UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Akibat badai, warga Rohingya takut dievakuasi ke lokasi rawan kerusuhan

17/05/2013

Akibat badai, warga Rohingya takut dievakuasi ke lokasi rawan kerusuhan thumbnail

 

Kekhawatiran yang meningkat di Myanmar bagian barat selama evakuasi pengungsi Muslim Rohingya dari wilayah pesisir akibat badai tropis. Laporan menyatakan bahwa pihak berwenang telah berusaha mengevakuasi orang-orang dari jalur badai dekat garis pantai.

Evakuasi dimulai di negara bagian Rakhine beberapa hari lalu karena badai sedang menuju ke barat Myanmar dan Bangladesh. Meskipun badai itu lemah, namun telah merenggut lima jiwa di Bangladesh.

Seorang pekerja bantuan lokal di Sittwe (ibukota negara bagian Rakhine), mengatakan kepada ucanews.com bahwa pemerintah telah menolak permintaan para pengungsi Muslim Rohingya di kamp-kamp sejak kerusuhan hebat tahun lalu untuk kembali ke rumah mereka di Sittwe. Sebaliknya, mereka diminta untuk pindah ke sebuah kamp baru dibangun di Ohn Daw Gyi 2, yang letaknya hanya dua kilometer dari garis pantai.

Kelompok-kelompok bantuan telah memperingatkan bahwa mereka yang berada di daerah dataran rendah dekat dengan pantai akan terkena dampak paling besar karena badai itu berpotensi menimbulkan gelombang laut dan angin kencang.

“Warga menolak untuk pindah ke kamp karena mereka tahu itu berbahaya, dan beberapa memilih tetap bertahan di kamp-kamp mereka,” kata pekerja bantuan.

Dia menambahkan bahwa sementara pemerintah telah mengizinkan beberapa warga pindah ke desa-desa penduduk Rohingya di luar ibukota itu, namun pengungsi lain meminta berlindung di kampus Universitas Sittwe, tapi  ditolak.

Juru bicara Presiden Ye Htut mengatakan pada konferensi pers di Yangon pada Rabu, “pemerintah akan menghukum mereka yang tidak mengikuti petunjuk kami untuk mengungsi.”

Menurut Human Rights Watch (HRW), setengah dari sekitar 140.000 pengungsi akibat kekerasan tahun lalu berada di daerah rawan banjir. Beberapa kamp yang memiliki perlindungan memadai telah dievakuasi akibat badai, tetapi mereka yang tidak terdaftar dan tinggal di kamp-kamp darurat harus berlindung di desa-desa dimana perlindungan tidak memadai.

Sejak kekerasan gelombang kedua antara Buddha Rakhine dan Muslim Rohingya pecah pada Oktober tahun lalu, para pekerja bantuan yang membantu pengungsi Rohingya telah melaporkan ancaman dari warga Rakhine lokal. Kelompok Medecins Sans Frontieres dari Prancis sementara menarik sejumlah stafnya dari wilayah itu karena intimidasi.

“Organisasi-organisasi kemanusiaan takut bahwa keluarga Muslim yang mencoba melarikan diri mungkin menjadi korban kekerasan warga Buddha Arakan dan pasukan keamanan setempat,” tambah HRW dalam sebuah pernyataan pada Selasa.

Sumber: Controversy over evacuation of Rohingya in Myanmar

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keluarga Muslim cenderung memasukkan anak di sekolah Katolik
  2. Umat ​​Katolik di Tiongkok melakukan diskriminasi terhadap ODHA
  3. Pemimpin Gereja bersuara terkait bahaya meningkatnya kasus HIV
  4. Cagub DKI Jakarta sampaikan visi-misi kepada masyarakat Katolik
  5. “Kita Indonesia” serukan kebhinnekaan bangsa
  6. Renungan Hari Minggu Adven II/A bersama Pastor Bill Grimm
  7. Doa Perdamaian untuk Indonesia di Fatima
  8. Para uskup Jepang ingin tenaga nuklir dihapuskan di seluruh dunia
  9. Situs Santo Fransiskus Xaverius di Tiongkok akan masuk dalam warisan dunia
  10. Kasih sayang dorong seorang biarawati tidak takut melayani ODHA
  1. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  2. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  3. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  4. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  5. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  6. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
  7. PERSEKUTUAN REMAJA JEMAAT ELIM PETRA PAMONA GEREJA KRISTEN SULAWESI TENGAH (GKS...
    Said aswankodina on 2016-11-21 10:53:01
  8. semoga tidak hujan besok......
    Said Jenny Marisa on 2016-11-18 23:25:12
  9. Benar2 capek deh membaca tentang Islam yang berniat menghabisi kaum Kristen.. Mu...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-18 09:53:01
  10. Nyalakan lilin untuk unjuk simpati.. dan mengobati rasa duka dan sedih.. Jauh le...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-17 10:02:56
UCAN India Books Online