UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

15 Kementerian rugikan keuangan negara Rp 8 Triliun

02/05/2013

15 Kementerian rugikan keuangan negara Rp 8 Triliun thumbnail

Ilustrasi

 

Sekretaris Nasional Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (SeknasFitra) merilis hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semester dua tahun 2012 terhadap 15 kementerian.

Hasilnya, sebanyak 15 kementerian merugikan keuangan negara hingga Rp 8,3 triliun.

“Kerugian negara ditemukan dalam Audit BPK tahun 2012 semester II, BPK mencatat bahwa kerugian negara sebesar Rp. 8,311,534,656,000 di 15 lembaga atau kementerian,” kata Koordinator Seknas Fitra, Uchok Sky Khadafi dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (2/5).

Uchok menjelaskan, kerugian negara itu timbul karena kementerian tersebut sudah memberikan laporan keuangan namun belum selesai dan tengah ditindaklanjuti.

Lantaran proses yang belum selesai dan tidak sesuai dengan standar auditor, maka uang negara yang diduga diselewengkan belum dikembalikan ke kas negara.

“Pemerintah sama sekali belum menindaklanjuti hasil temuan auditor negara. Artinya, pemerintah belum mengembalikan uang negara ke kas Negara,” kata Uchok.

Berikut 15 kementerian yang diduga telah merugikan keuangan negara.

1. Kementerian Kehutanan, kerugian negara sebesar Rp 7,1 triliun, ditambah dengan US$36,138,280.
2. Kementerian ESDM , kerugian negara sebesar Rp 379,1 miliar ditambah dengan US$28,035,280.
3. Kemenko Kesra, kerugian negara sebesar Rp 268,9 miliar.
4. Kementerian pertanian, kerugian Negara sebesar Rp 200,4 miliar.
5. Kemenkoinfo, kerugian Negara sebesar Rp 174 miliar ditambah dengan US$13,720, dan KRW3,075,010.
6. Kemeneterian Agama kerugian Negara sebesar Rp 79 miliar ditambah dengan US$149,510.
7. Kementerian Sosial, kerugian Negara sebesar Rp 17,6 miliar.
8. Kementerian Nakertrans kerugian Negara sebesar Rp 17 miliar US$186,800.
9. Kementerian perhubungan, kerugian negaran sebesar Rp 11 miliar ditambah US$145,130.
10. Kementerian Perumahaan Rakyat sebesar Rp 7,9 miliar.
11. Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 7,6 miliar.
12. Kementerian Koperasi dan UKM, kerugian negara sebesar Rp 5,7 miliar.
13. Kementerian Hukum dan HAM, kerugian negara sebesar Rp 2,4 miliar.
14. Kementerian PDT, kerugian negaran sebesar Rp 888 juta.
15. Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi, kerugian negaran sebesar Rp 566 juta.
 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus bersama Pastor Bill Grimm
  2. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  3. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  4. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  5. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  6. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  7. Alkitab dengan kata 'Allah' akan dilarang di Semenanjung Malaysia
  8. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  9. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  10. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  1. Myanmar melemparkan tanggung jawab terkait krisis manusia perahu
  2. Polisi tahan peserta aksi damai di Papua
  3. Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus bersama Pastor Bill Grimm
  4. PBB ingatkan Myanmar terkait empat RUU tentang ‘ras dan agama’
  5. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  6. Karitas kecam pembubaran ‘tidak manusiawi’ terhadap protes damai petani
  7. Jesuit Asia Selatan menekankan pentingnya rasa kepedulian terhadap Rohingya
  8. Sektarianisme telah mengerus kebhinnekaan Indonesia
  9. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  10. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes ‘tekanan’ internasioal terkait Rohingya
  1. Kalaupun bantuan itu merupakan "first aid", sudah menolong juga. Ada yang menye...
    Said on 2015-05-28 07:14:00
  2. Beberapa daerah gelombang panas. Apakah daerah lain dapat membantu dengan member...
    Said on 2015-05-28 06:51:00
  3. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  4. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  5. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  6. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  7. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  8. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  9. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  10. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
UCAN India Books Online