Ibadah di depan istana, jemaat pertanyakan penghargaan kepada SBY

13/05/2013

Ibadah di depan istana, jemaat pertanyakan penghargaan kepada SBY thumbnail

 

Puluhan jemaat dari HKBP Filadelfia, GKI Yasmin dan komunitas lintas iman menghadiri kebaktian yang diselenggarakan dua minggu sekali di depan Istana Negara pada hari Minggu (12/5). Meski sempat diguyur hujan acara tersebut berjalan lancar hingga selesai.

Pada kesempatan itu sejumlah jemaat berdoa sambil memegang spanduk besar yang mempertanyakan penghargaan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Di spanduk itu tertulis A crime committed in the name of religion is the greatest crime against religion. Appeal of Conscience Foundation, Does SBY deserve the award?

Dalam kata sambutan setelah ibadah tersebut, Jalaludin Rahmat, menyampaikan keterkejutannya bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menerima penghargaan dari the Appeal of Conscience di New York, Amerika Serikat pada akhir Mei 2013.

“Saya sampai harus mencoba mencari tahu, siapa yang kurang pas, saya atau Presiden. Apa prestasi presiden sehingga menerima penghargaan untuk mereka yang dianggap berjasa dalam kebebasan beragama, berkeyakinan dan beribadah?”

“Ahmadiyah, Syiah diserang, gereja-gereja ditutup, apakah itu prestasi penjagaan kebebasan beragama?”gugat Jalaludin.

Tempat ibadat GKI Yasmin di Bogor dan HKBP Filadelfia di Bekasi hingga saat ini dikunci dan disegel secara ilegal oleh Pemda Bogor dan Pemda Bekasi, meskipun Mahkamah Agung mengesahkan keberadan kedua gereja di lokasi masing-masing.

Sementara itu Bona Sigalingging, juru bicara GKI Yasmin, mengatakan 15 tahun setelah reformasi yang digulir 12 Mei 1998, saat perubahan digelorakan di Indonesia, ternyata dalam konteks kebebasan beribadah, berkeyakinan dan beragama, Indonesia mengalami situasi yang buruk.

“Banyak kelompok minoritas agama dan kepercayaan didiskriminasi dan kehilangan haknya untuk menyatakan agama dan kepercayaannya dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya itu,” kata Bona.

Selain GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia, jemaat Ahmadiyah juga diburu dan menjadi sasaran intimidasi, dan ironisnya, malah diperkuat dengan kebijakan negara berupa Keputusan Bersama Menteri dan Jaksa Agung terkait Ahmadiyah tahun 2008.

Pada akhir acara, perwakilan dari Gereja-gereja Asia, dari Christian Conference of Asia, turut hadir untuk memberikan dukungan kepada jemaat kedua gereja itu.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  2. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  3. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  4. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  5. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  6. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  7. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  8. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  9. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  10. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
UCAN India Books Online