UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus Fransiskus: Akhiri perbudakan

02/05/2013

Paus Fransiskus: Akhiri perbudakan thumbnail

 

Paus Fransiskus telah menyerukan untuk mengakhiri “kerja paksa” seperti yang dialami oleh para pekerja di sebuah pabrik garmen di Bangladesh yang runtuh pada  24 April yang menewaskan lebih dari 400 orang.

Dalam homilinya pada Misa untuk merayakan Hari Buruh kemarin di Wisma Santa Marta Vatikan, Paus Fransiskus mengatakan, “Dunia dewasa ini masih terjadi perbudakan yang dilakukan terhadap anugerah Tuhan yang paling indah bagi manusia: kemampuan untuk berkarya, bekerja dan menentukan martabatnya sendiri.”

Menurut Radio Vatikan, Paus itu mengatakan, “Tidak membayar [upah] yang layak, tidak menyediakan  pekerjaan, memfokuskan secara eksklusif pada buku kas, laporan keuangan, hanya demi keuntungan pribadi … bertentangan Allah.”

Paus Fransiskus mengatakan ia telah merasa terpukul oleh judul berita di L’Osservatore Romano, surat kabar Vatikan, tragedi Bangladesh: “‘Hidup dengan 38 euro per bulan’: dana ini adalah pembayaran upah kepada orang-orang yang telah tewas … Dan ini yang disebut perbudakan!”

Paus itu mengatakan, “Tidak memberikan upah yang layak, hanya mengejar keuntungan adalah sama dengan menentang Allah.” Itu adalah dosa kepada Allah.

“Mereka yang bekerja memiliki martabat, sebuah martabat khusus, sebuah martabat pribadi, baik pria maupun wanita.”

Paus mengulangi topik yang sama tentang perbudakan, selama audiensi umum di Lapangan St. Petrus yang dihadiri oleh lebih dari 70.000 orang.

“Berapa banyak orang di seluruh dunia menjadi korban akibat perbudakan ini,” kata Paus Fransiskus.

“Saya minta saudara-saudara umat beriman yang berkehendak baik untuk bersikap tegas memerangi perdagangan manusia, termasuk ‘kerja paksa’,” tambahnya.

“Martabat bukanlah berkat dari kekuasaan dan uang. Bukan! Martabat ditentukan oleh sistem kerja, sosial, politik dan ekonomi yang dimanfaatkan untuk kepentingan banyak orang,” ujarnya.

“Bekerja adalah martabat dasar bagi seseorang. Saya memikirkan berapa banyak orang yang menjadi pengangguran, bukan saja orang muda yang menganggur, akibat konsep ekonomi yang mencari keuntungan dengan cara serakah di luar parameter keadilan sosial,” katanya di hadapan ribuan umat.

Organisasi Buruh Internasional (ILO) memperkirakan hampir 21 juta jiwa warga dunia yang menjadi korban perbudakan atau kerja paksa.

Berita terkait: Pope calls Bangladesh workers’ conditions ‘slave labor’

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Agung Kuala Lumpur mengatakan kata 'Allah' masih digunakan dalam Misa
  2. Kemensos siapkan 700 pekerja sosial rehabilitasi korban narkoba
  3. Romo Benny: Presiden bertindak tak sesuai Konstitusi
  4. Utusan Vatikan bertemu para pejabat Vietnam di Hanoi
  5. Para frater belajar menulis berita
  6. Presiden Jokowi harus buktikan penegakan HAM di 2015
  7. Duta Vatikan menekankan dialog antaragama dalam pertemuan dengan para uskup di Malaysia
  8. Kardinal Baldisseri turut berdebat tentang keluarga menjelang sinode
  9. Wartawan ditahan di Tiongkok terkait laporan penganiayaan terhadap orang Kristen
  10. Kardinal Filoni memuji komunitas Katolik di Vietnam
  1. Seorang pastor Salesian terima penghargaan lingkungan dari pemerintah
  2. Pekerja migran hadapi pelecehan di luar negeri, apatis di dalam negeri
  3. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  4. Ratusan organisasi desak Myanmar mendrop RUU tentang agama, pernikahan yang kontroversial
  5. Kelompok HAM internasional soroti pelanggaran HAM di Indonesia
  6. Kelompok HAM: Tiongkok lakukan pelanggaran HAM luar biasa
  7. Kemiskinan kronis memicu pekerja anak
  8. Gereja kecam persembunyian orang miskin selama kunjungan Paus
  9. Semarang terbitkan Perda Perlindungan Perempuan dan PSK
  10. Kardinal Baldisseri turut berdebat tentang keluarga menjelang sinode
  1. Boleh saja melarang jika di tempat publik, tetapi jaminlah kalau perayaan diadak...
    Said on 2015-01-14 07:48:00
  2. Saya selalu beranggapan bahwa kecelakaan tidak perlu terjadi... Bahwasanya terja...
    Said on 2015-01-14 07:44:00
  3. Alangkah indahnya nanti kalau ada pemimpin baik.. semoga terus demikian....
    Said on 2015-01-14 07:30:00
  4. Aceh lain sifatnya dari Indonesia pada umumnya.. Kita prihatin nasib perempuan t...
    Said on 2015-01-14 07:17:00
  5. Mudah2an semacam ensiklik juga ditujukan untuk Indonesia, walaupun kaum Kristen-...
    Said on 2015-01-14 07:06:00
  6. Perjalanannya masih panjang di Aceh.....
    Said on 2015-01-09 05:46:00
  7. Baik sekali kalau dalam TNI tidak membedakan perayaan Nasrani - yang hadir semua...
    Said on 2015-01-09 05:44:00
  8. Like...
    Said Yohanes Seandy Sunjoko on 2014-12-21 10:11:00
  9. Mestinya yang mengajar, ya mengajar yang baik. Janganlah di khotbah pada waktu ...
    Said on 2014-12-18 07:06:00
  10. iya, iya, baiklah... tenaga dalam saja, jangan senjata. ..Banser kan artinya ba...
    Said on 2014-12-18 07:03:00
UCAN India Books Online