UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Amnesty: Hukuman mati di Indonesia langkah mundur

17/05/2013

Amnesty: Hukuman mati di Indonesia langkah mundur thumbnail

 

Amnesty Internasional mendesak Indonesia untuk menghentikan eksekusi mati yang sudah direncanakan terhadap tiga orang, yang diperkirakan segera dilakukan karena ini akan menjadi kemunduran besar dalam urusan hukuman mati.

“Jika orang-orang tersebut dieksekusi maka ini akan menjadi kemunduran besar dalam urusan hukuman mati, di negeri yang terlihat bergerak menjauh dari praktik brutal dalam beberapa tahun belakangan, demikian disampaikan Josef Roy Benedict, Campaigner – Indonesia dan Timor-Leste Amnesty International Secretariat kepada ANTARA London, Kamis.

Menurut Kejaksaan Agung, Suryadi Swabuana, Jurit bin Abdullah, dan Ibrahim bin Ujang, akan dieksekusi mati bulan ini. Namun demikian, ada beberapa indikasi mereka bisa dieksekusi mati sesegera malam ini. Tiga orang tersebut sekarang ditempatkan di penjara isolasi di penjara Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, di mana mereka akan dieksekusi mati dengan regu tembak.

Amnesty International, badan internasional yang berkedudukan di Inggris itu menentang hukuman mati di semua kasus tanpa pengecualian. Pada kasus Indonesia, tidak ada indikasi yang jelas mengapa negeri ini telah memutuskan untuk melanjutkan eksekusi mati setelah jeda empat tahun.

Periode tersebut diakhiri pada 14 Maret tahun ini ketika seorang warga negara Malawi, Adami Wilson (48), dieksekusi mati akibatĀ  penyelundupan narkotika. Eksekusi mati ini dan tiga eksekusi mati yang akan segera terjadi nampaknya berlawanan dengan pernyataan dan tindakan sebelumnya yang diambil oleh pejabat pemerintah.

Pada Oktober tahun lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengubah hukuman mati terhadap seorang bandar narkotika. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan langkah tersebut merupakan bagian dari dorongan yang lebih besar untuk menjauh dari penggunaan hukuman mati di Indonesia.

Eksekusi mati ini juga merupakan upaya yang berlawanan dengan usaha Indonesia untuk meminta pengubahan hukuman mati warga negaranya yang menjadi terpidana mati di luar negeri, seperti di Arab Saudi dan Malaysia.

Eksekusi mati lainnya harus dihentikan. Eksekusi mati ini menjadi bahan pertanyaan atas reformasi hak asasi manusia dan komitmen yang dibuat oleh pemerintah Indonesia di tahun-tahun belakangan ini.

2 Comments on "Amnesty: Hukuman mati di Indonesia langkah mundur"

  1. Jenny Marisa on Fri, 17th May 2013 8:32 pm 

    Tetapi kekejaman juga banyak yang keterlaluan, misalnya anak mengubur ibu kandungnya hidup hidup hingga mati, perkosaan oleh bapak terhadap anaknya, mutilasi, dll yang menunjukkan perlunya hukuman berat. Memang pelik urusan hukum mati – tetapi apa jaminannya bahwa tanpa ada hukuman mati kekejaman2 tidak terjadi?? Tentu, dengan bukan hukum mati, kita berharap ada pertobatan.. tetapi pengedar narkoba juga tidak bertobat walaupun dalam penjara..

  2. andy purnama on Wed, 22nd May 2013 7:41 am 

    KUMAN DISEBERANG LAUTAN NAMPAK,GAJAH DIPELUPUK MATA TIDAK NAMPAK..HAI AMNESTY INTERNASIONAL URUSI SAJA NEGARAMU SENDIRI…..




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja Katolik kritik pemerintah atas Perppu Kebiri
  2. Renungan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus bersama Pastor Bill Grimm
  3. Rosario Merah Putih di dada prajurit
  4. Tiongkok dan Vietnam: Keduanya negara komunis tetapi berbeda
  5. Kelompok iklim menyerukan tindakan cepat untuk atasi bencana
  6. 58 tahun ISKA: Nasionalisme itu hanya satu
  7. Pejabat Vatikan rayakan Misa menandai Hari Doa untuk Gereja di Tiongkok
  8. Keuskupan Agung Seoul bantu para pengungsi Korea Utara
  9. Paroki-paroki menyalurkan bantuan bagi korban banjir
  10. 58 persen siswa SMA Jakarta dukung pelaksanaan Syariat Islam
  1. Semoga rencana untuk dijadikan seumur hidup bersyarat adalah awal perbaikan seta...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-20 12:03:38
  2. Adakalanya seorang pasien yang sudah dirawat sebaik mungkin karena cirrosis, yan...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:23:07
  3. Banyak negara melarang hukuman mati. Sebaliknya, negeri Belanda membenarkan euth...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:11:14
  4. Saya pilih Ahok karena dia bisa dipercaya, kebetulan saja dia Kristen.....
    Said Jenny Marisa on 2016-05-10 15:51:40
  5. Masalah perdagangan dan penyaluran narkoba sudah amat sangat menyulitkan pemerin...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-06 17:37:26
  6. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  7. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  8. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  9. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
  10. Semua orang harus waspada... Siapa yang dapat dipercaya...tetapi ini mungkin p...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-21 12:03:46
UCAN India Books Online