UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Vatikan tolak klaim bahwa Paus melakukan upacara pengusiran setan

22/05/2013

Vatikan tolak klaim bahwa Paus melakukan upacara pengusiran setan thumbnail

 

Juru bicara Vatikan pada Selasa membantah klaim bahwa Paus Fransiskus melakukan upacara pengusiran setan (eksorsime) kepada seorang pria di Lapangan Santo Petrus usai Misa pada Minggu.

“Bapa Suci tidak punya niat untuk melakukan upacara pengusiran setan,” kata Pastor Federico Lombardi SJ dalam sebuah pernyataan. “Sebaliknya, ia sering melakukan bagi orang-orang sakit dan menderita. Ia hanya bermaksud untuk berdoa bagi mereka.”

Spekulasi bahwa Paus Fransiskus melakukan upacara pengusiran setan mulai muncul di Internet dari video yang diambil oleh TV2000, sebuah stasiun televisi Katolik di Italia, yang kemudian  di-posting online.

Dalam video tersebut, Paus Fransiskus tersenyum dan mengambil tangan seorang pria yang tidak disebutkan namanya di kursi roda. Paus meletakan tangannya di atas kepala orang itu. Video ini menunjukkan pria di kursi roda itu mengalami kejang-kejang dengan mulut menganga.

Paus juga meletakan tangannya di kepala dua orang lain di kursi roda.

Uskup Thomas J. Paprocki dari Springfield, Illinois, seorang ahli eksorsisme dari Amerika Serikat, yang mengadakan sebuah konferensi tentang topik itu tahun 2010, mengatakan apa yang Paus Fransiskus lakukan pada Minggu itu adalah “jelas bukan pengusiran setan seperti kebanyakan orang memahami hal itu.”

“Apa yang dilakukan Paus itu terlalu singkat,” kata Uskup Paprocki. Kebanyakan eksorsisme, kata Uskup Paprocki, membutuhkan waktu 20 hingga 30 menit untuk menyelesaikan karena praktek itu perlu melibatkan doa, membaca kitab suci dan menggunakan benda-benda sakramental seperti salib dan air suci.

Konferensi tentang eksorsisme tahun 2010 yang diprakarsai Uskup Paprocki dipandang sebagai acara terbesar – setidaknya di Amerika Serikat. Menurut para ahli, 100 uskup dan imam menghadiri konferensi tersebut yang diadakan di Baltimore.

Eksorsisme bukan khas agama Katolik. Kristen, Hindu, dan Islam, semuanya memiliki bentuk pengusiran roh jahat.

Yesus melakukan pengusiran setan, yang bisa ditemukan dalam Injil Matheus, Markus dan Lukas. Salah satu contoh: Matheus 9:32-34, Yesus menyembuhkan seorang bisu dan dua orang buta.

Gereja Katolik memiliki pedoman tentang eksorsisme, “De Exorcismis et Supplicationibus Quibusdam,” yang merupakan dokumen 84 halaman, yang terakhir direvisi tahun 1998.

Selengkapnya: Vatican rejects claim that pope performed an exorcism

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Waspadalah terhadap terorisme 'bersarung tangan putih', kata Paus kepada biarawati dari Tanah Suci
  2. Kanonisasi dua biarawati asal Palestina mendorong perdamaian
  3. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  4. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  5. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  6. Umat Katolik Toraja se-Jabodetabek merayakan Paskah
  7. Klerus AS desak sinode mendatang keluarkan pernyataan yang jelas dan tegas terkait ajaran Gereja
  8. Uskup Agung Samarinda ajak umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi
  9. Perdebatan transgender di Korea Selatan mendorong para aktivis LGBT menentang Kristen
  10. Ditolak sejumlah negara Asia Tenggara, pengungsi Rohingya disambut hangat di Aceh
  1. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  2. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  3. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  4. Perspektif Katolik tentang perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi
  5. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  6. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  7. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  8. Kisah budidaya rumput laut dari Papua
  9. Indonesia dan Malaysia sepakat bantu imigran Rohingya
  10. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online