UCAN Indonesia Catholic Church News

Seorang pastor gagalkan pengiriman 5 TKW ilegal

09/05/2013

Seorang pastor gagalkan pengiriman 5 TKW ilegal thumbnail

 

Seorang pastor Serikat Sabda Allah (SVD) berhasil menyelamatkan 5 calon Tenaga Kerja Wanita (TKW)  tanpa dokumen resmi yang hendak diberangkatkan ke Batam, Kepulauan Riau.

Pastor Paul Rahmat SVD sedang dalam perjalanan dengan pesawat Lion Air dari Kupang menuju Jakarta, pada Kamis (2/5) lalu, ketika ia bertemu dengan 5 calon TKW asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

5 TKW tersebut antara lain Yustin Liufeto (20) asal Kabupaten Kupang, Florentina Nahak (18), Milka Losae (30) dan Yuli Meri (49) asal Kabupaten Belu serta Natalia Manu Bulu (19) asal Kabupaten Rote Ndao.

”Saya kebetulan satu pesawat dengan mereka dari Kupang. Ketika sampai di Bandara Surabaya, saya mengamati kelima gadis ini, seperti kebingunan, lalu saya berdialog dengan mereka dan menemukan beberapa kejanggalan dalam berkas dokumen yang mereka bawa”, kata Pastor Paul kepada ucanews.com, Rabu (8/5).

Didorong oleh niat mencegah kemungkinan terjadinya traficking, Pastor Paul pun mencegah keberangkaan 5 TKW ini.

”Saya tanya kepada mereka, perusahan apa yang merekrut, mereka tidak tahu. Mereka hanya tahu nama calo yang mengajak mereka”, kata pastor yang juga anggota Komisi Justice Peace and Integrity Creation (JPIC) SVD ini.

Selain itu, Pastor Paul pun menemukan kejanggalan dalam surat yang mereka bawa, yaitu surat dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) NTT, yang ditujukan ke Disnakertrans Riau, dan beberapa instansi lain.

”Saya ragu apakah surat itu resmi. Tanggal suratnya ditulis tangan dan ternyata setelah kami cek, pihak Disnakertrans mengonfirmasi bahwa mereka tidak pernah membuat surat itu”, katanya.

Pastor Paul pun melaporkan hal ini ke polisi di Bandara Soekarno Hatta. Dari situ, 5 TKW itu diserahkan ke Dinas Sosial dan sempat ditampung di tempat penampungan Bambu Apus, Jakarta, lalu diantar kembali ke Kupang, Sabtu (4/5).

”Mereka saat itu sudah punya nomor booking tiket ke Batam, tapi saya ajak mereka untuk kembali saja, dengan jaminan, mereka bisa sampai dengan selamat di kampung asal mereka”, tegasnya.

Berdasarkan hasil penelusuran Komisi JPIC SVD, 5 TKW ini diketahui direkrut oleh calo bernama Daniel Sabon. Ia bekerja pada  PT Tugas Mulia, yang berkantor di Desa  Oesao, Kabupaten Kupang.

Pastor Paul berharap, pemerintah harus tegas mengontrol keberadaan calo-calo tenaga kerja dan perusahan yang bisa menghalalkan segala cara untuk meraup keuntungan.

”Kalau tidak, akan banyak anak-anak kita dari kampung yang dijual kemana-mana”, kata pastor yang juga aktif di Jaringan Peduli Migran Keuskupan Agung Jakarta ini.

Ryan Dagur, Jakarta

Foto: republika

  • http://twitter.com/andypurnama7 andy purnama

    MAU TIDAK ATAU ADAKAH KEPEDULIAN DARI FIHAK PEMERINTAH DENGAN HAL2 SEPERI INI…..?

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Romo Magnis: Pemeluk agama tak sama dengan pendukung bola
  2. Cendikiawan Muslim: Pemerintah harus mengambil langkah pemblokiran situs radikal
  3. Jika Gairah Hidup Anda Redup, Nyalakan dengan Ini
  4. Kehadiran minoritas harus memberi arti bagi mayoritas
  5. Umat Katolik diajak gunakan media digital sebagai sarana pewartaan
  6. Prioritas, pewartaan, sentuhan kasih mencerminkan latar belakang Paus Fransiskus
  7. Tanggapan Gereja Katolik Asia terhadap Laudato si' dalam mengatasi perubahan iklim
  8. TV María akan menampilkan acara untuk anak-anak, orang muda
  9. Umat Katolik di Tiongkok desak bebaskan uskup lansia yang sakit dan lama dipenjara
  10. Gereja Katolik dukung aksi mogok nasional pekerja di India
  1. Sekolah di Timor Leste masih berjuang dengan kebutuhan dasar
  2. Gereja Katolik dukung aksi mogok nasional pekerja di India
  3. Gereja: UU Ras dan Agama Myanmar bisa menimbulkan perpecahan
  4. Cendikiawan Muslim: Pemerintah harus mengambil langkah pemblokiran situs radikal
  5. Tanggapan Gereja Katolik Asia terhadap Laudato si’ dalam mengatasi perubahan iklim
  6. Umat Katolik di Tiongkok desak bebaskan uskup lansia yang sakit dan lama dipenjara
  7. Hadiri HUT Paroki Salib Suci, Azizah jadi ikon pluralisme
  8. Pemenang Magsaysay Award dinilai sebagai ‘pahlawan modern’ di Asia
  9. Komnas HAM desak pelaku diadili
  10. Para demonstran menuntut akhiri kekerasan terhadap komunitas Kristen di India
  1. Kapan Tiongkok itu jadi negera yang normal - sehat lahir batin?...
    Said on 2015-09-03 08:54:00
  2. Tentu saja kesibukan sebatas Liturgi - Altar, perlu diimbangi dengan ketegasan p...
    Said sani@ on 2015-08-21 11:51:00
  3. Silahkan baca di teks ini selengkapnya...terima kasih.. http://www.mirifica.net...
    Said on 2015-08-19 14:30:00
  4. “Dalam perjalanan ke depan, Gereja Katolik memandang bahwa pemerintah dan para p...
    Said kristiadjirahardjo on 2015-08-17 10:55:00
  5. Undangan kepada Bapa Suci dr Menag unt berkunjung ke Indonesia,tentu sangat meng...
    Said tarcisius fenfat on 2015-08-15 10:51:00
  6. Menuju keteraturan......
    Said on 2015-08-14 16:46:00
  7. Baik sekali kalau Bpk Menteri kunjung ke Vatikan.....
    Said on 2015-08-14 16:45:00
  8. Salut kepada menteri agama t ksi atas upayanya utk mengundang bp paus franciskus...
    Said Eduardus on 2015-08-13 13:29:00
  9. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  10. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
UCAN India Books Online