UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Romo Magnis protes terkait penghargaan kepada Presiden SBY

17/05/2013

Romo Magnis protes terkait penghargaan kepada Presiden SBY thumbnail

Romo Franz Magnis Suseno SJ

 

Romo Franz Magnis Suseno SJ menyampaikan protes atas rencana pemberian penghargaan negarawan dunia 2013  (World Statesman Award) kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Penghargaan tersebut akan diberikan oleh Appeal of Conscience Foundation (ACF), sebuah  organisasi yang mempromosikan perdamaian, demokrasi, toleransi, dan dialog antarkepercayaan yang berbasis di New York, Amerika Serikat.

Presiden SBY akan menerima penghargaan itu di sela-sela kunjungannya ke AS pada akhir Mei 2013.

Romo Magnis mengatakan kepada UCAN Indonesia di sela-sela seminar di Jakarta, Jumat (17/5/2013), bahwa ia telah mengirim surat protes kepada ACF melalui e-mail pada Rabu (15/5/2013), setelah ia mendengar rencana pemberian penghargaan itu dari media massa.

“Dengan memberikan penghargaan kepada Indonesia berarti sama dengan mengatakan Indonesia sudah bagus dengan toleransi beragama. Tapi, kalau disebut penghargaan karena jasanya memajukan toleransi, saya sangat keberatan. Selama hampir 10 tahun toleransi keagamaan di Indonesia berkurang,” kata Romo Magnis.

Ia mengatakan, “Saya menulis dengan sangat jelas bahwa di sini ada masalah terkait toleransi agama. Selama 8,5 tahun kepemimpinan Presiden Yudhoyono, kaum minoritas Indonesia justru berada dalam situasi tertekan.”

Ia mencontohkan kasus Ahmadiyah, Syiah, GKI Yasmin, Gereja St. Joannes Baptista di Parung, Bogor, dan sejumlah gereja lain yang hingga kini masih menghadapi masalah.  

Berikut surat protes yang diperoleh UCAN Indonesia:

Ladies and Gentlemen of the Appeal of Conscience Foundation (ACF),

I am a Catholic Priest and professor of philosophy in Jakarta. In Indonesia we learnt that you are going to bestow this year’s World Stateman Award to our President Susilo Bambang Yudhoyono because of his merits regarding religious tolerance.

This is a shame, a shame for you. It discredits any claim you might make as a an institution with moral intentions.

How can you take such a decision without asking concerned people in Indonesia? Hopefully you have not made this decission in response to prodding by people of our Government or of the entourage of the President.

Do you not know about the growing difficulties of Christians to get permits for opening places of prayer, about the growing number of forced closures of churches, about the growth of regulations tha make worshipping for minorities more difficult, thus about growing intolerance on the grassroot level?

And particularly, have you never heard about the shameful and quite dangerous attitudes of hardline religious groups towards so called deviant teachings, meaning members of the Achmadiyah and the Shia communities, and the government of Susilo Bambang Yudhoyono just doing nothing and saying nothing to protect them? Hundreds of their people have under Susilo Bambang Yudhoyono’s presidentship been driven out of their houses, they still live miserably in places like sports halls, there have allready Achmadis and Shia people been killed (so that the question arises whether Indonesia will deteriorate to conditions like Pakistan dan Iran [favor of President G. W. Bush] where every months hundreds of Shia people are being killed because of religious motivations)?

Do you not know that President Susilo Bambang Yudhoyono during his up to now 8 1/2 years in office has not a single time said something to the Indonesian people, that they should respect their minorities? That he has shamefully avoided responsibility regarding growing violence towards Achmadiyah and Shia people?

Again, whom did you ask for information before making you award choice? What could be your motivation to bestow upon this President a reward for religious tolerance who so obviously lacks any courage to do his duty protecting minorities?

I have to add that I am not a radical, not even a “human right extremist” (if such exist). I am just appaled about so much hypocrisy. You are playing in the hands of those – still few – radicals that want to purify Indonesia of all what they regard as heresies and heathen.

Franz Magnis-Suseno SJ

Konradus Epa, Jakarta

 

3 Comments on "Romo Magnis protes terkait penghargaan kepada Presiden SBY"

  1. Ladies and Gentlemen of the Appeal of Conscience Foundation (ACF) | Witnesses Violence At Hometown Of Papua on Sat, 18th May 2013 9:29 am 

    […] : Franz Magnis-Suseno SJ Share this:TwitterFacebookLike this:Like […]

  2. N. Manurung on Tue, 21st May 2013 6:56 am 

    Apakah AFC berubah sedang membangun politik baru?

  3. eximsub@ warsudhi on Thu, 30th May 2013 1:42 pm 

    Minoritas mengalami diskriminasi seperti : Syiah di sampang, perusakan mesjid Ahmadiyah, penyegelan & penutupan GKI Yasmin, HKBP Filadephia sampai saat ini, belum ada solusinya.Sby bicara hanya sebatas wacana, tidak ada tindakan tegas. Negara kok kalah sama kaum radikal yg mengatasnamakan agama.Negara harus berani melindungi warga negara tanpa memandang suku,ras & agama.Kekerasan atas nama agama tidak dapat di benarkan.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pemuda bawa bom masuk gereja berusaha menyerang pastor
  2. Renungan Hari Minggu Biasa XXII/C bersama Pastor Bill Grimm
  3. Gereja Filipina tampung calon jamaah haji asal Indonesia
  4. Paroki-paroki di Korea Selatan membentuk komite rekonsiliasi
  5. Sudah saatnya katekis Gereja tidak membuat ngantuk umat
  6. Paroki diminta mempersiapkan keterampilan menghadapi bencana
  7. BNN siapkan buku dakwah anti-narkoba untuk berbagai agama
  8. Gereja baru menyembuhkan luka warga Timor Leste
  9. Para uskup Timur Tengah dan Balkan menghadiri forum perdamaian di Seoul
  10. Sekolah menjadi target pengedar narkoba
  1. Ada baiknya (sudah waktunya..) para pastor dan pegawai gereja belajar karate kah...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-28 19:52:15
  2. Baik juga ada gagasan mengajak masyarakat "bela negara" baru2 ini (entah inisiat...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-25 14:35:10
  3. Jarang kita dengar berita kebaikan dari suatu pemerintah.. ini salah satunya. L...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-22 11:22:02
  4. Orang mau menyumbang organ badan atau mata dsb. pantasnya tidak diminta, tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-16 14:53:44
  5. Tidak perlu dibaca - kalau dari keuskupan pasti hal hal yang baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-08-15 13:23:14
  6. Memang ada orang yang terpanggil untuk "pembersihan" kebobrokan... Pikir2 lagi, ...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-14 19:25:14
  7. Jadi bukan terrorist.. itu lebih gawat....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-10 10:41:31
  8. Tidak dapat mengubah pembantaian, ya tinggal mendoakan saja untuk arwah korban.....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-09 10:06:22
  9. Belajar dari gereja di Barat adalah sangat baik bagi orang Katolik Cina yang kir...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-04 09:22:18
  10. Benar kata imam Abdelatif Hmitou, karena jelas didengar dan mudah dimenterti sia...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-30 13:31:58
UCAN India Books Online