Paus Fransiskus pernah tertidur saat berdoa

20/05/2013

Paus Fransiskus pernah tertidur saat berdoa thumbnail

 

Paus Fransiskus mengakui bahwa ia pernah tertidur ketika sedang berdoa setelah menjalani hari yang sangat sibuk dan melelahkan, namun ia menyatakan bahwa Tuhan pasti akan “memakluminya.”

Paus yang muncul di hadapan 200.000 orang yang berkumpul di Lapangan St. Petrus, Minggu (19/5) ketika ia memberikan pidato di luar teks mengenai berbagai hal, mulai dari kenangannya akan neneknya, keputusannya untuk menjadi seorang pastor hingga korupsi di dunia politik.

Para hadirin  tertawa ketika mendengar cerita Paus bahwa setiap hari sebelum pergi tidur ia berdoa di depan altar.

“Kadang kala saya tertidur, kelelahan setelah beraktivitas selama sehari penuh membuat Anda cepat merasa mengantuk, tapi Ia (Tuhan) pasti memaklumi,” katanya seperti dilansir sinarharapan.com.

Paus mengajak umat Katolik untuk lebih banyak lagi menolong orang miskin dan yang membutuhkan pertolongan di masyarakat. “Jika kita melangkah keluar dari diri kita, kita akan menemukan kemiskinan.”

“Hari ini, sungguh menyedihkan hati saya untuk mengatakannya, menemukan seorang tunawisma meninggal karena kedinginan, ini bukan kabar baik.”

“Hari ini, beritanya mengenai skandal, itu adalah berita, tapi bagi banyak anak-anak yang tidak punya makanan – itu bukan berita baik.”

“Ini keadaan yang genting. Kita tidak bisa beristirahat dengan mudah sementara masih banyak terjadi hal-hal semacam ini.”

Para hadirin yang berkumpul di lapangan, yang kebanyakan di antara mereka sudah melakukan pekerjaan amal, sering kali memberikan tepuk tangan di sela-sela pidato Paus.

“Kita tidak bisa menjadi orang Kristen yang kaku, yang telalu sopan, yang berbicara soal teologi dengan tenang sambil minum teh.”

“Kita harus menjadi orang Kristen yang berani dan mencari mereka (yang paling membutuhkan bantuan),” tegasnya.

Paus Fransiskus mengatakan dunia akan melalui bukan hanya krisis ekonomi, tetapi juga krisis nilai. “Ini terjadi hari ini. Jika investasi di bank anjlok, ini adalah tragedi dan orang mengatakan, ‘Apa yang harus kita lakukan?'”.

“Tapi jika orang meninggal karena kelaparan, tidak punya apapun untuk dimakan atau menderita akibat kesehatan yang buruk, itu dianggap tidak penting. Ini adalah krisis kita hari ini. Sebuah gereja yang miskin dan untuk orang miskin harus memperjuangkan mentalitas ini.”

Paus mengungkapkan hal ini setelah bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel untuk mendiskusikan krisis ekonomi Eropa.

Merkel kelihatannya merespon kritik Paus yang seminggu lalu mengatakan ‘kediktatoran ekonomi’ yang tidak berperasaan. Kanselir Jerman yang tengah bersiap mengikuti pemilu kembali di bulan September mendatang, kemudian menyerukan regulasi yang lebih kuat terhadap pasar keuangan.

Kamis lalu, Paus Fransiskus dalam pidatonya mengenai reformasi keuangan dunia melontarkan kritikan dengan mengatakan bahwa krisis ekonomi global telah membuat hidup jutaan orang di negara-negara kaya dan miskin menjadi lebih buruk.

Berita terkait: Pope laments a world where homelessness and hunger is not news

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online