UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Para pemimpin Gereja protes kampanye pemilu bernuansa anti-Kristen

03/05/2013

Para pemimpin Gereja protes kampanye pemilu bernuansa anti-Kristen thumbnail

 
Para pemimpin Kristen di Malaysia pada Rabu mengecam kampanye pemilu bernuansa anti-Kristen melalui baliho oleh partai yang berkuasa, Barisan Nasional, karena cara itu memicu kekerasan terhadap mereka.
 
Pendeta Eu Hong Seng, Ketua Federasi Kristen Malaysia, mengatakan kampanye baliho menyampaikan sebuah pesan anti-Kristen yang “hina dan keji” yang bisa mengancam Gereja-gereja terkait penggunaan kata Allah untuk Tuhan.
 
Dia mengatakan ancaman itu telah terbukti seperti pembakaran gereja belum lama ini dan ancaman akan membakar Kitab Suci Bahasa Malaysia.
 
Baliho itu menunjukkan foto dua gereja bertuliskan “Rumah Allah”, dan bertanya, Maukah kita lihat anak dan cucu kita pergi sembahyang ke Rumah Allah ini?
 
Keterangan di bawah gambar itu berbunyi: “Kalau kita benarkan khalimah  Allah digunakan di gereja, karena politik sampe sanggup menjual agama, bangsa dan negara….”
 
“Pilihlah Partai Barisan Nasional karena ia dapat memempertahankan agama, bangsa dan negara,” demikian iklan itu.
 
Rakyat Malaysia akan pergi ke tempat-tempat pemungutan suara pada pemilu ke-13 yang diadakan pada hari Minggu. Di antara Partai Barisan Nasional dan koalisi oposisi Pakatan Rakyat (PR) akan saling berlomba untuk meraih suara.
 
Kedua belah pihak berlomba untuk meraih suara dari kaum Muslim, terutama Muslim Melayu yang memiliki 60 persen dari populasi negara itu. Kemenangan oposisi akan menjadi pemerintahan pertama non-Barisan Nasional sejak kemerdekaan negara itu yang diraih 56 tahun silam.
 
Partai yang berkuasa kehilangan mayoritas dua pertiga dalam pemilu tahun 2008, dan sejak saat itu ia telah memiliki agenda Islam yang lebih keras untuk mengamankan porsi yang lebih besar dari pemilih Muslim.
 
Sebuah demonstrasi  telah menggunakan kata Allah,  dalam Alkitab yang diterbitkan dalam bahasa Malaysia.
 
Para demonstran berjuang melarang penggunaan kata Allah oleh umat Kristen, meskipun umat Kristen di negara itu telah menggunakan kata itu sejak pertama Al Kitab (bahasa Melayu) diterbitkan lebih dari 400 tahun lalu.
 
Perdana Menteri Najib Razak baru-baru ini menolak pelarangan kata Allah dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera.
 
“Konsep Allah adalah berbeda dalam pengertian Muslim dan Kristen. Kita seharusnya tidak marah kepada umat Muslim dan umat Muslim tidak boleh marah dengan umat Kristen. Kita telah hidup rukun selama bertahun-tahun dan itu harus terus dipupuk,” katanya, dalam wawancara.
 
Partai oposisi belum mengambil sikap tegas terkait kata Allah yang digunakan umat Kristen. De fakto pemimpin oposisi Anwar Ibrahim telah berulang kali meyakinkan umat Kristen bahwa mereka boleh terus menggunakan kata Allah.
 
Sumber: Church leaders’ anger over ‘Anti-Christian’ election billboard

 

  • bernardus wato ole

    Memang di mana-mana, perebutan kuasa justeru memecah belahkan. Itulah orang Malayu…. sama dengan tetangganya Indonesia…..Agama cukup dimiliki dan cuma sekedar jadi selimut……

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Sebuah provinsi di Tiongkok luncurkan kampanye melawan praktek takhayul
  2. Paus: Umat Katolik tidak perlu berkembang biak 'seperti kelinci'
  3. Menjadi minoritas yang bermakna
  4. Menag: Indonesia mayoritas Islam, tapi bukan negara Islam
  5. Paus mengakui korupsi dalam Gereja
  6. Tiongkok kirim pesan menyusul Paus menetapkan pertemuan dengan Dalai Lama
  7. Paus mengatakan ia ingin mengunjungi Tiongkok
  8. 6 juta orang hadiri Misa Paus di Manila
  9. Paus ralat kembali komentar 'kelinci', memuji keluarga besar
  10. Terkait GKI Yasmin, Dewan Gereja Dunia surati walikota Bogor
  1. Sebuah provinsi di Tiongkok luncurkan kampanye melawan praktek takhayul
  2. Mantan staf Karitas dan PBB di Jepang memilih jadi biarawati
  3. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  4. Pekan Persatuan Umat Kristiani diadakan di Hong Kong
  5. Pembelaan Barat terhadap ‘Charlie Hebdo’ jadi kekhawatiran Muslim moderat Asia
  6. Tiongkok kirim pesan menyusul Paus menetapkan pertemuan dengan Dalai Lama
  7. Laporan penganiayaan menyoroti serangan terhadap orang Kristen di India
  8. Tokoh lintas agama minta KPK tidak berpolitik
  9. Walikota Bogor segera membalas surat Dewan Gereja Dunia terkait GKI Yasmin
  10. Paus ralat kembali komentar ‘kelinci’, memuji keluarga besar
  1. Boleh saja melarang jika di tempat publik, tetapi jaminlah kalau perayaan diadak...
    Said on 2015-01-14 07:48:00
  2. Saya selalu beranggapan bahwa kecelakaan tidak perlu terjadi... Bahwasanya terja...
    Said on 2015-01-14 07:44:00
  3. Alangkah indahnya nanti kalau ada pemimpin baik.. semoga terus demikian....
    Said on 2015-01-14 07:30:00
  4. Aceh lain sifatnya dari Indonesia pada umumnya.. Kita prihatin nasib perempuan t...
    Said on 2015-01-14 07:17:00
  5. Mudah2an semacam ensiklik juga ditujukan untuk Indonesia, walaupun kaum Kristen-...
    Said on 2015-01-14 07:06:00
  6. Perjalanannya masih panjang di Aceh.....
    Said on 2015-01-09 05:46:00
  7. Baik sekali kalau dalam TNI tidak membedakan perayaan Nasrani - yang hadir semua...
    Said on 2015-01-09 05:44:00
  8. Like...
    Said Yohanes Seandy Sunjoko on 2014-12-21 10:11:00
  9. Mestinya yang mengajar, ya mengajar yang baik. Janganlah di khotbah pada waktu ...
    Said on 2014-12-18 07:06:00
  10. iya, iya, baiklah... tenaga dalam saja, jangan senjata. ..Banser kan artinya ba...
    Said on 2014-12-18 07:03:00
UCAN India Books Online