FKUB deklarasi kerukunan beragama hingga tingkat RW

30/04/2013

FKUB deklarasi kerukunan beragama hingga tingkat RW thumbnail

Ilustrasi

 

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, Jawa Barat, akan mendeklarasikan kerukunan beragama sampai tingkat rukun warga dan kalangan pelajar di wilayah setempat secara kontinu hingga Desember 2013.

“Kegiatan itu masuk dalam program kami untuk menciptakan kerukunan antarumat dan kondusivitas di Kota Bekasi,” ujar Ketua FKUB Kota Bekasi Abdul Manan di Bekasi, belum lama ini, seperti dilansir sinarharapan.com.

Menurutnya, isi dari deklarasi itu secara umum merupakan kesanggupan setiap pemeluk agama untuk saling menghormati antarpemeluk agama lain guna menghindari konflik sosial.

Deklarasi kerukunan beragama hingga tingkat terbawah, menurut Abdul Manan, penting mengingat wilayah setempat masuk dalam zona rawan konflik antarumat beragama.

“Kita ketahui bersama, gesekan antarumat kerap terjadi di Kota Bekasi pada tahun-tahun sebelumnya. Kami merasa perlu membina komitmen umat mulai dari lingkup terbawah,” katanya.

Menurutnya, deklarasi tersebut akan digelar pihaknya mulai dari tingkat RW, siswa SMA, dan tingkat Organisasi Masyarakat (Ormas) secara maraton hingga Desember 2013.

“Dari 56 kelurahan yang ada di Kota Bekasi, akan dipilih perwakilan satu pengurus RW saja yang ikut dalam deklarasi tersebut. Jadi, ada 56 RW menjadi fokus kegiatan pada program itu,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu menyatakan dukungannya terhadap program-program FKUB sebagai sarana menciptakan kondusivitas keamanan di Kota Bekasi.

“FKUB merupakan salah satu ujung tombak kerukunan antarumat. Sinergitas antarpihak terkait harus dikedepankan hingga mampu menyelesaikan permasalahan yang ada,” katanya.

Menurutnya, konflik antarumat yang saat ini tengah ditangani secara intensif oleh pihaknya ialah pendirian rumah ibadah di Ciketing, Kampung Manseng, dan kasus lain terkait dengan aktivitas Ahmadiyah.

“Perlu dilakukan koordinasi penyelesaian hingga mencapai satu titik temu. Kita berharap dapat hal tersebut teratasi berkat kerja sama semua pihak, termasuk FKUB,” demikian Syaikhu.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online