UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Intoleransi agama meracuni Indonesia

03/05/2013

Intoleransi agama meracuni Indonesia thumbnail

Sebuah masjid Ahmadiyah di Bekasi masih disegel. Sekitar 20-an anggotanya masih bertahan di dalam masjid itu.

 

Selama 13 tahun berturut-turut, Indonesia telah masuk dalam daftar pantauan dari negara-negara terkait kebebasan beragama.

Komisi Amerika Serikat untuk Kebebasan Beragama (the US Commission on International Religious Freedom, USCIRF) mengatakan bahwa tradisi pluralisme di Indonesia telah terusik dalam beberapa tahun terakhir akibat “konflik sektarian, kekerasan sosial dan penangkapan individu yang dianggap menyimpang dari agama.”

Toleransi beragama di Aceh yang menurun, khususnya dengan penerapan Syariat Islam, disorot secara khusus dalam laporan itu, termasuk penutupan 29 gereja dan lima wihara (Buddha) di Kabupaten Singkil dan Banda Aceh, selama satu tahun terakhir.

Laporan itu juga menyebutkan serangan pada November lalu terhadap sebuah sekte yang diklaim sebagai sesat di Kabupaten Aceh Bireuen dengan menewaskan pemimpin sekte itu, Tengku Ayub Syakuban, dan salah satu pengikutnya. Tak satu pun dari sekitar 100 orang yang terlibat dalam serangan itu ditangkap.

Impunitas yang dilakukan oleh orang-orang di balik serangan Bireuen bukan sesuatu yang unik, bersama kelompok-kelompok garis keras yang beroperasi secara bebas, melecehkan agama minoritas, menghancurkan tempat ibadah dan menekan para pejabat lokal untuk menahan dan membatasi mereka yang dituduh menghujat dan menyebarkan agama, kata laporan itu.

Bulan lalu, Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur membebaskan Rois Al-Hukama, yang mendalangi serangan mematikan anti-Syiah di Sampang, Madura, yang menewaskan dua orang tahun 2012.

Sekitar 500 warga Muslim Sunni mengamuk di sebuah desa di kecamatan Omben, Sampang pada 26 Agustus, menewaskan seorang pengikut Syiah dan membakar lebih dari 30 rumah. Mereka yang menolak untuk masuk Islam Sunni, terpaksa hidup dalam kondisi memperihatinkan di sebuah pelataran olahraga. Hampir satu tahun, warga Syiah itu masih bertahan di pengungsian.

Meskipun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara terbuka mendukung toleransi beragama, namun anggota kabinetnya “kadang-kadang mengirim pesan lain terkait kebebasan beragama,” kata laporan itu.

USCIRF mencatat bahwa Menteri Agama Suryadharma Ali telah secara terbuka mendukung larangan bagi kelompok Ahmadiyah di provinsi itu dan menyarankan bahwa toleransi beragama hanya bisa dicapai bila para anggota Ahmadiyah dan Syiah masuk agama Islam mainstream (Islam Sunni).

USCIRF merekomendasikan bahwa pemerintah Amerika Serikat membuat program-program untuk meningkatkan kapasitas para pembela HAM di Indonesia, anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) provinsi, serta hakim dan aparat penegak hukum, sehingga mereka bisa memediasi dan menyelesaikan konflik sektarian dan agama.

Ia juga mendesak pemerintah Indonesia untuk mencabut Surat Keputusan Bersama Menteri 2008 tentang larangan Ahmadiyah melakukan dakwah, Peraturan Bersama Dua Menteri tahun 2006 tentang pembangunan rumah ibadah, dan KUHP Pasal 156 tentang pelarangan penghujatan agama.

Setara Institute melaporkan 264 kasus kekerasan terhadap agama-agama minoritas tahun lalu.

Phelim Kine, wakil direktur Human Rights Watch Asia, mengatakan peningkatan intoleransi di Indonesia menjadi sebuah “bentuk osmosis beracun.”

