, musuh utama pemerintah. Kini kelompok Gereja tetap waspada dalam mengomentari sikap garis keras termasuk tuduhan bahwa Gereja-gereja Protestan yang baru dibentuk dan LSM sedang berusaha untuk mengkonversi warga Muslim.

Uskup Rajshahi Mgr Gervas Rozario membantah keterlibatan Katolik terkait konversi tersebut.

“Gereja Katolik tidak terlibat dalam kegiatan tersebut. Siapapun terkait dengan tuduhan itu harus dibawa ke pengadilan dan kami akan membuktikan tidak bersalah,” katanya dalam sebuah wawancara pada akhir pekan.

Tuduhan terhadap kelompok-kelompok Kristen tercantum pada butir 10 dari 13 butir tuntutan yang dibuat oleh Hifazat pada 6 April.

Mufti Faizullah, sekretaris bersama kelompok itu, menolak menyebutkan nama-nama Gereja dan LSM yang dituduh mengkonversi warga Muslim karena pihaknya takut dituduh memprovokasi kerusuhan di negara yang mana orang telah menyaksikan ketegangan politik dan agama dalam beberapa bulan terakhir dengan serangan dan protes hampir setiap hari.

“Kami tidak ingin menyebut nama-nama Gereja dan LSM, tapi kami ingin pemerintah tahu,” tambahnya.

Nirmol Rozario, sekretaris Asosiasi Kristen Bangladesh, menuduh kelompok Islam radikal melakukan kampanye sistematis menyebarkan informasi palsu untuk mendiskreditkan agama Kristen di Bangladesh.

“Saya merasa takut nanti ada pembalasan dan kurangnya kesabaran di kalangan para pemimpin Gereja atas masalah ini,” katanya.

Seorang pemimpin Katolik berbasis di Dhaka yang menolak menyebutkan namanya mengatakan para pemimpin Kristen terpaksa tetap diam dalam beberapa pekan terakhir karena pihaknya takut akan terjadi pembalasan dari kelompok-kelompok Islam “fundamentalis.”

“Gereja memilih diam dan menghindari kontroversi lebih lanjut,” katanya.

Sumber: Dhaka Christians refute Muslim conversion claims

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Bima: Natal, tak ada Misa di GKI Yasmin
  2. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  3. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  4. Gereja Katolik buka posko bantuan untuk para korban longsor Banjarnegara
  5. Uskup Papua Nugini kecam perburuan terhadap para penyihir untuk dibunuh
  6. Paus Fransiskus berperan penting dalam pemulihan hubungan AS-Kuba
  7. Kelompok HAM minta keringanan jelang eksekusi lima terpidana mati
  8. Halau radikalisme, Ulil harap umat Muslim tafsirkan Alquran lebih inklusif
  9. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  10. Kalbar miliki gereja Katolik berkapasitas 3.000 Orang
  1. Bima: Natal, tak ada Misa di GKI Yasmin
  2. 22 pelajaran bijak dari seorang ibu
  3. Para kandidat berjanji tidak kekerasan pemilu selama perjalanan paus di Sri Lanka
  4. Para pengungsi Kristen keluar dari hutan Kamboja
  5. Para uskup Pakistan himbau umat Kristiani merayakan Natal secara sederhana
  6. Muhammadiyah tak haramkan Muslim ucapkan Natal
  7. Pemuda-Pemudi Muslim meriahkan Christmas Carol di Ambon
  8. Kalbar miliki gereja Katolik berkapasitas 3.000 Orang
  9. Agama Sebagai Permainan Politik: Meningkatnya Intoleransi di Indonesia
  10. Umat Katolik di Tiongkok adakan Malam Kasih Natal
  1. Ada mafianya tuh makanya BA gak berani cabut segelnya......
    Said kepuh on 2014-12-15 07:49:00
  2. sayangnya... Pak Hasyim tidak bisa menaham segelintir Umatnya yang nakal dan mas...
    Said Maman Sutarman on 2014-12-02 08:23:00
  3. Lagi lagi membenarkan diri? Tidak mewakili Malaysia secara keseluruhan? Pemerint...
    Said on 2014-12-02 08:10:00
  4. "Tidak dibenarkan" bukan DILARANG. Karena tidak dilarang, terjadi penutupan ger...
    Said on 2014-12-02 08:05:00
  5. Kalau boleh saran, berilah pakaian kepada yang telanjang, pakaian pantas untuk m...
    Said on 2014-12-01 07:02:00
  6. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  7. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  8. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  9. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  10. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
UCAN India Books Online