UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Umat diharapkan hindari kekerasan terkait kasus penodaan agama

26/04/2013

Umat diharapkan hindari kekerasan terkait kasus penodaan agama thumbnail

Zainal Abidin Bagir

 

Tokoh dan umat beragama diharapkan menghindari kekerasan sebagai jalan menyelesaikan masalah atas kasus penodaan agama, kata Ketua Program Studi Agama dan Lintas Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Zainal Abidin Bagir.

“Selain itu, aparat keamanan dan pemerintah juga harus melakukan usaha pencegahan terhadap setiap potensi kekerasan dan bertugas secara profesional dalam menghadapi kasus penodaan agama,” katanya pada diskusi `Kehidupan Agama di Indonesia`, di Yogyakarta, Kamis kemarin, seperti dilansir antaranews.com.

Menurut dia, mediasi merupakan salah satu cara yang banyak menunjukkan keberhasilan dalam kasus penodaan agama. Meskipun tidak semua upaya mediasi berhasil mencegah kekerasan, tingkat keberhasilan mencegah tindak kekerasan cukup tinggi.

“Meskipun demikian, saya menyayangkan resolusi yang dihasilkan dari upaya mediasi yang umumnya cenderung memenuhi kepentingan kelompok penentang, dan tidak memberikan keadilan kepada korban. Kegagalan upaya mediasi kebanyakan karena masih kuatnya kepentingan mayoritas atau kelompok penentang sehingga menimbulkan resistensi dari pihak korban,” katanya.

Ia mengatakan meskipun mediasi yang diupayakan selama ini masih belum ideal dan tidak selalu berhasil, berbagai upaya mediasi yang telah dilakukan memberikan optimisme dalam usaha penyelesaian kasus penodaan agama di Indonesia.

“Meskipun demikian, masih diperlukan adanya penguatan kapasitas aparat keamanan, ulama, dan tokoh masyarakat dalam teknik mediasi atau resolusi konflik serta komitmen menghargai hak-hak sipil kelompok minoritas,” katanya.

Menurut dia, konflik penodaan agama yang terjadi di Indonesia telah merenggut korban jiwa. Pada 2011 ada tiga korban meninggal terkait dengan kasus Ahmadiyah di Gresik, Jawa Timur, dan pada 2012 kasus Syiah di Sampang, Madura, menelan satu orang korban meninggal.

Meskipun secara jumlah hanya sedikit menelan korban jiwa, kata dia, kondisi itu cukup mengkhawatirkan jika tidak segera dicarikan jalan keluar.

“Jika tidak ada terobosan dalam penyelesaiannya, kemungkinan kasus penodaan agama dan rumah ibadah masih akan terjadi di Indonesia pada 2013,” katanya.

 Foto: crcs.ugm.ac.id 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Ribuan anak Kamboja terlantar akibat ibu mereka dipenjara
  2. Gereja: Pemerintah Modi mulai memperhatikan terkait serangan terhadap minoritas
  3. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  4. Kelompok HAM Filipina desak PBB menyelidiki 110 kasus penyiksaan
  5. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  6. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  7. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  8. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  9. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  10. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  1. Ribuan anak Kamboja terlantar akibat ibu mereka dipenjara
  2. Gereja: Pemerintah Modi mulai memperhatikan terkait serangan terhadap minoritas
  3. Kelompok HAM Filipina desak PBB menyelidiki 110 kasus penyiksaan
  4. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  5. PM Malaysia ‘sangat prihatin’ dengan kuburan massal diduga imigran gelap
  6. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  7. Daniel Mananta dan Sandra Dewi ikut peresmian kapel yang mereka bangun di Flores
  8. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  9. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  10. Orangtua Rohingya di kamp pengungsian cemas terkait berita anak-anak mereka yang hilang
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online