UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Inilah tuntutan FMKI terkait kebebasan beragama

01/05/2013

Inilah tuntutan FMKI terkait kebebasan beragama thumbnail

Para peserta forum Dialog Kebangsaan (Foto: Siktus Harson)

 

Forum Masyarakat Katolik Republik Indonesia Keuskupan Agung Jakarta (FMKI-KAJ) menutut pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menjamin kebebasan beragama dan beribadah, yang telah ditetapkan dalam konstitusi.

Berikut tuntutan FMKI-KAJ yang dibacakan dalam forum Dialog Kebangsaan belum lama ini yang mengambil tema: “Menggugat peran negara dalam kebebasan beribadah”, yang diadakan di Jakarta, dan dihadiri sekitar 200 peserta.

 

   TUNTUTAN

FORUM MASYARAKAT KATOLIK INDONESIAKEUSKUPAN AGUNG JAKARTA (FMKI-KAJ)

KEPADA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA DAN APARAT PENEGAK HUKUM

27 April 2013

BAHWA tiap-tiap warga negara telah dijamin oleh Konstitusi atas hak kebebasan meyakini kepercayaan sesuai dengan hati nuraninya (Pasal 28 E (2) UUD Tahun 1945), atas kemerdekaan untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya (Pasal 28 E (1) dan Pasal 29 (2) UUD Tahun 1945) dan untuk dapat menikmati haknya atas jaminan rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat sesuatu yang merupakan hak asasinya (Pasal 28 G (1) UUD Tahun 1945) serta untuk bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun (Pasal 28 I (2) UUD Tahun 1945).

BAHWA berdasarkan  pantauan FMKI-KAJ atas kehidupan dan perilaku kehidupan didalam Negara, Pemerintahan, dan Aparatnya:

1. TERUS MENERUS terjadi diskriminasi dan intoleransi terhadap kehidupan beragama,

2. TERUS MENERUS terjadi pembiaran atas tindakan radikal oleh sekelompok orang tertentu atas komunitas yang menjalankan keyakinan dan agamanya,

3. Ketiadaan teladan moral-spiritual dari sebagian aparat pejabat Negara/Pemerintahan dan para elit politik dengan terkuaknya perilaku koruptif dan amoral,

merupakan catatan atas BUKTI KEGAGALAN Pemerintah dan Aparatnya dalam menjalankan amanat Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar dan pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

BAHWA Pemerintah dan Aparatnya telah lalai dalam menjalankan perannya mengelola kehidupan beragama di Indonesia, lalai memberi rasa aman bagi semua warga negara Indonesia, dan gagal membangun moral spiritual para pejabat negara dan pemerintahan, elit politik yang meneladani.

OLEH KARENANYA Forum Masyarakat Katolik Indonesia-Keuskupan Agung Jakarta MENUNTUT Negara/ Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum:

1. Menjalankan amanat Konstitusi dan peraturan perundang-undangan dalam mengayomi kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa membedakan golongan, kelompok, keyakinan, agama yang berlandaskan kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika;

2. Membangun perilaku kehidupan dan keteladanan para pejabat Negara/ Pemerintahan, Aparat yang baik selaras dengan nilai hidup dan akhlak bangsa;

3. Menghentikan sentimen yang terjadi akibat adanya perbedaan, keberagaman suku, agama dan ras yang sengaja diciptakan;

4. Menjamin seluruh warga negara untuk memeluk agama dan kepercayaan serta  memperoleh kemudahan fasilitas dalam menjalankan ibadahnya; 

5. Menghentikan dikotomi agama, seperti agama resmi ataupun tidak resmi yang menimbulkan gesekan di dalam masyarakat;

6. Menghentikan penggunaan agama menjadi dan/atau membiarkan agama sebagai alat pertarungan politik;

7. Secara tegas memberantas tindakan radikal yang tidak toleran dan diskriminatif; dan

8. Menindak tegas aparat penegak hukum dan para pelaku tindakan yang koruptif  dengan hukuman yang seberat-beratnya, tanpa pandang bulu, agar terbangun generasi Indonesia yang baru, berakhlak moral yang tinggi, cinta pada Bangsa, Negara dan Tanah Air Indonesia.

FMKI – KAJ meminta kepada tokoh masyarakat, termasuk tokoh agama untuk mengambil langkah-langkah konkrit untuk:

1. Menanamkan dan memperkokoh kesalehan sosial, mengembangkan rasa saling menghormati antar umat agama dan penganut kepercayaan;

2. Mengembangkan dialog konstruktif antar umat agama dan penganut kepercayaan sampai ke tingkat akar rumput; dan

3. Mendorong pemenuhan hak asasi manusia dan merawat kehidupan yang adil dan beradab serta persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia berlandaskan pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

 

Jakarta, 27 April 2013

FORUM MASYARAKAT KATOLIK INDONESIA KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA

 

 

Veronica Wiwiek Sulistyo                               Samsi Darmawan

Ketua Umum                                                  Sekretaris Umum

 

Berita terkait: FMKI pertanyakan sikap pemerintah terkait tempat ibadah

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pemuda-Pemudi Muslim meriahkan Christmas Carol di Ambon
  2. Muhammadiyah tak haramkan Muslim ucapkan Natal
  3. Mengapa Paus Fransiskus hindari pertemuan dengan Dalai Lama
  4. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  5. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  6. Para pengungsi Kristen keluar dari hutan Kamboja
  7. Gereja Katolik buka posko bantuan untuk para korban longsor Banjarnegara
  8. Uskup Papua Nugini kecam perburuan terhadap para penyihir untuk dibunuh
  9. Para uskup Pakistan himbau umat Kristiani merayakan Natal secara sederhana
  10. Halau radikalisme, Ulil harap umat Muslim tafsirkan Alquran lebih inklusif
  1. Para kandidat berjanji tidak kekerasan pemilu selama perjalanan paus di Sri Lanka
  2. Para pengungsi Kristen keluar dari hutan Kamboja
  3. Para uskup Pakistan himbau umat Kristiani merayakan Natal secara sederhana
  4. Muhammadiyah tak haramkan Muslim ucapkan Natal
  5. Pemuda-Pemudi Muslim meriahkan Christmas Carol di Ambon
  6. Kalbar miliki gereja Katolik berkapasitas 3.000 Orang
  7. Agama Sebagai Permainan Politik: Meningkatnya Intoleransi di Indonesia
  8. Umat Katolik di Tiongkok adakan Malam Kasih Natal
  9. Renungan Hari Minggu Adven Keempat bersama Pastor Bill Grimm
  10. Paus Fransiskus berperan penting dalam pemulihan hubungan AS-Kuba
  1. Ada mafianya tuh makanya BA gak berani cabut segelnya......
    Said kepuh on 2014-12-15 07:49:00
  2. sayangnya... Pak Hasyim tidak bisa menaham segelintir Umatnya yang nakal dan mas...
    Said Maman Sutarman on 2014-12-02 08:23:00
  3. Lagi lagi membenarkan diri? Tidak mewakili Malaysia secara keseluruhan? Pemerint...
    Said on 2014-12-02 08:10:00
  4. "Tidak dibenarkan" bukan DILARANG. Karena tidak dilarang, terjadi penutupan ger...
    Said on 2014-12-02 08:05:00
  5. Kalau boleh saran, berilah pakaian kepada yang telanjang, pakaian pantas untuk m...
    Said on 2014-12-01 07:02:00
  6. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  7. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  8. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  9. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  10. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
UCAN India Books Online