UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Warga Filipina di Taiwan minta maaf atas penembakan nelayan

20/05/2013

Warga Filipina di Taiwan minta maaf atas penembakan nelayan thumbnail

Warga Taipei protes terkait penembakan nelayan Taiwan

 
Umat Katolik Filipina di Taiwan kemarin berkumpul di depan sebuah gereja di Taipei untuk menyampaikan permintaan maaf terkait penembakan seorang nelayan Taiwan di perairan yang disengketakan kedua negara.

Pertemuan di Gereja St. Kristoforus yang diawali dengan mengheningkan cipta bagi nelayan Hung Shih-cheng dan mengimbau rakyat Taiwan tidak melakukan diskriminasi terhadap warga Filipina.

“Kami tidak melakukan kejahatan,” kata Oria Gayaden, anggota dari kelompok Aliansi Organisasi Filipina.

Chen Hsiu-lien, Asosiasi Pekerja Internasional Taiwan, yang mengadakan pertemuan itu, meminta pemerintah Taiwan untuk tidak “memilih sasaran yang gampang.”

Pertemuan hari Minggu digelar setelah pekerja Filipina lain terluka dalam serangan di sebuah asrama bagi warga Filipina pada Sabtu.

Marissa de Guzman, seorang warga negara Filipina, mengatakan sekelompok warga Taiwan masuk ke asrama dan menyerang seorang pekerja Filipina yang tidak disebutkan namanya. Ia mengalami cedera pada lengan.

Joey de Leon, seorang warga Filipina lain yang diserang oleh sekelompok pria Taiwan, telah pulih dari cedera dan telah menerima permintaan maaf dari salah satu penyerang.

“Sekarang saya telah pulih. Saya bisa kembali bekerja,” katanya dalam sebuah wawancara. Sekelompok pria Taiwan menyerang De Leon, pada Sabtu. Pihak berwenang menangkap salah satu penyerang dan menyampaikan permintaan maaf.

“Semuanya baik-baik saja sekarang. Dia meminta maaf kepada saya,” kata De Leon, seraya menambahkan bahwa penyerang mengatakan dia sedang mabuk.

Sementara itu sekelompok mahasiswa Taiwan kemarin meluncurkan kampanye untuk menunjukkan dukungan bagi pekerja Filipina di Taiwan. Para mahasiswa menggelar unjuk rasa untuk menuntut “sikap yang ramah” terhadap warga  Filipina di Taiwan.

Peserta Filipina dalam reli itu mengusung poster-poster yang bertuliskan “Berdamailah” dan “Kami adalah orang yang tidak bersalah” serta meneriakkan slogan-slogan “Dukung nelayan!” dan “Anti-diskriminasi!”

Taiwan kemarin juga mengumumkan sebuah hotline 24/7 yang akan berfungsi untuk menyampaikan laporan pelecehan terhadap warga Filipina.

Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei (TECO) mengatakan warga Filipina bisa menelepon melalui Hotline 1955 agar pihak berwenang mengambil tindakan segera melindungi warga Filipina.

TECO menyuarakan “ketulusan dan tekad untuk terus melindungi kesejahteraan dan hak-hak hukum” atas hampir 90.000 warga Filipina yang bekerja di Taiwan.

Dalam sepekan terakhir, sudah ada beberapa laporan dari warga Filipina yang diserang oleh warga Taiwan terkait insiden  9 Mei.

Para pejabat Filipina, Senin, mengisyaratkan kemungkinan kerjasama antara para investigator Filipina dan Taiwan terkait  penembakan nelayan Taiwan pada 9 Mei.

Pada Minggu, Taiwan mengklaim telah mencapai konsensus dengan Filipina tentang sebuah investigasi  paralel yang mungkin.

David Lin, Menteri Luar Negeri Taiwan, seperti dikutip bahwa kedua belah pihak akan segera bekerja menyelesaikan masalah tersebut.

Sumber: Filipinos in Taiwan apologize for fisherman shooting

  • Luciano Lin

    Berita ucan news , harus diikuti dengan pemeriksaan yang adil , jangan semakin mencoreng nama gereja dengan berita yang tidak konkret !!!!!
    Apakah Ucan news yakin penyerangan tersebut adalah karena penembakan mati terhadap nelayan ROC oleh pemerintah phillipine yang brutal dan tidak sama sekali mencerminkan iman sendiri.
    Hanya bisa diungkapkan dengan sepatah kata terhadap kebrutalan pemerintah itu yaitu SAMPAH !!!!!
    Dimana suara Gereja ?????
    Sudahkah Gereja tuli dan buta ?????

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pemerintah berpihak pada FPI menentang pernikahan beda agama
  2. Ulil: Umat Muslim yang percaya kata 'Allah' hanya untuk Islam adalah 'keliru'
  3. Para uskup isyaratkan untuk mengubah dokumen akhir Sinode
  4. Vatikan mengumumkan jadwal perjalanan Paus Fransiskus ke Turki
  5. Sinode berakhir dengan mempertegas ajaran Gereja
  6. PGI Papua: Gereja tak pernah berpihak pada separatis
  7. Negara tidak boleh diam terkait aksi anarkis berbau agama
  8. Pengadilan Pakistan pertahankan hukuman mati terhadap seorang ibu Kristen
  9. Uskup Peraih Nobel Perdamaian doakan Jokowi-JK dalam Surat Terbuka
  10. Hukum positif tidak wadahi perkawinan beda agama
  1. PGI Papua: Gereja tak pernah berpihak pada separatis
  2. Vatikan mengumumkan jadwal perjalanan Paus Fransiskus ke Turki
  3. Tiga pendeta dihukum 6 tahun penjara di Iran
  4. Hukum positif tidak wadahi perkawinan beda agama
  5. Para kardinal bahas penderitaan orang Kristen di Timur Tengah
  6. Jadwal pemilu presiden Sri Lanka menghambat kunjungan Paus Fransiskus
  7. Presiden Jokowi hadapi setumpuk masalah HAM
  8. Indonesia kembali menjadi anggota Dewan HAM PBB
  9. Pewartaan agama dinilai sensitif, SEJUK rilis buku “Mewartakan Agama”
  10. Institut Sekular Asia bertemu di Korea Selatan
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online