UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Umat Protestan sangat optimis dengan Paus Fransiskus

09/05/2013

Umat Protestan sangat optimis dengan Paus Fransiskus thumbnail

 

Acara Kirchentag Protestan ke-34 diadakan di Hamburg, Jerman, pada 1 hingga sampai 5 Mei. Tidak ada acara lain seperti itu dalam dunia Kristen. Ini adalah pertemuan besar dari orang-orang dari segala usia dan lapisan masyarakat.

Ada pidato dari para pemimpin dunia, kebaktian setiap hari menurut denominasi, acara budaya, workshop, pertunjukan musik, dan bazar dari gereja-gereja, kelompok, gerakan dan lembaga-lembaga.

Tema untuk Kirchentag ini adalah “Tiap-tiap orang mengumpulkan menurut keperluannya” (Keluaran 16,18), yang memberikan kesempatan untuk merefleksikan tentang isu-isu di planet ini dan mengamati secara kritis sistem yang mempromosikan kekayaan dan keserakahan.

“Saya menghadiri salah satu acara utama tentang tema ini yang merupakan sesi dialog brilian antara Kanselir Jerman Angela Merkel dan Helen Clark, mantan Perdana Menteri Selandia Baru, sekarang Administrator Program Pembangunan PBB.”

Kedua wanita itu berbicara dengan penuh semangat tentang isu-isu internasional seperti perubahan iklim, kesetaraan gender dan masalah politik yang sensitif menyeimbangkan kemajuan ekonomi bagi negara-negara berkembang seperti Cina dan India serta mendorong tanggung jawab atas emisi karbon.

“Saya juga menghadiri sebuah diskusi panel yang menarik bersama Pendeta Dr Olav Fyske Tveit, Sekretaris Jenderal Dewan Gereja Dunia dan Uskup Agung Robert Zollitsch dari Freiburg, yang juga ketua presidium Konferensi Waligereja Jerman.”

Temanya adalah Paus Fransiskus dan apakah mungkin membawa kehidupan ekumenis. Baik ketua WCC maupun Uskup Agung itu sangat optimis dengan kepemimpinan ekumenis Paus itu, khususnya dalam sebuah seruan kepada umat Kristiani untuk menjalani kehidupan yang lebih sederhana, yang ditunjukkan dalam pelayanannya sendiri sampai saat ini.

Aula itu dipenuhi dengan  sekitar 2.000 jemaat Protestan sebagian besar dari Jerman, dan mereka memiliki beberapa pertanyaan yang ditujukan kepada Uskup Agung Zollitsch tentang peran perempuan dan masa depan kerjasama ekumenis di Jerman. Uskup Agung itu sangat terbuka dalam tanggapannya.

Dia mengatakan dia secara pribadi mendukung penahbisan perempuan menjadi diakon dan secara aktif mempromosikan sebuah kajian tentang masalah ini.

Lebih dari 130.000 orang dari seluruh dunia terdaftar menjadi bagian dari Kirchentag.
 
Sumber: Protestants declare themselves ‘very optimistic’ about Pope

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kelompok HAM Filipina desak PBB menyelidiki 110 kasus penyiksaan
  2. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  3. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  4. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  5. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  6. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  7. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  8. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  9. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  10. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  1. Ribuan anak Kamboja terlantar akibat ibu mereka dipenjara
  2. Gereja: Pemerintah Modi mulai memperhatikan terkait serangan terhadap minoritas
  3. Kelompok HAM Filipina desak PBB menyelidiki 110 kasus penyiksaan
  4. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  5. PM Malaysia ‘sangat prihatin’ dengan kuburan massal diduga imigran gelap
  6. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  7. Daniel Mananta dan Sandra Dewi ikut peresmian kapel yang mereka bangun di Flores
  8. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  9. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  10. Orangtua Rohingya di kamp pengungsian cemas terkait berita anak-anak mereka yang hilang
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online