UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

WYD RIO2013, Paus akan kunjungi pemukiman kumuh, penjara dan pusat AIDS

08/05/2013

WYD RIO2013, Paus akan kunjungi pemukiman kumuh, penjara dan pusat AIDS thumbnail

 

Paus Fransiskus akan mengadakan perjalanan internasional pertama ke Rio de Janeiro, Brasil, pada 22-29 Juli tahun ini untuk merayakan Hari Kaum Muda se-Dunia (WYD) ke-28.

Paus akan berangkat dari Bandara Ciampino Roma pada 22 Juli pukul 08:45 dan akan tiba di Rio de Janeiro sekitar pukul 4:00 (waktu setempat).

Upacara penyambutan akan berlangsung satu jam kemudian di Istana Guanabara, pusat pemerintahan negara itu, di mana Paus Fransiskus akan diterima oleh Presiden Brasil.

Seperti dilansir Radio Vatikan, Paus Fransiskus akan menginap di Sumare Residence di Rio de Janeiro.

Dia secara pribadi telah memilih untuk membawakan homili publik pertama di Tempat Doa Santa Maria terbesar benua itu, Aparecida.

Tempat doa ini memiliki nilai penting bagi Paus Fransiskus  karena di sini tahun 2007 pendahulunya Paus Benediktus XVI diserahkan dokumen yang menguraikan tentang perjalanan Gereja di Amerika Latin, sebuah dokumen yang disusun oleh Jorge Mario Kardinal Bergoglio, yang saat itu masih sebagai Uskup Agung Buenos Aires, Argentina.

Pada Rabu (24/7), Paus Fransiskus akan diterbangkan dengan helikopter ke tempat doa itu di mana ia akan merayakan Misa dan kemudian makan siang bersama  para uskup dan seminaris dari provinsi itu di Seminari Bom Jesus.

Dia kemudian akan kembali ke Rio de Janeiro dengan helikopter. Malam itu ia akan mengunjungi Rumah Sakit St. Fransiskus dari Assisi.

Pada Kamis (25/7), Paus akan memberkati bendera Olimpiade di City Palace. Pagi yang  sama ia akan mengunjungi sebuah komunitas di Varginha (Manguinhos, sebelah utara Rio de Janeiro). Malam itu upacara penyambutan digelar oleh para pemuda sepanjang pantai Copacabana.

Pada Jumat (26/7), Paus akan mendengar pengakuan beberapa pemuda yang berpartisipasi dalam WYD di Quinta da Boa Vista pukul 10:00. Pukul 11:30 ia akan bertemu dengan beberapa tahanan remaja di Istana Uskup Agung St. Joaquim.

Dari balkon pusat istana itu, Paus akan berdoa Angelus pada siang hari. Pukul 12:15 ia akan menyambut panitia WYD ke-28 dan kemudian akan makan siang bersama dengan sekelompok pemuda. Pukul 6:00 a Via Crucis akan diselenggarakan oleh para pemuda di sepanjang pantai Copacabana.

Pada Sabtu (27/7), WYD akan dibuka dengan Misa yang dirayakan bersama para uskup dan imam, Religius, dan seminaris di  Katedral St. Sebastianus di Rio de Janeiro. Setelah itu, Paus akan bertemu dengan para pemimpin Brasil.

Ia akan makan siang dengan kardinal Brasil, ketua presidium Konferensi Waligereja Brasil, para uskup dari negara itu, dan rombongan kepausan di ruang makan dari Pusat Studi Sumare. Pukul 07:30  doa malam akan diselenggarakan dengan pemuda di Kampus Fidei dari Guaratiba.

Pada Minggu (28/7), Paus akan merayakan Misa untuk WYD di Kampus Fidei. Sore itu ia akan bertemu dengan panitia koordinasi CELAM  (Dewan Uskup Amerika Latin) di Pusat Studi Sumare.

Bapa Suci akan meninggalkan Sumare sebelum pukul 5:00 p.m. untuk bertemu dengan relawan WYD, pukul 6:30. Upacara perpisahan akan berlangsung di Bandara Internasional Galileo-Carlos Jobim.

Paus akan lepas landas dari Rio de Janeiro pukul 7:00 dan pesawatnya akan mendarat di Roma, Senin (29/7) sekitar pukul 11:30.

Berita terkait: Pope to visit slum, prison and AIDS center in Rio

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  2. Mengapa Paus Fransiskus hindari pertemuan dengan Dalai Lama
  3. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  4. Gereja Katolik buka posko bantuan untuk para korban longsor Banjarnegara
  5. Uskup Papua Nugini kecam perburuan terhadap para penyihir untuk dibunuh
  6. Paus Fransiskus berperan penting dalam pemulihan hubungan AS-Kuba
  7. Halau radikalisme, Ulil harap umat Muslim tafsirkan Alquran lebih inklusif
  8. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  9. Kelompok HAM minta keringanan jelang eksekusi lima terpidana mati
  10. Pemberontak komunis Filipina umumkan gencatan senjata selama kunjungan Paus
  1. 22 pelajaran bijak dari seorang ibu
  2. Para kandidat berjanji tidak kekerasan pemilu selama perjalanan paus di Sri Lanka
  3. Para pengungsi Kristen keluar dari hutan Kamboja
  4. Para uskup Pakistan himbau umat Kristiani merayakan Natal secara sederhana
  5. Muhammadiyah tak haramkan Muslim ucapkan Natal
  6. Pemuda-Pemudi Muslim meriahkan Christmas Carol di Ambon
  7. Kalbar miliki gereja Katolik berkapasitas 3.000 Orang
  8. Agama Sebagai Permainan Politik: Meningkatnya Intoleransi di Indonesia
  9. Umat Katolik di Tiongkok adakan Malam Kasih Natal
  10. Renungan Hari Minggu Adven Keempat bersama Pastor Bill Grimm
  1. Ada mafianya tuh makanya BA gak berani cabut segelnya......
    Said kepuh on 2014-12-15 07:49:00
  2. sayangnya... Pak Hasyim tidak bisa menaham segelintir Umatnya yang nakal dan mas...
    Said Maman Sutarman on 2014-12-02 08:23:00
  3. Lagi lagi membenarkan diri? Tidak mewakili Malaysia secara keseluruhan? Pemerint...
    Said on 2014-12-02 08:10:00
  4. "Tidak dibenarkan" bukan DILARANG. Karena tidak dilarang, terjadi penutupan ger...
    Said on 2014-12-02 08:05:00
  5. Kalau boleh saran, berilah pakaian kepada yang telanjang, pakaian pantas untuk m...
    Said on 2014-12-01 07:02:00
  6. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  7. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  8. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  9. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  10. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
UCAN India Books Online