“Intoleransi dapat dan akan menyebar serta menjadi masalah yang jauh lebih serius,” katanya dalam sebuah laporan terbaru.

Sumber: The Jakarta Globe

 Foto: kompas

 

  • bernardus wato ole

    Agama mestinya menjadi alat perekat dan pemersatu antar berbagai keberagaman. Tetapi penghayatan iman yang sempit membuat orang melihat agamanya yang paling benar dan yang lain itu sesat. Padahalnya semua agama mengajarkan kebaikan dan kebenara. Kalau masing-masing orang menghayati imannya secara benar, betapa indahnya kemajemukan di negeri ini.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Taiwan dikunjungi uskup tak diakui Vatikan, muncul spekulasi hubungan Sino-Vatikan
  2. Menteri Agama: Pemimpin bisa berasal dari kalangan mana pun
  3. Tak terekam, perempuan Poso redamkan konflik Islam-Kristen
  4. RUU Perlindungan Umat Beragama akan atur syarat agama
  5. Diajak Doa Bapa Kami oleh saksi, terpidana mati menangis
  6. Denominasi Gereja termasuk Katolik dukung Kongres X GAMKI
  7. Pastor membawa altar ke sawah dan kandang
  8. Kitab Suci dijadikan jantung kehidupan Gereja Cina
  9. Serangan anti-Kristen terus terjadi di India meskipun jaminan perdana menteri
  10. Syafii Maarif: tingkatkan toleransi terhadap pemimpin beda keyakinan
  1. Kardinal Tagle: Asia adalah tantangan unik untuk menyebarkan iman Katolik
  2. Para uskup Filipina serukan reformasi hukum pertanahan
  3. Pendeta Kanada hilang di Korea Utara
  4. Ketika perkebunan teh diperluas, warga suku khawatir akan masa depan mereka
  5. Diajak Doa Bapa Kami oleh saksi, terpidana mati menangis
  6. Kardinal Quevedo jadi utusan Paus untuk perayaan 150 tahun penemuan orang Katolik di Jepang
  7. Hadapi defisit, Paus Fransiskus minta para pastor belajar manajemen
  8. Kamboja mendeportasi 36 warga Kristen Montagnard ke Vietnam
  9. Pendidikan anak wilayah pesisir memprihatinkan
  10. Di hadapan aktivis lintas iman, mantan pentolan FPI paparkan kisahnya
  1. Tokoh tokoh yang netral, mendamaikan, mendinginkan suasana, kita butuhkan... sek...
    Said on 2015-02-27 11:43:00
  2. Ya memang tidak mudah mempunyai jabatan dimana harus memimpin banyak golongan di...
    Said on 2015-02-27 11:27:00
  3. semangat pelayanan yang luar biasa, Tuhan memberkati karya Romo...
    Said maria warwanto on 2015-02-26 05:34:00
  4. Seorang Misioner sejati yang sangat langka pada zaman sekarang. Hidup Romo Caro...
    Said Sary on 2015-02-25 07:35:00
  5. Kalau boleh usul, sebaiknya praktek yang dilakukan di Aceh tetap di Aceh, jangan...
    Said on 2015-02-24 10:46:00
  6. Saya beranggapan ada side effect dari adanya hukuman mati (bukan efek jera). Di...
    Said on 2015-02-24 10:43:00
  7. Hari Valentine sesungguhnya adalah perayaan atau lebih tepatnya kenangan akan ke...
    Said jane on 2015-02-18 06:25:00
  8. Yang haram bukan hari nya valetine nya tapi manusia nya. Kalau cuma mikir nya ng...
    Said Guess on 2015-02-16 11:21:00
  9. Tentu semua negara harus berupaya yang semestinya; sebetulnya tiap pemerintah ya...
    Said on 2015-02-11 07:05:00
  10. Saya percaya ensiklik akan diterbitkan oleh Paus Fransiskus karena situasi yang...
    Said sr.yustina on 2015-02-08 08:42:00
UCAN India Books Online