UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Sekolah jauh, siswa SD belajar di Kandang Kambing

03/05/2013

Sekolah jauh, siswa SD belajar di Kandang Kambing thumbnail

Para siswa SD sedang belajar di kandang kambing

 

Semua orang pasti sudah mengetahui bagaimana merasakan bau kambing, apalagi kadangnya pasti baunya lebih menyengatkan lagi.

Namun, puluhan siswa sekolah dasar di Dusun Ruak, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, menjadikan kandang kambing sebagai tempat kegiatan belajar-mengajar mereka setiap hari.

Walaupun tempat belajar jauh dari layak, para murid di sekolah Dusun Ruak tetap bersemangat mengikuti pelajaran yang diberikan oleh guru mereka.

Menurut laporan Metro Tv, puluhan siswa SD tersebut sudah belajar di kandang kambing sejak enam bulan lalu. Mereka terpaksa belajar di kandang kambing karena lokasi sekolah asli yang mapan berada jauh dari desa mereka. Terlebih, akses menuju sekolah juga terbilang sangat sulit.

Para warga dan tokoh masyarakat setempat berharap pemerintah bisa segera mambantu membuatkan sekolah yang layak agar anak-anak mereka belajar dengan baik.

 

One Comment on "Sekolah jauh, siswa SD belajar di Kandang Kambing"

  1. bernardus wato ole on Fri, 3rd May 2013 11:51 am 

    Ini terlalu ekstrim. Di kampung saya pun kesulitan gedung untuk pembelajaran namun tidak sampai menggunakan kandang hewan yang kotor dan bau. Mereka masih memanfaatkan gedung pertemuan yang lain yaitu balai desa. Apakah di dusun Ruak ini tidak ada alternatip lain? Kalau pun tidak ada bisa digunakan rumah penduduk yang agak luas. Ataukah memang tidak ada? Kalau demikian di bawah pohon pun bisa, yang penting anak bangsa harus belajar di tempat yang bersih dan sehat.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Polusi udara membunuh lebih dari satu juta setiap tahun di India
  2. Harapan muncul di tengah ketegangan dan konflik di Sri Lanka
  3. Kardinal Tagle baptis 400 anak dari daerah kumuh
  4. Birokrat Hong Kong jawab ‘panggilan Tuhan’ untuk jabatan tertinggi
  5. Umat Katolik didorong untuk berpartisipasi dalam pilkada
  6. Peraturan baru tentang adopsi disambut baik
  7. Rencana pemerintah menerapkan UU KB ditolak para uskup
  8. Yesuit Filipina menemukan sukacita dalam misi di Kamboja
  9. Renungan Hari Minggu Biasa II/A bersama Pastor Bill Grimm
  10. Seruan perlunya hakim asing guna mendengar kejahatan perang di Sri Lanka
  1. Tragedi yang tidak tidak terbayarkan dengan kebaikan apapun.. 6000 nyawa tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-05 11:16:42
  2. Luar biasa atas kesaksian iman dari kisah 2 orang yang berbeda dengan masalah ya...
    Said Anselmus Seng Openg on 2017-01-04 13:25:40
  3. Mengapa pemerintah India tidak berupaya?...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-04 11:27:27
  4. Segala dapat diperdagangkan di China.. semuanya adalah kejam.. Hewan langka, gad...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-03 20:38:17
  5. Shalom, Bapa, sy orang kosan yg tinggal di kos rumah tua dimana sebelumnya ada ...
    Said desi on 2016-12-28 23:01:07
  6. Bentuk toleransi dengan mengikuti kegiatan agama lain. Mari kita dukung penegak...
    Said Abdul Aziz on 2016-12-24 11:19:05
  7. Semoga kota medan dapat menjadi role model propinsi dan kota yg Toleransi tinggi...
    Said frans on 2016-12-23 16:36:59
  8. maksudnya baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-12-22 11:55:06
  9. Sudah nyata.... perlu pemerintah lebih tegas. Itu saja....
    Said Jenny Marisa on 2016-12-20 08:53:12
  10. cara-cara premanisme dengan bentuk menakiti masyarakat, kapan negara akan tentra...
    Said Budiono on 2016-12-20 05:34:42
UCAN India Books Online