UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Komnas Perempuan: 85 kasus perkosaan terjadi pada tragedi Mei 1998

20/05/2013

Komnas Perempuan:  85 kasus perkosaan terjadi pada tragedi Mei 1998 thumbnail

Yuniyanti Chuzaifah, ketua Komnas Perempuan

 

Puluhan perempuan menjadi korban perkosaan dalam rangkaian kerusuhan Mei 1998. Berdasarkan laporan eksekutif Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF), setidaknya terdapat 85 perempuan korban kekerasan seksual, dalam kerusuhan Mei 1998.

“Dengan rincian 52 korban perkosaan, 14 korban perkosaan dengan penganiayaan, 10 korban penyerangan atau penganiayaan seksual, dan 9 korban pelecehan seksual,” ujar Ketua Komnas Perempuan, Yuniyanti Chuzaifah di Balaikota DKI Jakarta, Minggu (19/5/2013).

Yuniyanti menegaskan, kekerasan seksual telah terjadi selama kerusuhan dan merupakan satu bentuk serangan terhadap martabat manusia, yang telah menimbulkan penderitaan. “Yang sangat mendalam, serta rasa takut dan trauma yang luas,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, TGPF mengidentifikasi bahwa sebagian besar korban adalah berasal dari etnis Tionghoa. “Dan sebagian besar kasus perkosaan adalah gang rape,” tegas Yuni.

“Kebanyakan kasus perkosaan juga dilakukan di hadapan orang lain,” imbuhnya.

Sehingga, TGPF mengingatkan bahwa kesimpangsiuran di masyarakat tentang ada tidaknya, serta jumlah korban perkosaan adalah akibat pendekatan berdasarkan hukum positif, yang menyaratkan adanya laporan korban.

“Ada atau tidaknya tanda-tanda persetubuhan dan atau tanda-tanda kekerasan serta saksi dan petunjuk,” tegasnya.

Hentikan impunitas kepada pelaku pelanggaran HAM

Komnas Perempuan berharap Pemerintah tidak tutup mata terhadap ukiran sejarah masa lalu yang sarat dengan pelanggaran HAM yang masih gelap dan belum terungkap itu.

Adapun Tragedi Mei 1998 sebagai kerusuhan terburuk dalam sejarah bangsa Indonesia, terjadi di berbagai daerah, mengorbankan berbagai kelas sosial, lintas etnik, tidak kenal usia dan jenis kelamin.

“Tragedi Mei 1998 tidak hanya persoalan lengsernya Soeharto dan penjarahan. Tetapi ada hilangnya ribuan nyawa yang tidak terkecuali kaum hawa. Pemerintah tidak boleh tutup mata, ini tanggung jawab negara,” ujarnya.
 
Pihaknya juga mengatakan negara harus menghentikan impunitas kepada para pelaku pelanggaran HAM dengan memperhatikan suara para korban.

“Impunitas tidak boleh terjadi. Saat ini kita lakukan juga memorialisasi untuk merawat ingatan bangsa agar tidak lagi terulang dan jangan biarkan para pelaku pelanggaran HAM itu berlenggang bebas,” lanjutnya.

Sumber: liputan6.com, metrotvnews.com

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Presiden SBY: ISIS 'memalukan' umat Muslim
  2. Orang Asia masih mengenang dampak kunjungan Paus Fransiskus
  3. Kompetisi Ahmad Wahib Award 2014 untuk toleransi
  4. Imam Maryknoll yang berani mengadakan berbagai misi ke Korea Utara
  5. Datangi Jokowi, aktivis HAM sodorkan dokumen pelanggaran HAM di Indonesia
  6. Presiden SBY meresmikan Situs Pekabaran Injil di Papua Barat
  7. Serikat Guru: Kurikulum 2013 itu celaka 13
  8. Keluarga Katolik Thailand berkumpul untuk persiapan sinode keluarga di Roma
  9. Setelah SBY dinilai gagal pelihara kebebasan beragama, kini harapan ada pada Jokowi
  10. Paus merefleksikan perjalanannya ke Korea Selatan dalam Audiensi Umum
  1. Pemuda dunia bahas persatuan dalam keberagaman di Bali
  2. Tiga usulan SETARA untuk Jokowi-JK dalam penyelesaian HAM
  3. Pembongkaran gereja di Cina terus berlanjut
  4. Dalam 6 bulan, 2.677 istri di Malang gugat cerai suami
  5. Kompetisi Ahmad Wahib Award 2014 untuk toleransi
  6. 16 RS ditunjuk sebagai pusat rehabilitasi narkoba
  7. Fransiskan menandai 75 tahun misi di Pakistan
  8. Setelah SBY dinilai gagal pelihara kebebasan beragama, kini harapan ada pada Jokowi
  9. Serikat Guru: Kurikulum 2013 itu celaka 13
  10. Protes menandai ulang tahun kekerasan anti-Kristen di India
  1. Tiada orang dari golongan apapun yang dilupakannya...Motto untuk Asian Youth Day...
    Said on 2014-07-27 11:04:00
  2. Sebelum pengikut muhammad menyebut "allah", kristen arab sudah menggunakan kata ...
    Said umat on 2014-07-26 06:05:00
  3. sembuhkan!...
    Said tuhan on 2014-07-25 02:51:00
  4. Semestinya bisa dihindarkan. Mengapa suster membiarkan anak itu tinggal sendiri...
    Said on 2014-07-22 07:06:00
  5. Penderitaan mereka mengapa tak kunjung berakhir.. Sudah sampai urgensi, sebaikny...
    Said on 2014-07-22 07:01:00
  6. Jelas kalau Jokowi mempunyai pandangan dan niat yang sama (dengan bapak Uskup). ...
    Said on 2014-07-22 06:54:00
  7. Semakin banyak larangan... mau mempersempit hidup orang yang hanya mau berdoa. ...
    Said on 2014-07-20 08:25:00
  8. Selamat menjalankan tugas baru Mgr...
    Said Adonia Sihotang on 2014-07-19 23:27:00
  9. Sudah terlalu sering terdengar protes atas pernyataan yang menyudutkan islam seb...
    Said pluralis on 2014-07-18 04:28:00
  10. Paus Emeritus Benediktus baru tahun lalu diganti oleh Paus Fransiskus. Beliau t...
    Said on 2014-07-16 08:11:00
UCAN India Books Online