UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Presiden sebaiknya pertimbangkan penghargaan ACF

20/05/2013

Presiden sebaiknya pertimbangkan penghargaan ACF thumbnail

 

Romo Antonius Benny Susetyo menyatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebaiknya mempertimbangkan untuk menerima rencana penghargaan negarawan dunia dari Appeal of Conscience Foundation (ACF).

“Presiden sebaiknya merefleksikan dan mempertimbangkan rencana pemberian penghargaan World Statesman Award 2013 itu,” kata Romo Benny, yang juga sekretaris eksekutif Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Jakarta, Sabtu, seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan, jika Presiden akhirnya menerima penghargaan tersebut, hal itu harus dijadikan momentum bagi Pemerintah untuk lebih serius lagi dalam menangani berbagai kasus intoleransi dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Tanah Air.

“Kalau itu diterima tanpa dibarengi dengan perbaikan penanganan kasus kekerasan, maka itu hanya jadi `cibiran` masyarakat internasional bagi Indonesia,” lanjutnya.

Sebelumnya, Pakar Etika Politik STF Driyarkara Franz Magnis Suseno SJ menyampaikan surat protes atas rencana pemberian penghargaan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“(Penghargaan) itu dapat mendiskreditkan klaim ACF sendiri, sebagai institusi yang bertujuan untuk moralitas,” kata Romo Magnis dalam surat terbuka itu.

Dosen STF Driyarkara itu juga menjelaskan konflik kebebasan berkeyakinan di Indonesia, seperti Ahmadiyah dan Syiah, yang menurut dia Pemerintah tidak melakukan upaya perlindungan terhadap para korban.

Sementara itu, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha meminta semua pihak tidak menafsirkan keliru mengenai rencana pemberian penghargaan tersebut.

“Bila kemudian itu award dari ACF dipersoalkan oleh seseorang atau sekelompok orang di dalam negeri, tentu kami mendengarkan itu dalam konteks kebebasan berbicara dan berpendapat,” katanya.

ACF adalah  sebuah  organisasi yang mempromosikan perdamaian, demokrasi, toleransi, dan dialog antarkepercayaan yang berbasis di New York, Amerika Serikat.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Sekolah menjadi target pengedar narkoba
  2. Pimpinan Gereja bertekad memerangi radikalisme dan terorisme
  3. Gereja Katolik ‘resmi’ di Tiongkok dalam krisis otentisitas
  4. Pencari suaka Kristen Pakistan di Sri Lanka takut dideportasi
  5. Pemimpin Ordo Religius: Sikap diam warga terkait pembunuhan sangat berbahaya
  6. Unika Atma Jaya – IIF gelar konferensi pemberdayaan manusia Indonesia
  7. Gizi untuk keluarga-keluarga termiskin
  8. Vatikan memberikan penghargaan kepada dua warga Banglades
  9. Nepal dan impian pelayanan kesehatan
  10. Kamp paroki membantu meningkatkan iman anak
  1. Jarang kita dengar berita kebaikan dari suatu pemerintah.. ini salah satunya. L...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-22 11:22:02
  2. Orang mau menyumbang organ badan atau mata dsb. pantasnya tidak diminta, tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-16 14:53:44
  3. Tidak perlu dibaca - kalau dari keuskupan pasti hal hal yang baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-08-15 13:23:14
  4. Memang ada orang yang terpanggil untuk "pembersihan" kebobrokan... Pikir2 lagi, ...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-14 19:25:14
  5. Jadi bukan terrorist.. itu lebih gawat....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-10 10:41:31
  6. Tidak dapat mengubah pembantaian, ya tinggal mendoakan saja untuk arwah korban.....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-09 10:06:22
  7. Belajar dari gereja di Barat adalah sangat baik bagi orang Katolik Cina yang kir...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-04 09:22:18
  8. Benar kata imam Abdelatif Hmitou, karena jelas didengar dan mudah dimenterti sia...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-30 13:31:58
  9. Lebih sedikit hukuman mati lebih baik,...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-29 10:33:31
  10. Susah untuk diungkapkan. Ini nampaknya noda satu satunya(?)di pemerintahan Jokow...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-28 21:28:59
UCAN India Books Online