UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus serukan reformasi sistem keuangan global

19/05/2013

Paus serukan reformasi sistem keuangan global thumbnail

 

Paus Fransiskus, Kamis (16/5), menyerukan reformasi sistem keuangan global dan mengecam “kediktaktoran ekonomi” yang kejam. Ia juga menyatakan krisis ekonomi telah memurukkan kehidupan rakyat di negara maju maupun negara miskin.

“Uang harus melayani, bukan memerintah,” kata Paus Fransiskus kepada sejumlah diplomat dalam pidato penting pertamanya yang menyinggung masalah keuangan dunia sejak ia terpilih pada Maret lalu.

Ia mendesak agar negara mengambil peran yang lebih besar pada perekonomian mereka dan melindungi masyarakat paling lemah.

Krisis ekonomi telah menciptakan ketakutan dan keputusasaan, mengurangi kenyamanan hidup, meningkatkan kemiskinan dan tindak kekerasan, serta semakin banyak orang yang berupaya bertahan dengan cara yang tidak bermartabat. Karena ini, Paus mendesak perlunya reformasi keuangan dalam kerangka etis yang akan mampu menghasilkan perbaikan ekonomi bagi setiap orang.

“Kita telah menciptakan berhala baru. Penyembahan lembu emas di masa lalu telah kita temukan kembali dalam wajah baru yang kejam berupa pemujaan uang dan kediktaktoran ekonomi yang amat bertentangan dengan tujuan kemanusiaan yang sesungguhnya,” kata Paus Fransiskus, seperti dilansir sinarharapan.com.

Pernyataan Paus merujuk pada Kitab Kejadian ketika bangsa Israel menyembah patung lembu emas di saat Musa berada di puncak Gunung Sinai menerima 10 perintah Allah. Seperti juga pendahulunya, Paus Benedictus XVI, yang menyerukan perubahan sistem ekonomi, Paus Fransiskus melakukan hal yang sama dalam bahasa yang lebih jelas.

Paus tersebut tampaknya mengekspresikan pandangannya yang sangat personal terkait pengalamannya hidup bersama kaum miskin di Amerika Latin.

Ia menghendaki 1,2 miliar umat Gereja Katolik untuk membela pada kaum miskin dan lebih hidup hemat, serta mendesak kendali negara yang lebih besar pada perekonomian.

Berpihak pada orang miskin

“Pada saat pendapatan segelintir manusia meningkat pesat di waktu sama mayoritas manusia justru jatuh dalam kemiskinan,” ujarnya.

“Ketidakseimbangan ini adalah hasil dari ideologi yang menjunjung tinggi kekuasaan mutlak pasar dan spekulasi sektor keuangan sehingga mengabaikan peran dan kendali negara yang  bertanggung jawab menyediakan layanan publik,” paparnya lagi.

Berbicara mengenai pasar keuangan, ia menyatakan “suatu sistem tirani baru tak terlihat dan bersifat virtual sedang terbentuk yang secara sepihak menjalankan hukum dan UU mereka sendiri”.

Pernyataan Paus meningkatkan perhatian mendalam mengenai kondisi krisis ekonomi global yang terjadi dan berdampak pada jutaan orang kehilangan pekerjaan ataupun hidup dalam ketidakpastian dengan pekerjaan mereka.

Paus Fransiskus menyatakan kepausannya akan berpihak pada kaum miskin pada isu sosial dan ekonomi.

“Paus mencintai semua orang, baik yang kaya maupun yang miskin, namun Paus mempunyai tanggung jawab dalam nama Yesus Kristus, untuk mengingatkan yang kaya untuk membantu yang miskin, menghormati mereka dan mendukung mereka,” kata Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus akan berkunjung ke kawasan kumuh selama kunjungannya ke Brasil pada Juli mendatang, mendesak siapa pun yang berkuasa sungguh-sungguh melayani kepentingan bersama rakyatnya. Ia meminta pemimpin sektor keuangan mengambil tanggung jawab etis dan menunjukkan solidaritas.

Berita terkait: Pope takes another swipe at the global ‘cult of money’

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. 16 RS ditunjuk sebagai pusat rehabilitasi narkoba
  2. Orang Asia masih mengenang dampak kunjungan Paus Fransiskus
  3. Orang Kristen mulai bergabung melawan ISIS
  4. Pembongkaran gereja di Cina terus berlanjut
  5. Serikat Guru: Kurikulum 2013 itu celaka 13
  6. Imam Maryknoll yang berani mengadakan berbagai misi ke Korea Utara
  7. Paus Fransiskus: Berperilaku buruk adalah manusiawi, tetapi bukan Kristen
  8. Setelah SBY dinilai gagal pelihara kebebasan beragama, kini harapan ada pada Jokowi
  9. Presiden SBY meresmikan Situs Pekabaran Injil di Papua Barat
  10. Dalam 6 bulan, 2.677 istri di Malang gugat cerai suami
  1. Argumen “Pro Life” dan “Pro Choice”
  2. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  3. Paus Fransiskus: Berperilaku buruk adalah manusiawi, tetapi bukan Kristen
  4. Orang Kristen mulai bergabung melawan ISIS
  5. Sekjen PBB puji Bhineka Tunggal Ika
  6. Pendeta dihukum 10 tahun di balik jeruji besi
  7. Menag: Gerakan radikalisme Islam ancam keutuhan NKRI
  8. Jokowi bersedia bentuk Pengadilan HAM Ad Hoc
  9. Pemuda dunia bahas persatuan dalam keberagaman di Bali
  10. Tiga usulan SETARA untuk Jokowi-JK dalam penyelesaian HAM
  1. Tiada orang dari golongan apapun yang dilupakannya...Motto untuk Asian Youth Day...
    Said on 2014-07-27 11:04:00
  2. Sebelum pengikut muhammad menyebut "allah", kristen arab sudah menggunakan kata ...
    Said umat on 2014-07-26 06:05:00
  3. sembuhkan!...
    Said tuhan on 2014-07-25 02:51:00
  4. Semestinya bisa dihindarkan. Mengapa suster membiarkan anak itu tinggal sendiri...
    Said on 2014-07-22 07:06:00
  5. Penderitaan mereka mengapa tak kunjung berakhir.. Sudah sampai urgensi, sebaikny...
    Said on 2014-07-22 07:01:00
  6. Jelas kalau Jokowi mempunyai pandangan dan niat yang sama (dengan bapak Uskup). ...
    Said on 2014-07-22 06:54:00
  7. Semakin banyak larangan... mau mempersempit hidup orang yang hanya mau berdoa. ...
    Said on 2014-07-20 08:25:00
  8. Selamat menjalankan tugas baru Mgr...
    Said Adonia Sihotang on 2014-07-19 23:27:00
  9. Sudah terlalu sering terdengar protes atas pernyataan yang menyudutkan islam seb...
    Said pluralis on 2014-07-18 04:28:00
  10. Paus Emeritus Benediktus baru tahun lalu diganti oleh Paus Fransiskus. Beliau t...
    Said on 2014-07-16 08:11:00
UCAN India Books Online